Rekor Tumbang: Shai Gilgeous-Alexander Pecahkan Streak 20 Poin Wilt Chamberlain
Rekor yang berdiri selama lebih dari enam dekade akhirnya terputus. Bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, berhasil melampaui salah satu catatan paling ikonis dalam sejarah NBA dengan memecahkan streak 20 poin berturut-turut milik Wilt Chamberlain.
Status Terbaru
Gilgeous-Alexander, yang merupakan MVP bertahan, meraih tonggak bersejarah ini pada malam Kamis, mencetak setidaknya 20 poin dalam 127 pertandingan reguler secara beruntun. Ini adalah streak terpanjang yang pernah tercatat dalam sejarah NBA, sebagaimana dilaporkan oleh ESPN.
Jalannya Pertandingan
Momen bersejarah itu terjadi saat Thunder menghadapi Boston Celtics di Paycom Center. Dengan waktu tersisa 7:04 di kuarter ketiga, Gilgeous-Alexander dengan tenang melakukan tembakan jumper sejauh 20 kaki dan melampaui 20 poin, resmi mengalahkan rekor Chamberlain yang sebelumnya mencatat 126 pertandingan.
Arena langsung bergemuruh. Fans berdiri memberikan ovasi sambil meneriakkan “MVP” saat pencapaian tersebut muncul di videoboard arena pada waktu timeout berikutnya.
Gilgeous-Alexander menutup pertandingan dengan 35 poin, membantu Oklahoma City meraih kemenangan dengan skor 104–102.
Konteks Rekor
Streak Chamberlain dimulai pada 19 Oktober 1961, dalam sebuah musim yang menjadi salah satu yang paling luar biasa dalam sejarah NBA. Di tahun itu, center Hall of Fame tersebut rata-rata mencetak 50.4 poin per pertandingan dan terkenal mencetak 100 poin dalam satu pertandingan, rekor yang masih bertahan hingga kini.
Streak 20 poinnya berlanjut hingga 19 Januari 1963, saat terhenti setelah ia diusir dari pertandingan di kuarter pertama.
Selama bertahun-tahun, rekor ini tampak sulit untuk dilampaui, hingga akhirnya konsistensi menakjubkan dari Gilgeous-Alexander berhasil mengungguli rekor tersebut.
Statistik dan Pencapaian
Selama streak ini, Gilgeous-Alexander mencetak rata-rata 32.5 poin per pertandingan, menunjukkan kombinasi kemampuan mencetak gol yang elit dengan konsistensi yang luar biasa. Pelatih Thunder, Mark Daigneault, menjelaskan bahwa dorongan tanpa henti adalah apa yang memisahkan pemain bintang ini dari lainnya.
“Sifat manusia adalah setelah meraih kesuksesan, kita sedikit beristirahat. Dia justru sebaliknya. Dia merasa pencapaian dan ingin lebih. Dia kembali untuk mendapatkan lebih,” ungkap Daigneault.
Tantangan Dalam Streak
Meskipun streak ini terlihat tak terhentikan, ada momen berbahaya sebelumnya. Pada 3 Februari, dalam pertandingan kandang melawan Orlando Magic, Gilgeous-Alexander mengalami cedera perut. Meski cedera, dia tetap berada di lapangan cukup lama untuk mencetak free throw yang memberikan tepat 20 poin dan mempertahankan streak-nya.
Dia meninggalkan permainan setelah itu dengan Oklahoma City memimpin 29 poin dan kemudian absen selama sembilan pertandingan untuk pemulihan. Momen itu menjadi salah satu titik balik paling dramatis dalam pencarian rekor ini.
Rekor yang Masih Ada
Menariknya, Gilgeous-Alexander hanya mencetak tepat 20 poin dua kali selama streak ini, menandakan betapa biasanya dia melebihi angka tersebut. Sebelumnya, tidak ada pemain lain dalam sejarah NBA yang mencatatkan streak 20 poin berturut-turut hingga 80 pertandingan.
Streak terdekat sebelumnya termasuk:
- Oscar Robertson — 79 pertandingan
- Kevin Durant — 72 pertandingan
- Michael Jordan — 72 pertandingan
Dampak dan Masa Depan
Dengan memperpanjang rekor menjadi 127 pertandingan, Gilgeous-Alexander menunjukkan konsistensi yang jarang terlihat dalam profesi basket. Melihat performanya saat ini, dia berpotensi menjadi pemain pertama sejak Michael Jordan yang rata-rata mencetak setidaknya 30 poin per pertandingan selama empat musim berturut-turut.
Bagi seorang pemain yang sudah dianggap sebagai salah satu talenta ofensif paling lengkap di NBA, rekor baru ini semakin menguatkan warisannya yang terus berkembang. Dengan Thunder yang semakin menjadikan diri mereka sebagai calon juara, perjalanan bersejarah Gilgeous-Alexander masih menyimpan banyak bab menarik untuk dituliskan.
(BA/GN)
sumber : news.az
Leave a comment