Masalah Kontrak di Los Angeles Lakers: Kennard Terancam Pergi
Los Angeles Lakers menghadapi masalah serius dalam mengatur gaji tim mereka, terutama dengan adanya rumor seputar Austin Reaves yang berpotensi mendapatkan kontrak maksimal. Jika ini terjadi, gaji Reaves akan meningkat dari hampir $14 juta menjadi lebih dari $41 juta. Situasi ini membuat Lakers memiliki komitmen sekitar $90,8 juta untuk dua bintang utama dan total sekitar $125,9 juta untuk delapan pemain, dengan asumsi Deandre Ayton memilih untuk terus bertahan di dalam tim. Ini akan memaksa Lakers untuk membuat keputusan sulit mengenai masa depan LeBron James, Rui Hachimura, Marcus Smart, Jaxson Hayes, dan Kennard, yang bisa berujung pada kepergian Kennard di bursa bebas.
Kennard dan Keputusan yang Sulit
Dalam proses mendapatkan Kennard, Lakers harus merelakan satu-satunya pick draf putaran kedua mereka yang dapat diperdagangkan hingga 2033. Mereka memangkas roster dengan cepat dari Gabe Vincent untuk mendapatkan pemain yang memiliki kemampuan menembak yang baik. Kennard mencatatkan prosentase tembakan 3 poin sebesar 44,8% sepanjang 32 pertandingan musim reguler dan mencapai 47,4% di playoff. Namun, kendala di postseason membuat LA tidak bisa terus memberikan aset untuk produksi setengah musim jika mereka ingin membangun tim juara yang berkelanjutan.
Kebutuhan Roster Lakers
Lakers membutuhkan peningkatan di posisi center, defender yang bisa membuat tekanan, dan pencarian pemain 3-and-D. Mereka tidak mungkin memberikan kontrak maksimal kepada Reaves, meningkatkan kualitas tim, dan sekaligus mempertahankan Kennard. Jika Reaves mendapatkan kontrak $241 juta, maka Lakers harus melakukan pengorbanan di tempat lain.
Pemain Kunci yang Harus Dipertahankan
Mempertahankan Reaves menjadi prioritas utama Lakers. Luka, pemain terpenting dalam skema Lakers, menginginkan Reaves sebagai co-star dalam waktu yang panjang. Tim rival bisa menawarkan kontrak maksimal selama empat tahun, dan dengan rata-rata 23,3 poin, 5,5 assist, 4,7 rebound, serta 1,1 steal per pertandingan, Reaves telah menunjukkan kualitas yang layak. Statistik menembak Reaves pun mengesankan, yaitu 49,0% dari lapangan, 36,0% untuk tembakan 3 poin, dan 87,1% untuk free throws, yang menjadikannya salah satu pemain berbakat di NBA.
Defensif yang Menjadi Masalah
Keputusan untuk mempertahankan Kennard menjadi semakin rumit. Meskipun tingginya 6’5 dan merupakan salah satu penembak terbaik, Kennard memiliki kelemahan dalam pertahanan. Lakers mencatatkan net rating negatif -3.8 saat ia berada di lapangan di playoff. Untuk bersaing memperebutkan gelar juara, Lakers tidak bisa terus kehilangan menit-minit penting dari pemain role yang krusial dalam laga-laga penting.
Prospek Masa Depan Kennard
Kennard menerima $11 juta musim lalu dan salah satu penembak terbaik di NBA. Harapan para penggemar agar Kennard rela mengambil pemotongan gaji tidak realistis, karena tim lain kemungkinan akan menawarkan sejumlah uang yang cukup signifikan kepada pemain ini, sementara Lakers mungkin tidak dapat mempertahankannya jika Reaves mendapatkan kontrak maksimal.
Situasi Keuangan Tim
Saat ini, situasi keuangan Lakers penuh dengan ketidakpastian. Mereka mungkin akan melebihi batas gaji $165 juta untuk mempertahankan Austin Reaves, tetapi tidak ingin melampaui ambang kedua sebesar $222 juta. Untuk meningkatkan tim dengan seorang center dan pemain 3-and-D yang kuat, Lakers kemungkinan akan menghabiskan lebih dari $40 juta. Ini akan membuat mereka berada di atas batas gaji dengan sepuluh pemain. Mereka harus bijak dalam pengeluaran.
Dari seluruh dinamika ini, Lakers harus segera mengambil keputusan mengenai masa depan tim. Meskipun mempertahankan Reaves menjadi fokus utama, kehilangan Kennard akan berimbas pada kedalaman dan keseimbangan tim. Keputusan yang diambil saat ini akan menentukan arah Lakers di kompetisi mendatang.
(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com
Leave a comment