Oklahoma City Thunder: Perjuangan Mengulang Kejayaan Juara
DUBAI: Terakhir kali tim NBA berhasil memenangkan kejuaraan berturut-turut, dibutuhkan salah satu dinasti terbesar dalam sejarah liga untuk mencapainya.
Golden State Warriors, yang dipimpin oleh Stephen Curry, Kevin Durant, Klay Thompson, dan Draymond Green, meraih gelar juara berturut-turut pada tahun 2017 dan 2018. Sejak itu, pencapaian tersebut belum terulang.
Pembangunan Tim yang Kuat
Saat ini, Oklahoma City Thunder berupaya untuk mengulangi prestasi tersebut.
Setelah memenangkan kejuaraan musim lalu dengan Shai Gilgeous-Alexander sebagai Pemain Paling Berharga (MVP), Thunder melanjutkan penampilan dominan dengan menyelesaikan musim ini dengan rekor terbaik liga, yaitu 64-18, dan mengamankan posisi unggulan pertama di Wilayah Barat.
Musim mereka ditandai dengan konsistensi dan kontrol, termasuk awal yang bersejarah dengan 24 kemenangan dan hanya 1 kekalahan, serta margin skor rata-rata hampir 11 poin per pertandingan yang menunjukkan dominasi mereka di kedua sisi lapangan.
Kunci Keberhasilan Tim
Di balik kesuskesan ini adalah Gilgeous-Alexander, yang kembali menunjukkan performa elit setelah meraih MVP. Dia menjadi pilar tim yang dibangun atas dasar kedalaman, disiplin, dan pertumbuhan internal. Center asal Jerman, Isaiah Hartenstein, juga memberikan kontribusi besar dengan rata-rata 9,2 poin dan 9,4 rebound dalam 47 pertandingan pada musim kedelapannya di NBA.
Pentingnya Menjaga Fokus
Meski dengan hasil positif, pesan dari Oklahoma City tetap sama: tim ini memulai semuanya dari nol lagi.
“Kami sudah memiliki target di punggung kami sepanjang musim, tetapi kami tetap mendekati setiap pertandingan dengan cara yang sama,” kata Hartenstein. “Kami perlu menyadari bahwa kami harus membuktikan diri lagi. Kami tidak ingin melihat terlalu jauh ke depan; kami ingin mengambil satu pertandingan dalam satu waktu.”
Penekanan pada proses, bukan ekspektasi, telah menjadi ciri pertahanan gelar Thunder. Hartenstein menyebutkan bahwa disiplin dan kemampuan beradaptasi sangat penting dalam kompetisi playoff.
Persepsi Tim
“Setiap playoff berbeda. Kami menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan. Kami memiliki tim yang dalam, siap mengorbankan apapun untuk meraih kemenangan,” tambahnya.
Pola pikir ini juga dipegang oleh seluruh jajaran tim. Ajay Mitchell, yang memasuki musim keduanya di NBA, telah menjadi kontributor kunci dari bangku cadangan dengan rata-rata 13,6 poin dan 3,6 rebound. Dia mengakui pentingnya memulai dengan mentalitas baru.
“Kami langsung menetapkan tujuan saat memulai musim ini, melupakan apa yang telah kami lakukan tahun lalu. Kami tahu kami juara tahun lalu, tetapi itu sudah berlalu dan sekarang kami harus melakukannya lagi. Dari awal, kami kembali ke 0-0,” ungkap Mitchell.
Pendekatan ini telah berdampak pada konsistensi dan peningkatan kolektif tim. “Setiap pemain memasuki musim dengan semangat untuk berkembang, dan itulah sebabnya kami konsisten,” tambah Mitchell, sembari menyoroti pengaruh Gilgeous-Alexander dalam memimpin.
Persiapan Menuju Playoff
Saat Thunder bersiap untuk menghadapi playoff, mereka masih menunggu untuk mengetahui siapa lawan pertama mereka. Pertandingan pembuka playoff dijadwalkan pada hari Senin pukul 23:30 WIB dan dapat disaksikan melalui platform resmi yang akan diumumkan segera.
Bagi Hartenstein, ketidakpastian mengenai lawan tidak mengubah pendekatan mereka. “Kami fokus pada diri sendiri,” ujarnya, memberi pujian kepada pelatih kepala Mark Daigneault yang menerapkan mentalitas ini. “Mark melakukan pekerjaan luar biasa dalam memastikan kami tahu prinsip dan apa yang perlu kami lakukan untuk tampil sebaik mungkin.”
Persiapan yang matang menjadi prioritas, bukan lawan, tambah Hartenstein. “Kami tidak tahu siapa yang akan kami hadapi, tetapi kami dapat mengontrol bagaimana kami mempersiapkan diri, dan itu hal terpenting.”
Tantangan di Kompetisi NBA
Mitchell juga menekankan tantangan yang dihadapi setiap tim yang berusaha mempertahankan gelar di NBA saat ini.
“Liga ini sangat kompetitif. Setiap tim berkembang, jadi Anda tidak bisa statis. Tidak peduli apa yang Anda lakukan tahun lalu, Anda harus terus bekerja dan berusaha untuk menjadi lebih baik,” jelasnya.
Dengan ambisi untuk meraih kembali gelar juara berturut-turut, keseimbangan antara kepercayaan diri dan disiplin akan sangat penting bagi Thunder. Meskipun memiliki angka, kedalaman, dan momentum yang baik, pesan di dalam tim sangat jelas: Musim lalu sudah berakhir; playoff dimulai dari 0-0.
(BA/GN)
sumber : www.arabnews.pk
Leave a comment