Timberwolves Berprestasi di Tanggal 10 Januari

(Foto oleh Chris Graythen/Getty Images)
Minnesota Timberwolves sedang dalam tren positif dengan empat kemenangan berturut-turut menjelang tanggal 10 Januari. Dengan catatan 25-13, Timberwolves termasuk tim terbaik di Wilayah Barat dan berusaha untuk menunjukkan diri sebagai calon juara.
Timberwolves di Bawah Radar
Namun, seorang mantan pemain NBA, Lou Williams, berpendapat bahwa Timberwolves masih harus diperhitungkan meski berada di bawah radar. Di acara “Run It Back” pada 9 Januari, Williams mengungkapkan pandangannya tentang performa Timberwolves yang terlihat tenang tetapi efektif.
“Jika saya Minnesota, saya menyukai kenyataan bahwa kami tidak banyak dibicarakan. Semua narasi dan pembicaraan tidak menyertakan kami, tetapi kami tetap melakukan tugas kami,” kata Williams.
“Kami masih bekerja dengan baik. Saya menyukainya jika saya Minnesota. Saat ini berada di posisi keempat di Wilayah Barat tanpa banyak perhatian, dan kami tetap tampil baik, serta memiliki home-court advantage untuk playoff. Saya suka posisi kami saat ini.”
Performa Stabil Timberwolves
Williams juga menekankan fokus Timberwolves untuk terus berkembang menjadi salah satu tim teratas di Wilayah Barat. Ia mencatat bahwa Anthony Edwards meskipun tidak banyak berbicara, tetap membawa timnya ke jalur kemenangan.
“Timberwolves terus menunjukkan kemajuan. Mereka tetap fokus dan tidak teralihkan oleh perhatian publik,” tambah Williams. “Jika ada perhatian, maka muncul ekspektasi. Saat ini, mereka tidak memiliki distraksi dan ini terlihat dari permainan mereka.”
Anthony Edwards Cetak Sejarah
Di sisi lain, Timberwolves mendapatkan perhatian sesaat pada 8 Januari ketika Anthony Edwards menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah NBA yang mencapai 10,000 poin dalam kariernya. Edwards, pada usia 24 tahun dan 156 hari, hanya kalah dari LeBron James (23 tahun, 59 hari) dan Kevin Durant (24 tahun, 33 hari).
Edwards bergabung dengan tujuh pemain elite yang mencetak 10,000 poin sebelum berusia 25 tahun, termasuk Kobe Bryant, Luka Doncic, Tracy McGrady, dan Carmelo Anthony.
“Sebenarnya, ini keren, tetapi saya sadar masih banyak yang harus saya capai, jadi ini tidak terlalu berarti bagi saya,” ujar Edwards setelah kemenangan 131-122 atas Cleveland Cavaliers. “Saya sedikit kesal karena mendahului Kobe. Seharusnya saya menunggu 100 hari lagi, tetapi ya, semua itu baik-baik saja.”
Edwards memimpin Timberwolves dengan 25 poin, ditambah sembilan assist dan tujuh rebound dalam pertandingan melawan Cavaliers, dengan akurasi 10 dari 20 tembakan dan 4 dari 7 dari jarak 3 angka.
Dampak untuk Timberwolves
Performa menjanjikan Timberwolves membawa harapan baru bagi para penggemar di Minnesota. Dengan hasil positif dan penampilan solid dari para pemain muda seperti Edwards, tim ini berpeluang untuk terus bersaing di papan atas Wilayah Barat menuju akhir musim. Ini menjadi momen penting bagi Timberwolves untuk membuktikan bahwa mereka dapat bersaing dengan tim-tim elit NBA.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment