Pemenang Lelang Makan Siang Bersama Steph Curry Menyumbang $9 Juta untuk Amal
Steph Curry, salah satu bintang dengan bayaran tertinggi di NBA, baru-baru ini menjadi sorotan saat sebuah acara lelang amal menjadikan momen makan siang pribadi bersamanya sebagai acara bernilai multimiliar. Sebuah tawaran anonim berhasil menjangkau angka $9.000.100 untuk kesempatan bertemu dengan Curry, sang istri Ayesha, dan investor legendaris Warren Buffett.
Detail Lelang dan Tujuan Amal
Lelang ini diadakan di eBay dan hasilnya akan digunakan untuk mendukung yayasan yang dikelola oleh Curry, yaitu Eat. Learn. Play., yang berfokus pada program literasi, penyediaan makanan, renovasi taman bermain, dan inisiatif olahraga untuk anak-anak di Oakland. Makan siang ini dijadwalkan berlangsung bulan depan, tepatnya di kota asal Buffett, Omaha, Nebraska, di mana pemenang dapat membawa hingga tujuh tamu tambahan.
Buffett juga berkomitmen untuk mencocokkan tawaran pemenang, yang berarti dampak dari penggalangan dana ini bisa mencapai lebih dari $18 juta. Ini adalah salah satu dari serangkaian lelang amal Buffett yang telah berlangsung sejak tahun 2000, yang sebelumnya berhasil mengumpulkan lebih dari $53 juta untuk yayasan GLIDE di San Francisco.
Sejarah Lelang Amal Buffett
Lelang amal yang diprakarsai Buffett ini menarik minat banyak pengusaha dan investor kaya. Sejak 2008, setiap tawaran pemenang selalu melebihi $1 juta, dengan puncaknya mencetak $19 juta pada tahun 2022 sebelum Buffett sempat menghentikan konsep ini. Usaha untuk melanjutkan penggalangan dana dengan Marc Benioff menghasilkan jumlah yang lebih rendah, sehingga Buffett kembali meluncurkan acara ini bersamaan dengan Curry tahun ini.
Ekspansi Bisnis Curry
Aksi filantropi ini menambah prestasi di luar lapangan bagi Curry, yang dikenal sebagai bintang Golden State Warriors. Selain karirnya di basket, Curry terus mengembangkan reputasi dalam bidang modal ventura, hiburan, serta investasi teknologi.
Belakangan ini, ia juga terlibat dengan perusahaan infrastruktur AI, Simplicity, yang memperluas platformnya di sektor real estate dan perjalanan. Perusahaan tersebut mengklaim teknologinya dapat secara mandiri menangani berbagai tugas seperti alur kerja kepatuhan, koordinasi transaksi, pemesanan, generasi pemasaran, dan komunikasi dengan klien.
Kegiatan investasi Curry mencakup berbagai bidang, mulai dari media, teknologi olahraga, hingga usaha gaya hidup, tetapi keterlibatannya dengan Simplicity membawanya lebih dekat dengan otomasi perusahaan dan sistem alur kerja generasi berikutnya.
Transisi Buffett
Di sisi lain, Buffett, yang baru saja mengundurkan diri sebagai CEO Berkshire Hathaway setelah memimpin perusahaan tersebut selama enam dekade, tetap menjabat sebagai ketua. Ini menandai perubahan signifikan bagi Buffett, yang masih aktif dalam penggalangan dana untuk berbagai proyek sosial.
Sementara itu, Curry juga berupaya untuk terus menyeimbangkan ekspansi bisnisnya dengan karir basketnya, setelah kembali dari cedera di akhir musim untuk membantu Warriors mengejar posisi playoff.
(BA/GN)
sumber : www.complex.com
Leave a comment