Momen Menyentuh Lewis Hamilton dengan Penggemar Cilik di Abu Dhabi Viral
Performa Lewis Hamilton musim ini mungkin menampilkan gambaran suram di tahun pertamanya bersama Ferrari, namun sebuah klip viral yang beredar menjelang Grand Prix Abu Dhabi 2025 mengingatkan kita mengapa ia tetap menjadi salah satu pembalap Formula 1 yang paling dicintai.
Momen Manis di Paddock
Dalam sebuah acara temu penggemar Ferrari di area paddock, Hamilton mendapatkan mikrofon di atas panggung sebelum ia dengan sigap melompat turun ke kerumunan. Juara dunia tujuh kali itu kemudian berlari kecil menuju seorang penggemar cilik yang mengenakan perlengkapan Ferrari dari ujung kepala hingga kaki. Anak tersebut bangkit dari kereta dorongnya menyambut Hamilton, yang tanpa ragu berlutut untuk memberikan pelukan hangat.
Anak itu membalas pelukan sang pembalap saat beberapa foto diambil. Mengenakan topi Ferrari dengan nomor 44 terpampang di atasnya, anak tersebut kemudian terlihat kembali bermain dengan mobil F1 Ferrari kecil miliknya.
Sebuah video yang memperlihatkan interaksi hangat antara Lewis Hamilton dan seorang penggemar cilik Ferrari viral di media sosial, menarik perhatian banyak pihak atas momen kemanusiaan sang pembalap di tengah musim yang penuh tekanan.
Reaksi Hangat dari Penggemar
Reaksi media sosial terhadap momen ini sangat cepat, dengan klip tersebut segera diunggah oleh berbagai akun penggemar di berbagai platform. Balasan yang masuk dipenuhi dengan ekspresi emosional. Seorang penggemar menulis bahwa momen itu “sangat mengharukan”, sementara yang lain berkomentar “air mata menetes, sangat indah”. Penggemar lain meyakini bahwa momen tersebut “sama berarti bagi Lewis seperti halnya bagi penggemar cilik itu,” menyebutnya sebagai “momen penyemangat” bagi seorang pembalap yang sedang menghadapi musim yang berat.
Komitmen Hamilton di Luar Lintasan
Hamilton memang dikenal memiliki reputasi selalu berusaha lebih untuk para pendukungnya. Selama bertahun-tahun, ia sering terlihat berhenti untuk menyapa penggemar dan menandatangani merchandise, menunjukkan kedekatan yang kuat dengan basis penggemarnya.
Kontras dengan Performa di Lintasan
Di luar momen manis tersebut, periode ini terasa sulit bagi sang pembalap. Ia mengalami kecelakaan dengan mobil Scuderia-nya di sesi FP3. Sesi kualifikasi juga sama menyakitkannya, dengan Hamilton sekali lagi tersingkir di Q1, menempati posisi ke-16 di grid untuk balapan hari Minggu. Mengaku merasakan “banyak kemarahan” setelah sesi yang mengecewakan lainnya, ia menambahkan bahwa tim Ferrari “pantas mendapatkan yang lebih baik”.
Harapan untuk Musim Mendatang
Meskipun ada frustrasi yang jelas, momen tulus dengan penggemar tersebut membuat banyak pihak berharap untuk melihat “Lewis Hamilton yang lebih bahagia di tahun 2026”, menegaskan bahwa dukungan dari para penggemar tetap menjadi penyemangat berharga di tengah tantangan balapan profesional.
(SA/GN)
sumber : www.motorsport.com
Leave a comment