Prospek Muda Australia Malik Davis Pilih Davidson untuk Melanjutkan Karir Basket NCAA
Prospek muda asal Australia, Malik Davis, telah lama menargetkan untuk berkarir di basket perguruan tinggi Amerika. Setelah bertahun-tahun berjuang dan membuktikan diri sebagai salah satu prospek terbaik di Australia, guard/forward asal Victoria ini kini siap bergabung dengan Davidson Wildcats di North Carolina.
Usai mengumumkan komitmennya, Davis menyatakan kepada basketball.com.au dari Geelong bahwa kesempatan ini adalah momen spesial, mengingat ia akan bersekolah di universitas yang sama dengan idola, Stephen Curry.
“Sejak kecil, saya selalu mengagumi Davidson. Sangat istimewa bisa mendapatkan peluang untuk bermain di sana,” ujar Davis.
Komitmen ini menandai pencapaian dari visi yang telah ditetapkan Davis sejak awal perjalanan basketnya.
“Selama tiga atau empat tahun terakhir, tujuan saya adalah masuk perguruan tinggi. Program Vic Country dan tim negara bagian sangat membantu saya siap menghadapi lingkungan seperti ini,” katanya.
Statistik Menjanjikan
Malik Davis tampil mengesankan dalam 2026 Under-20 National Championships:
- 17.0 poin
- 8.0 rebound
- 2.25 assist
- 0.75 blok
Pilihan Menuju Perguruan Tinggi
Daripada terjun langsung ke dunia profesional, Davis percaya sistem perguruan tinggi adalah tempat ideal untuk mengembangkan diri sebagai pemain dan individu.
“Saya selalu ingin melanjutkan pendidikan, meningkatkan keterampilan basket, dan bertemu orang-orang baru. Semoga dari situ saya bisa mendapatkan kontrak profesional,” katanya.
Kompetisi di Davidson juga menjadi faktor penting dalam keputusan Davis. Institusi ini berkompetisi di Atlantic 10 Conference, yang menunjukkan performa terbaik dalam beberapa tahun terakhir, dengan dua tim mencapai putaran 32 besar di turnamen NCAA. Davis percaya bahwa tantangan dari konferensi yang semakin kompetitif ini akan membawa dampak positif.
“Saya memang ingin bermain di konferensi yang sulit. Untuk menjadi yang terbaik, kita harus bermain melawan yang terbaik,” ujarnya.
Pandangan ke Depan
Walau merasakan kegembiraan di balik komitmennya, Davis tetap rendah hati, berterima kasih kepada pelatih dan mentor yang membimbingnya di Geelong untuk tetap fokus.
“Mereka selalu menasihati untuk tetap fokus dan terus bekerja,” jelasnya. “Itulah yang saya pelajari dari Geelong, tetap rendah hati dan terus berusaha mencapai tujuan.”
Di lapangan, Davis menggambarkan dirinya sebagai pemain yang serba bisa dan berkontribusi dalam berbagai aspek permainan.
“Saya merasa permainan saya unik. Saya melakukan sedikit dari semua hal, mulai dari shooting, facilitating, hingga penetrasi ke ring. Saya sangat bangga menjadi rekan setim yang baik karena saya percaya kita bisa menang jika semua orang saling mendukung dan bahagia,” ungkapnya.
Musim Divisi 1 Davis akan dimulai pada bulan November, dan berlangsung hingga pertengahan Maret tahun depan. Kesempatan ini tidak hanya penting bagi perkembangan kariernya, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan prestasi basket Australia di panggung internasional.
(BA/GN)
sumber : www.basketball.com.au
Leave a comment