Home Basket NBA Thunder dan Spurs Raih Kemenangan Kuat di Game 1!
NBA

Thunder dan Spurs Raih Kemenangan Kuat di Game 1!

Share
Thunder dan Spurs Raih Kemenangan Kuat di Game 1!
Share

Kemenangan Meyakinkan Thunder dan Spurs di Putaran Pertama Playoff NBA

Pada hari Minggu, 20 April 2026, Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs berhasil meraih kemenangan besar di pertandingan pembuka putaran pertama Playoff NBA dengan penampilan bertahan yang solid. Thunder menahan Phoenix Suns hingga hanya mencetak 84 poin, sedangkan Victor Wembanyama memimpin Spurs meraih kemenangan atas Portland Trail Blazers.

Jalannya Pertandingan

Oklahoma City memulai upaya mempertahankan gelar mereka dengan selisih 35 poin, setahun setelah meraih kemenangan 51 poin di pertandingan pembuka putaran pertama tahun lalu. Pertahanan Thunder membatasi serangan Suns, memungkinkan tim lawan mencetak poin lebih rendah 8,3 poin per 100 penguasaan bola dibandingkan rata-rata liga.

Thunder sangat efisien dalam melindungi area bertahan, berada di peringkat pertama liga dengan hanya membiarkan 60,7% tembakan di area terbatas. Meskipun Jalen Williams absen dalam 49 pertandingan musim reguler, Thunder berhasil mempertahankan selisih poin rata-rata +11,1 per pertandingan, suatu prestasi yang hanya dicapai oleh tujuh tim dalam sejarah liga.

Statistik Pemain

Namun, ada kekhawatiran mengenai beban ofensif yang dipikul oleh Shai Gilgeous-Alexander setelah menurunnya peluang transisi. Pemain MVP bertahan ini kesulitan dengan tembakan, mencetak 5 dari 18 percobaan dan tidak berhasil dalam delapan upaya dari luar area cat.

Di pertandingan lain di Wilayah Barat, Victor Wembanyama mencetak 35 poin dalam debut playoff-nya untuk mengalahkan Portland. Spurs mempertahankan rekor 31-4 sejak 1 Februari, didorong oleh pertahanan yang berada di peringkat pertama dalam persentase rebound defensif dan tingkat lemparan bebas lawan.

Dominasi statistik San Antonio terlihat jelas, dengan mengalahkan lawan 23,4 poin per 100 penguasaan bola ketika Wembanyama bermain sejak Februari. Meskipun pemain muda Stephon Castle dan Dylan Harper menunjukkan peningkatan dalam tembakan tiga angka menjelang akhir musim, keduanya hanya berhasil mengonversi 1 dari 7 percobaan dari jarak jauh di kemenangan Minggu lalu.

Baca juga:  VIDEO GRIZZLIES at PELICANS | EMIRATES NBA CUP 🏆 | FULL GAME HIGHLIGHTS | November 26, 2025

Kekhawatiran Pelatih

Analisis oleh John Schuhmann menunjukkan bahwa kurangnya pengalaman playoff dari Spurs dan efisiensi kedalaman saat Wembanyama tidak bermain masih menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan. Thunder dijadwalkan akan bertemu Suns di Game 2 pada Rabu, 22 April, pukul 09:30 WIB yang bisa disaksikan melalui platform resmi seperti SPOTV.

Kesimpulan

Kemenangan meyakinkan ini memberikan momentum bagi Thunder dan Spurs di awal playoff. Bagi Thunder, mereka wajib memperbaiki performa offensif mereka, sementara Spurs perlu memanfaatkan peluang di bawah tekanan. Artikel ini menunjukkan dinamika menarik di kompetisi yang semakin ketat ini.

(BA/GN)
sumber : www.asatunews.co.id

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Dyson Daniels vs Mitchell Robinson: Knicks vs Hawks, Siapa Juara?
NBA

Dyson Daniels vs Mitchell Robinson: Knicks vs Hawks, Siapa Juara?

Dalam duel sengit Knicks melawan Hawks, pertarungan antara Dyson Daniels dan Mitchell...

Analisis Berani: Jayson Tatum dan Celtics Siap Dominasi Pasca Kemenangan Besar!
NBA

Analisis Berani: Jayson Tatum dan Celtics Siap Dominasi Pasca Kemenangan Besar!

Setelah meraih kemenangan besar, Jayson Tatum dan Celtics menunjukkan mentalitas juara. Mereka...

Umpan Giroud 'diculik', Strasbourg hajar Lille!
NBA

Draymond Green: Tanpa Steve Kerr, Warriors Tak Bisa Bayangkan Masa Depan!

Draymond Green menyatakan bahwa tanpa Steve Kerr, masa depan Warriors sulit dibayangkan....

Warriors Cari Pelatih Kampus Juara Jika Steve Kerr Pergi
NBA

Warriors Cari Pelatih Kampus Juara Jika Steve Kerr Pergi

Warriors bersiap mencari pelatih baru untuk menggantikan Steve Kerr jika dia memutuskan...