Ace Flagg: Menangani Sorotan di Pentas NCAA
Ace Flagg bukanlah nama asing di dunia olahraga. Bersama dengan saudara kembarnya, Cooper Flagg, perhatian sudah tertuju kepada mereka sejak musim juara di SMA di Newport, Maine.
Tantangan di Tengah Sorotan
Dengan Ace Flagg menjalani musim freshman di Universitas Maine dan Cooper Flagg memasuki tahun rookie di Dallas Mavericks, tentunya ada tingkat pengawasan yang lebih tinggi terhadap Ace di Orono. Tidak banyak mahasiswa baru yang memiliki saudara kembar yang bermain di NBA, dan Flagg menghadapi heckling dari para penggemar lawan saat bertanding di away games.
Kepala pelatih UMaine, Chris Markwood, menuturkan, “Kami semua sudah menyadari hal ini akan terjadi. Ini memang hal yang biasa bagi anak-anak seusia kuliah.” Ia juga menambahkan bahwa komentar dari penggemar lawan sering kali mengacu pada saudara kembarnya, dan tingkat heckling bervariasi tergantung pada lokasi mahasiswa di arena.
Respon Flagg
Walaupun heckling itu ada, Markwood menekankan bahwa itu tidak sampai menjadi “super-egregious.” Flagg sendiri tersenyum ketika ditanya tentang reaksi penggemar lawan, “Tentu saja, saya sudah menghadapi ini sejak SMA. Anda hanya perlu terbiasa dengan itu.”
Ia mengapresiasi pelatihnya di Nokomis Regional High School, Earl Anderson, yang mengajarkan nilai penting dalam menghadapi sorotan ini. Flagg menyebut, “Semuanya yang ada di dalam tim adalah apa yang kami bicarakan, sedangkan yang di luar hanya kebisingan.” Ia merasa tidak terganggu oleh sorotan yang ada.
Dukungan dari Tim
Rekan setimnya, Logan Carey, mengatakan Flagg telah melakukan pekerjaan yang sangat baik meski baru setahun. “Ia sudah menjadi kontribusi besar untuk tim sebagai freshman. Kami mengamati semua media dan para penggemar, dan ia menghadapinya dengan sempurna. Kami selalu mendukungnya,” ungkap Carey.
Markwood pun mengakui bahwa Flagg menangani perhatian yang diterimanya dengan baik. Baru-baru ini, Flagg dinobatkan sebagai rookie of the week konferensi setelah membantu Black Bears meraih dua kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Melihat Ke Depan
Flagg tiba di Orono dengan perhatian dan tekanan besar sebagai pemain basket Black Bear, tetapi ia tidak mengeluh. “Saya melihat ini sebagai sebuah privilage, bukan kutukan. Banyak orang yang ingin berada di posisi saya. Bermain di Divisi I adalah impian saya,” ujar Flagg penuh syukur.
Dari perjalanan Ace Flagg di NCAA, jelas bahwa ia adalah sosok yang tahan banting dan bisa menghadapi tantangan. Perjalanan ini tidak hanya menjadi langkah penting dalam kariernya, tetapi juga memberi inspirasi kepada banyak pemain muda yang bermimpi mencapai level tertinggi dalam olahraga.
(BA/GN)
sumber : www.bangordailynews.com
Leave a comment