Los Angeles Lakers Siapkan Formasi Lebih Kompetitif Hadapi Dallas Mavericks
LOS ANGELES – Setelah menjalani pertandingan pada 10 Februari dengan skuat minim, Los Angeles Lakers bertekad untuk merangkai tim yang lebih kompetitif saat menjamu Dallas Mavericks pada 12 Februari pukul 10:30 WIB.
Absennya Pemain Kunci
Lakers kehilangan semua pemain inti mereka dalam kekalahan 136-108 dari San Antonio Spurs. Luka Doncic (hamstring), LeBron James (kaki), Austin Reaves (betis), Deandre Ayton (lutut), dan Marcus Smart (pergelangan kaki) semuanya absen di pertandingan ini.
Doncic, yang terpilih sebagai starter di All-Star Game pada 15 Februari, melewatkan pertandingan ketiga berturut-turut karena cedera hamstring kiri. Dia dipastikan tidak akan bermain melawan Lakers, tetapi berharap bisa tampil di All-Star Game.
Jalannya Pertandingan
Lakers menurunkan formasi awal yang terdiri dari Jake LaRavia, Rui Hachimura, Jaxson Hayes, Luke Kennard, dan Kobe Bufkin. Mereka tertinggal 14-4 dalam waktu kurang dari tiga menit dan mengakhiri kuarter pertama dengan skor 30-47. Banyaknya 84 poin yang diperoleh Los Angeles di babak pertama menjadi rekor tertinggi dalam sejarah tim.
Pelatih Lakers, J.J. Redick, mengungkapkan, “Tidak banyak yang bisa diambil dari pertandingan ini selain bahwa pertahanan kami sangat buruk.”
Penampilan Bronny James
Bronny James tampil selama 25 menit dari bangku cadangan dan mencetak 12 poin, yang merupakan raihan tertinggi di musim ini. “Senang bisa bermain dan memanfaatkan waktu yang diberikan,” ungkap pemain berusia 21 tahun tersebut.
Kondisi Mavericks
Sebelum kekalahan beruntun terakhir, Lakers sempat mencatat rekor 6-2, dimulai sejak menang 116-110 atas Dallas. Kekalahan itu menjadi awal dari rekor delapan kekalahan berturut-turut bagi Mavericks.
Keadaan Mavericks semakin sulit dengan cedera Cooper Flagg yang mengalami sprain di kaki kiri, yang membuatnya absen tidak hanya di pertandingan ini, tetapi juga di Rising Stars Game selama akhir pekan All-Star di Inglewood, California.
Kekalahan terbaru Dallas terjadi pada 10 Februari saat menghadapi Phoenix Suns, di mana Naji Marshall mencetak 31 poin dan Flagg 27 poin dalam kekalahan 120-111.
Mavericks kini mengalami rentetan kekalahan terpanjang sejak 2016-17. “Kami memulai dengan lambat. Mereka lebih agresif dan kami tidak mampu memberikan perlawanan di paruh pertama. Namun, tim tampil lebih baik di paruh kedua,” kata pelatih Mavericks, Jason Kidd.
Statistik Pertandingan
Dallas hanya berhasil membuat lima dari 22 tembakan tiga poin (22.7 persen), sedangkan Phoenix mencetak 16 dari 50 (32 persen) dan mendapatkan 18 rebound ofensif, yang membantu Suns melepaskan 102 tembakan dengan akurasi 48 persen.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Lakers sudah berhasil mengalahkan Mavericks dua kali musim ini dan akan bertemu kembali pada 5 April di Dallas. Masyarakat dapat menyaksikan laga ini melalui platform streaming resmi atau TV lokal yang menyiarkan pertandingan NBA.
Konklusi
Situasi saat ini membawa dampak besar bagi tim. Lakers perlu tampil lebih solid dalam pertahanan dan menunggu kembalinya pemain utama, sementara Mavericks berjuang untuk mengakhiri rentetan kekalahan mereka.
(BA/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment