Home Basket NBA Mantan guard Thunder semakin terpuruk, tak terlihat tanda pemulihan.
NBA

Mantan guard Thunder semakin terpuruk, tak terlihat tanda pemulihan.

Share
Mantan guard Thunder semakin terpuruk, tak terlihat tanda pemulihan.
Share

Pergeseran Karier Lindy Waters III di San Antonio Spurs

Oklahoma City Thunder telah melalui banyak perubahan pemain dalam upaya membangun salah satu skuat paling tangguh di NBA. Beberapa pemain telah menemukan kesuksesan di klub baru mereka, menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh Thunder selama masa rebuild. Namun, ada juga yang tidak bertahan lama.

Lindy Waters III Hadapi Tantangan di San Antonio

Bagi Lindy Waters III, realitas yang sulit mungkin segera tiba. Memulai kariernya di liga sebagai pemain two-way pada tahun 2022, Waters bermain selama tiga musim dengan Oklahoma City. Dalam 104 pertandingan, dia mencatat rata-rata 5,3 poin, 1,8 rebound, dan 0,7 assist dengan persentase tembakan 37,7% dari jarak 3 poin. Selama periode itu, ia hanya memulai satu pertandingan.

Sekarang, saat ia berusaha untuk masuk ke dalam rotasi di San Antonio Spurs, Waters mungkin akan segera menghadapi masa sulit di NBA.

Pencapaian dan Perjalanan Karier

Meskipun Waters tidak terpilih dalam draft, dia memiliki skill 3-and-D yang menjadikannya calon pemain peran yang berharga. Bahkan di tim yang penuh pemain belakang pada musim 2021-22, ia dapat memanfaatkan kesempatan, bermain rata-rata 18,6 menit per laga dan mencetak delapan poin per pertandingan.

Namun, setelah masa itu, dampaknya mulai menurun. Thunder kemudian menukarnya ke Golden State Warriors dalam serangkaian kesepakatan yang kompleks yang akhirnya membawa Ajay Mitchell ke Oklahoma City.

Setelah singkat di Warriors, ia dipindahkan ke Detroit Pistons dalam sebuah kesepakatan yang lebih rumit untuk Jimmy Butler. Dia baru-baru ini menandatangani kontrak dengan San Antonio sebagai pemain bebas agen pada offseason lalu.

Kendala di Spurs

Waters belum menemukan ritme permainan yang baik di Spurs. Dia rata-rata hanya bermain 6,8 menit, yang merupakan jumlah terendah dalam kariernya. Dalam 22 penampilan, dia mencatat rata-rata 2,1 poin, 0,9 rebound, dan 0,4 assist dengan akurasi tembakan 34,2% dari luar garis 3 poin.

Baca juga:  VIDEO NBA's Top 10 Plays of the Night | February 7, 2026

Sejak musim 2023-24, ia belum bermain di G-League. Meskipun ia sesuai dengan profil pemain yang biasanya diberikan menit bermain oleh Spurs, persaingan dengan Devin Vassell dan Dylan Harper membuatnya sulit mendapatkan waktu bermain.

Kesempatan dan Masa Depan

Musim ini, Spurs telah menunjukkan diri sebagai calon tim juara. Dengan batas waktu trading yang semakin dekat, mungkin ada kesepakatan konsolidasi yang memicu mereka untuk membawa pemain level starter lainnya.

Waters, dengan kontrak satu tahun senilai $2,3 juta, bisa menjadi pilihan yang mudah untuk ditambahkan sebagai pemanis gaji, sama seperti saat ia termasuk dalam kesepakatan untuk Butler. Jika ini terjadi, Waters berpotensi berakhir di tim keempatnya dalam dua musim. Karier NBA-nya bisa jadi dalam risiko serius, jauh dari janji awal yang ia tunjukkan di Oklahoma City.

(BA/GN)
sumber : thunderousintentions.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Siapa yang bisa tahan Nikola Jokic? Mungkin butuh bantuan!
NBA

Siapa yang bisa tahan Nikola Jokic? Mungkin butuh bantuan!

Nikola Jokic memukau dengan skill dan strategi bermainnya, tetapi siapa yang dapat...

Nike Luncurkan Jersey Juara LeBron James 2016 dari Cavaliers!
NBA

Nike Luncurkan Jersey Juara LeBron James 2016 dari Cavaliers!

Nike merayakan momen bersejarah dengan merilis jersey juara LeBron James 2016 dari...

60 Calon Agen Bebas NBA 2026: Siapa Saja yang Layak?
NBA

60 Calon Agen Bebas NBA 2026: Siapa Saja yang Layak?

Dalam ajang NBA 2026, banyak pemain bersinar sebagai calon agen bebas. Siapa...

Mavericks incar Tim Connelly untuk merombak strategi roster mereka!
NBA

Mavericks incar Tim Connelly untuk merombak strategi roster mereka!

Mavericks tengah mengincar Tim Connelly untuk merombak strategi roster, berharap dapat meningkatkan...