Warriors Tinggalkan Jejak di Tanah Kelahiran Curry
Pada Rabu malam, Golden State Warriors melakukan perjalanan ke Charlotte, kota kelahiran Steph Curry, untuk menghadapi Charlotte Hornets dan rookie berbakat, Kon Knueppel.
Awal Karier yang Menjanjikan
Knueppel, mantan pemain Duke dan pilihan ke-4 dalam NBA Draft 2025, memulai musim profesionalnya dengan performa mengesankan. Ia mencatatkan rata-rata 19,3 poin per pertandingan, dengan akurasi 42,8% dari tiga poin dan 8,5 tembakan tiga per pertandingan. Statistik tersebut membawa namanya mendekati jajaran teratas pemanah tiga poin di liga, di mana 3,7 tembakan tiga poin yang berhasil ia buat per malam hanya kalah dari Michael Porter Jr. dari Brooklyn, Donovan Mitchell dari Cleveland, dan Curry sendiri, yang dikenal sebagai pemanah tiga poin terbaik dalam sejarah NBA.
Bersama Curry di Lantai yang Sama
Performa Knueppel yang menjanjikan telah menarik perhatian, bahkan membuat beberapa pihak membandingkannya dengan Curry. Setelah Hornets kalah 132-125 dari Warriors, ia ditanya tentang pengalaman pertamanya bermain di lapangan yang sama dengan Curry, yang menurut reporter adalah sosok yang akan selalu dibandingkan dengan dirinya selama karier.
Komentar tersebut ternyata cukup mengejutkan bagi Knueppel. “Um, saya tidak tahu tentang itu,” jawabnya dengan nada lucu saat menerima perbandingan dengan Curry.
Kon Knueppel ketika reporter menyatakan bahwa ia akan dibandingkan dengan Steph Curry selama kariernya:
“Umm… saya tidak tahu tentang itu.”
Statistik Menarik
Curry adalah pemimpin sepanjang masa dalam kategori tembakan tiga poin di NBA dengan 4.177 tembakan, hampir 1.000 lebih banyak dibandingkan James Harden, yang berada di posisi kedua dengan 3.278 tembakan. Untuk memberikan gambaran, Knueppel harus rata-rata mencetak 320 tembakan tiga poin per musim selama 13 tahun untuk mendekati catatan Curry, yang hingga kini masih terus menambah. Musim lalu, Anthony Edwards mencatatkan tiga poin terbanyak di NBA dengan 320 tembakan.
Meski begitu, start yang baik diperlihatkan Knueppel dengan 117 tembakan tiga poin dalam 31 pertandingan pertamanya. Ia bahkan mencapai angka 100 tembakan dalam pertandingan ke-29-nya, menjadikannya pemain tercepat yang mencapai prestasi tersebut, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Lauri Markkanen dengan 100 tembakan dalam 41 pertandingan.
Konteks dan Peluang
Perbandingan dengan Curry memang cukup tinggi, dan Knueppel masih merasa bahwa ia belum berada di level tersebut. Namun, dengan performa yang ditampilkannya di awal musim ini, banyak pihak yang optimis melihat potensi yang dimiliki pemain muda ini untuk berkembang lebih jauh di NBA.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment