Home Gaya Hidup

Obesitas Anak di Goa: Ancaman Kesehatan Masyarakat yang Kian Meningkat

Gaya Hidup

Obesitas Anak di Goa: Ancaman Kesehatan Masyarakat yang Kian Meningkat

Share
Obesitas Anak di Goa: Ancaman Kesehatan Masyarakat yang Kian Meningkat
Share

Obesitas Anak dan Remaja: Ancaman Serius bagi Kesehatan Publik di Goa

Obesitas pada anak dan remaja kini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Goa. Para ahli medis memperingatkan bahwa keadaan ini dapat memicu epidemi penyakit kronis, kematian dini, serta memberikan tekanan besar pada sistem kesehatan di negara bagian ini.

Penyebab Peningkatan Obesitas

Data terbaru menunjukkan bahwa gaya hidup tidak sehat, pola makan yang buruk, serta menurunnya aktivitas fisik di kalangan anak-anak berperan besar dalam meningkatnya risiko penyakit tidak menular (NCDs) sejak dini.

Menurut Dr. Preethi Pereira, seorang dokter anak di Manipal Hospital, sekitar 7.4% anak usia 10 hingga 13 tahun mengalami kelebihan berat badan, sedangkan angka ini adalah 3.4% untuk anak di bawah lima tahun. Ia menjelaskan, “Kondisi ini semakin meningkat akibat gaya hidup yang terlalu santai, konsumsi makanan olahan, dan kebiasaan makan yang tidak sehat. Risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit hati berlemak non-alkohol, serta rendahnya harga diri bisa muncul, yang dapat berlanjut menjadi masalah kesehatan seperti kanker, sleep apnea, dan penyakit jantung di usia dewasa.”

Situasi di Goa dan Data Penting

Dr. Anup Netravalkar, Koordinator Senior Program di Child Development Group, Sangath, mengungkapkan bahwa prevalensi obesitas dan kelebihan berat badan di India masing-masing diperkirakan sebesar 8.4% dan 12.4%. Goa, yang dikenal dengan budaya baratnya, memiliki banyak faktor yang mendukung perkembangan penyakit gaya hidup. Penyakit tidak menular menyumbang 70.4% dari beban penyakit, dengan penyakit jantung iskemik, diabetes, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), dan stroke menjadi penyumbang utama.

Saat ini, prevalensi diabetes di Goa mencapai 26.4%, yang merupakan yang tertinggi di India, dengan angka kematian akibat diabetes yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional. Selain itu, angka prevalensi obesitas di Goa mencapai 44.4% dan hipertensi 45.8%, jauh di atas rata-rata nasional yaitu 28.6% dan 35.5%.

Baca juga:  Efek Positif GLP-1: Transformasi Kebiasaan Makan Generasi Muda

Peran Gaya Hidup Sehat

“Banyak penyakit ini bermula sejak masa kanak-kanak. Dengan mengadopsi gaya hidup sehat sejak dini, kita bisa mengurangi prevalensi NCDs secara signifikan. Kebiasaan yang dibentuk di masa awal sangat memengaruhi perilaku dan kesehatan jangka panjang. Intervensi dini dapat mencegah faktor risiko seperti nutrisi buruk, kurangnya aktivitas fisik, dan stres yang berkepanjangan menjadi hal yang biasa,” tambah Dr. Netravalkar.

Dr. Amit Dias, Asisten Profesor di Departemen Medis Preventif dan Sosial di Goa Medical College, menyoroti hubungan erat antara obesitas dan resistensi insulin sebagai pendorong utama peningkatan kasus diabetes tipe 2 di seluruh dunia. “Obesitas pada masa kanak-kanak cenderung bertahan hingga dewasa, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit tidak menular lainnya, yang pada gilirannya menambah beban pada sistem kesehatan,” ungkapnya.

Data NFHS-5 menunjukkan bahwa prevalensi kelebihan berat badan di kalangan remaja (10–19 tahun) mencapai 14.4%, menunjukkan peningkatan signifikan dan pergeseran cepat dalam pola hidup dan pola makan. Namun, ada beberapa tren positif, seperti penurunan angka kelebihan berat badan di kalangan anak-anak di bawah lima tahun dari 3.7% menjadi 2.8%, menjadikan Goa relatif lebih baik daripada negara bagian lain di India.

Dr. Dias kemudian menambahkan bahwa intervensi berbasis sekolah menjadi fokus utama, seperti membatasi atau menghapus mesin penjual makanan, membatasi penjualan makanan cepat saji di sekolah, mempromosikan makanan sehat pada jam makan siang, serta mendorong aktivitas fisik secara teratur melalui program terstruktur.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Acara Yoga di Srinagar: Mengatasi Penyalahgunaan Narkoba Melalui Praktik Sehat

Acara yoga di Srinagar bertujuan mengatasi penyalahgunaan narkoba melalui praktik sehat, membawa...

Lebih dari 54.000 Orang Manfaatkan Diskon $1,8 Juta untuk Kurangi Premi MediShield Life

Lebih dari 54.000 orang memanfaatkan diskon sebesar $1,8 juta untuk mengurangi premi...

Tips Ahli Gizi Irlandia untuk Menjaga Berat Badan Pasca Diet agar Tetap Sehat dalam Jangka Panjang

Ahli gizi Irlandia berbagi tips untuk menjaga berat badan pasca diet, fokus...

Rahasia Hidup Panjang: Tambahkan 3 Bahan Umum ke Sayuran ala Komunitas Blue Zones

Temukan rahasia hidup panjang dengan menambahkan tiga bahan umum ke sayuran ala...