Situasi Sulit Los Angeles Lakers di Playoff
Los Angeles Lakers kini berada dalam situasi yang sangat sulit. Setelah kekalahan terakhir pada Sabtu malam, mereka tertinggal 3-0 dalam seri babak kedua playoff menghadapi Oklahoma City Thunder.
Tidak ada tim NBA yang pernah berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 3-0 dalam sebuah seri playoff. Pertandingan Game 4 yang akan berlangsung malam ini lebih terlihat sebagai kesempatan untuk menghindari sapuan daripada untuk bangkit.
Dengan situasi ini, masa depan Lakers di luar lapangan kini menjadi sorotan utama, khususnya terkait bintang mereka, LeBron James, yang kini berusia 41 tahun.
Keputusan Sulit untuk Masa Depan LeBron James
James telah menandatangani opsi pemain untuk musim ini, yang berarti ia akan menjadi agen bebas tanpa batasan pada musim panas ini. Ia telah menyatakan bahwa rencana untuk musim terakhirnya harus ditunda, dan keputusan untuk melanjutkan ke musim ke-24 masih menjadi tanda tanya. Namun, apakah itu akan terjadi di L.A. atau tim lain masih belum jelas.
Satu hal yang mungkin pasti adalah bahwa James ingin tetap di tim yang memiliki peluang untuk bersaing. Salah satu tim yang bisa menjadi tujuan adalah Golden State Warriors.

GettyPemain Lakers LeBron James
Warriors telah melewatkan playoff tahun ini setelah musim yang buruk. Namun, mereka berhasil mengontrak pelatih kepala Steve Kerr dengan kontrak baru selama dua tahun. Langkah ini menandakan bahwa mereka lebih memilih kontinuitas ketimbang membangun kembali, yang tentu saja meningkatkan risiko Lakers kehilangan James di agen bebas musim panas ini.
Dari sumber terpercaya, Warriors berkomitmen untuk memberikan Kerr komponen-komponen yang dapat bersaing. “Warriors tidak akan melakukan reset,” tulis Tim Kawakami dari San Francisco Standard.
“Mereka percaya dapat merekrut pemain besar lainnya seperti Kawhi Leonard atau LeBron James musim panas ini, yang berarti Kerr adalah pelatih terbaik untuk beberapa musim ke depan.”
Kerr sepakat untuk perpanjangan dua tahun yang menjadikannya pelatih dengan gaji tertinggi di NBA, sekitar $17,5 juta per tahun. Kesepakatan ini mengakhiri spekulasi yang menyusul penampilan buruk Warriors di playoff.
Golden State kehilangan daya saing ketika Jimmy Butler dan Stephen Curry mengalami cedera. Meskipun Curry kembali bermain, kondisi ini tidak cukup untuk menyelamatkan musim tim tersebut.
Ini bukan pertama kalinya Warriors berupaya mendatangkan James. Terdapat spekulasi dalam beberapa tahun terakhir mengenai kemungkinan itu, termasuk saat ketiganya bermain bersama di tim Olimpiade, tetapi belum ada yang terwujud.
Dengan tidak kembalinya Butler untuk memulai musim depan, kesempatan bagi Golden State untuk mendapatkan bintang lain untuk mendampingi Curry semakin terbuka.
Keinginan Lakers untuk Menjaga LeBron
Berita baik bagi Lakers adalah James belum secara resmi menyatakan ingin meninggalkan L.A. Selain itu, perpindahan ke Bay Area tampaknya sulit untuk dilakukan oleh Warriors, yang memiliki batas gaji salah satu tertinggi di liga.

GettyLeBron James dan Stephen Curry saling menyapa.
Manajemen Lakers dan para penggemar tentu ingin James tetap berada di tim. Ia masih menunjukkan performa yang mengesankan dan sukses memimpin tim melewati Houston Rockets di babak pertama. Ini membuktikan bahwa ia masih mampu bermain untuk tim yang bersaing.
Mempertahankan James akan menjadi prioritas utama bagi General Manager Rob Pelinka dan manajemen Lakers. Namun, mereka harus bersiap menghadapi tawaran menggoda untuk James bergabung dengan Curry dalam sebuah alur cerita yang menarik.
Sementara itu, Lakers akan fokus pada pertandingan malam ini dalam harapan untuk menyelamatkan serial babak kedua mereka.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment