Nasib Stephen Curry di NBA Masih Menjadi Tanda Tanya
Stephen Curry dari Golden State Warriors menegaskan bahwa ia masih memiliki banyak hal untuk diberikan dalam kariernya. Meskipun musim lalu, performa timnya tidak sepenuhnya memenuhi ekspektasi, Curry menunjukkan komitmennya untuk terus bersaing di level tinggi.
Keharusan Menjaga Kesehatan dan Komitmen Tim
Curry telah menyatakan keinginannya untuk tetap bersama Golden State dan bahkan berambisi untuk mencapai setidaknya 20 musim di NBA. Hal ini menunjukkan bahwa ia menyiapkan strategi jangka panjang untuk masa depannya di liga, terutama setelah mengalami cedera yang cukup mengganggu di musim lalu.
Fokus pada Pemulihan dan Perawatan Diri
Saat ini, Curry tidak memerlukan operasi, dan ia tengah menjalani rutinitas alternatif yang lebih berfokus pada pemulihan dan perawatan diri. Dukungan dari istrinya, Ayesha Curry, sangat membantu. Ayesha memperkenalkan produk perawatan kulit melalui mereknya Sweet July, yang terinspirasi dari bahan-bahan Karibia seperti pepaya, guava, dan kopi.
Perencanaan Jangka Panjang untuk Kesehatan
Curry memiliki pendekatan yang matang untuk memastikan kesehatan dan ketersediaannya di lapangan. Dengan sudah menjalani 17 musim, mencapai target 20 musim akan membuatnya aktif hingga setidaknya musim 2028-29. Dengan fokus pada pemulihan dan konsistensi, dia diperkirakan akan memasuki musim 2026-27 tanpa batasan apapun.
Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai pensiun, Curry tetap berkonsentrasi pada proses pemulihan dan persiapannya untuk kompetisi mendatang bersama Golden State. Ini adalah langkah penting untuk masa depan, baik bagi dirinya maupun timnya.
(BA/GN)
sumber : www.marca.com
Leave a comment