Shai Gilgeous-Alexander Dikritik Karena Tindakan Kontroversial

WASHINGTON, DC – 21 MARET: Shai Gilgeous-Alexander #2 dari Oklahoma City Thunder bereaksi melawan Washington Wizards di Capital One Arena pada 21 Maret 2026 di Washington, DC. (Foto oleh Patrick Smith/Getty Images)
Pemain NBA mantan, Eddie Johnson, mengkritik Shai Gilgeous-Alexander atas tindakan “kotor” selama seri Oklahoma City Thunder melawan Los Angeles Lakers. Johnson, yang pernah meraih penghargaan Sixth Man of the Year dan mencetak lebih dari 20 poin di beberapa musim, menyoroti sebuah momen kontroversial saat Gilgeous-Alexander terlibat insiden dengan Austin Reaves di Game 2.
Pernyataan Johnson tentang Insiden Tersebut
Johnson menyatakan melalui media sosialnya:
“Ini adalah flagrant 2, dan saya adalah pendukung SGA. Tindakan ini jelas kotor. Dia bisa saja membuat siku Reaves terkilir. Saya tahu, saya pernah mengalami cedera akibat hal yang sama.”
Gilgeous-Alexander dikritik oleh penggemar NBA atas tindakan yang dapat berisiko mengakibatkan cedera serius pada Reaves. Wasit hanya memberikan pelanggaran flagrant satu, yang membuatnya tetap berada di lapangan, jika dibandingkan dengan flagrant dua yang berpotensi mengakibatkan pengusiran.
Tuduhan Terhadap Tim Thunder
Lebih lanjut, Johnson juga meragukan cara tim Thunder beraksi di lapangan, menyebut mereka sering melakukan “flop” dan mendapatkan perlakuan khusus dari wasit. Dia menambahkan tuduhan konyol bahwa Thunder memiliki pelatih akting:
“Saya yakin Thunder memiliki pelatih akting. Chet menggenggam mulutnya, sementara siku-nya tidak menyentuhnya. Para wasit, hentikan rasa takut untuk memberikan pelanggaran!”
Johnson berpendapat bahwa tindakan Chet Holmgren merupakan contoh flop saat berhadapan dengan DeAndre Ayton, yang mengakibatkan pelanggaran ofensif meskipun tidak ada kontak langsung.
Referee dan Kontroversi di Serie ini
Seringkali Oklahoma City dituduh memiliki perlakuan menguntungkan dari wasit, namun keluhan ini semakin kuat dalam seri melawan Lakers. Popularitas tim Lakers menambah perhatian pada pertandingan ini, di mana berbagai keputusan wasit menimbulkan keraguan, terutama saat Reaves, LeBron James, dan JJ Redick mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan wasit setelah Game 2.
Sejarah menunjukkan bahwa keluhan tim tentang keputusan wasit di playoff bisa berdampak pada cara permainan dipimpin. Dengan perhatian yang meningkat, Game 3 akan sangat menarik untuk disaksikan, apakah ada perubahan dalam keputusan wasit setelah semua kontroversi yang muncul.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment