Home Motorsport Formula 1 P16 di F1 Brasil, Max Verstappen: “Lupakan Gelar Juara!”
Formula 1

P16 di F1 Brasil, Max Verstappen: “Lupakan Gelar Juara!”

Share
P16 di F1 Brasil, Max Verstappen: "Lupakan Gelar Juara!"
Share

Max Verstappen Dilanda Misteri Grip, Tersingkir Mengejutkan di Kualifikasi Sesi Pertama

Juara dunia tiga kali, Max Verstappen, mengalami momen langka yang penuh kebingungan setelah tersingkir secara mengejutkan di sesi kualifikasi pertama (Q1). Performa mobil Red Bull-nya diliputi masalah grip yang tak terduga, membuat tim dan pembalap asal Belanda itu mencari jawaban.

Performa di Sesi Sprint

Sebelum insiden kualifikasi, Verstappen memulai sesi sprint dari posisi keenam. Ia berhasil meraih dua posisi dengan menyalip Fernando Alonso dari tim Aston Martin di awal balapan dan maju satu posisi lagi setelah Piastri mengalami kecelakaan. Meski demikian, setelah sesi sprint, Verstappen sudah mengeluhkan kurangnya grip pada mobilnya.

Masalah Grip yang Tak Terduga

Perubahan yang dilakukan Red Bull dalam upaya meningkatkan performa justru memperburuk keadaan. Akibatnya, Verstappen tereliminasi di sesi kualifikasi pertama, sebuah kejadian yang sangat jarang terjadi. Momen ini merupakan kali pertama ia tersingkir dari Q1 sejak Grand Prix Rusia 2021, yang kala itu disebabkan oleh masalah mesin.

Reaksi Max Verstappen

Verstappen mengungkapkan kebingungannya dan tim atas performa mobil yang tidak kompetitif.

“Kami perlu memahami apa masalah kami, pertama-tama,” kata Verstappen. “Ini tidak bagus. Sepertinya kami tidak benar-benar mengerti mengapa ini bisa terjadi.”

Ia menambahkan bahwa mobilnya sama sekali tidak memiliki grip.

“Tidak ada grip sama sekali. Saya beberapa kali mengubah setelan mobil dan itu tidak berhasil. Itu adalah sesuatu yang perlu kami pecahkan,” ujarnya.

Upaya Red Bull dan Kebingungan Tim

Dalam upaya mencari solusi, Red Bull bahkan mengganti lantai mobil mereka, kembali menggunakan spesifikasi lama yang sebelumnya terbukti berpengaruh besar pada peningkatan performa saat diperkenalkan di Grand Prix Italia awal September. Namun, Verstappen menegaskan bahwa perubahan tersebut bukanlah jawaban.

“Ini dua lantai yang berbeda, jadi jelas, itu bukan masalahnya,” ungkap Verstappen.

Situasi ini menyoroti sebuah tantangan besar bagi Red Bull dan Max Verstappen. Dengan ketidakmampuan untuk memahami akar masalah grip yang mendalam, tim harus bekerja keras untuk menemukan solusi sebelum balapan utama, demi menghindari kerugian poin yang signifikan dalam perburuan gelar juara. Momen ini menjadi pengingat langka bahwa bahkan tim paling dominan pun bisa menghadapi teka-teki teknis yang sulit dipecahkan.

Baca juga:  Lewis Hamilton: Aktivitas luar malah asah fokus Ferrari, bantah klaim 'gangguan'!

(SA/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Charles Leclerc Yakin Ferrari Bawa Dia Menjadi Juara Dunia!

Charles Leclerc optimis Ferrari akan membawanya meraih gelar juara dunia, bertekad menghadapi...

Minì puji kecepatan menjanjikan, tapi akui masih perlu perbaikan.

Minì mengakui bahwa kecepatan layanannya sangat menjanjikan, namun masih ada beberapa aspek...

Mercedes dan Red Bull Luncurkan Sayap Radikal di Monaco!

Mercedes dan Red Bull memperkenalkan inovasi sayap radikal dalam balapan Formula 1...

Charles Leclerc Perpanjang Kontrak Bersama Ferrari, Siap Tampil Lebih Hebat!

Charles Leclerc resmi memperpanjang kontraknya dengan Ferrari, berkomitmen untuk tampil lebih hebat...