Home Motorsport Formula 1 Angka mesin F1 masih misteri yang perlu dipecahkan!
Formula 1

Angka mesin F1 masih misteri yang perlu dipecahkan!

Share
Angka mesin F1 masih misteri yang perlu dipecahkan!
Share

Regulasi F1 2026: Tantangan Mencapai Keseimbangan Daya

Ketika regulasi Formula 1 2026 dicanangkan, satu pertanyaan muncul: bagaimana mungkin bisa mencapai pembagian energi hibrida 50/50 di setiap lap, terutama dengan motor MGU-K beroutput 350kW yang digunakan untuk kedua fungsi? Dari uraian yang ada, tampaknya angka tersebut tidak realistis.

Pembagian Daya yang Tidak Seimbang

Kita ketahui bahwa pembagian 50/50 ini lebih cenderung pada angka 370kW dari mesin pembakaran internal (ICE) dan 350kW dari MGU-K di awal. Dalam penghitungan ini, MGU-K dapat menyuplai daya kira-kira selama 11,5 detik dari paket baterai 4MJ sebelum daya habis.

Analisis Penggunaan Daya di Sirkuit

Dalam kondisi sirkuit rata-rata, pengemudi membutuhkan daya penuh selama sekitar 60% dari lap dan melakukan pengereman keras sekitar 15% dari lap. Ini menyisakan 25% untuk fase lain. Meskipun sedikit regenerasi mungkin terjadi, angka realistisnya hanya sekitar 5% dari sisa waktu, sehingga potensi pengumpulan daya efektif hanya 20% dari lap.

Jika kita menggunakan penghitungan ini pada lap selama 100 detik, pengemudi memerlukan daya penuh selama 60 detik. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan paket baterai 4MJ, pengisian ulang harus terjadi sebanyak 5,2 kali per lap. Sayangnya, waktu yang tersedia untuk menggunakan MGU-K dengan output regenerasi maksimum hanya sekitar 20 detik, yang berarti ada ketidakcocokan yang signifikan dalam hal waktu.

Realita Angka Daya

Kita perlu mengurangi output listrik yang menyuplai mobil secara drastis agar bisa seimbang. Penurunan daya sebesar 350kW yang dibagi dengan 5,2 menghasilkan sekitar 70kW. Ditambah 370kW dari ICE, total output menjadi 440kW, jauh dari deklarasi awal yang mencapai 700kW.

Dalam satuan tenaga kuda, ini setara dengan 590bhp dibandingkan dengan 940bhp, di mana 940bhp ini hanya tersedia selama waktu yang sangat terbatas.

Baca juga:  Stefano Domenicali puji hubungan Formula 1 & FIA yang semakin solid.

Kebijakan Masa Depan

Melihat ke depan, ada perubahan yang diumumkan oleh FIA untuk tahun 2027 pasca diskusi pada hari Jumat. Namun, perubahan ini tampaknya tidak cukup untuk menghilangkan kebutuhan akan metode seperti lift and coast dan super clipping di banyak sirkuit.

“Langkah yang disepakati hari ini untuk 2027 berencana meningkatkan kekuatan mesin pembakaran internal (ICE) sekitar 50kW dengan peningkatan aliran bahan bakar serta pengurangan daya penggunaan Sistem Pemulihan Energi (ERS) sekitar 50kW.”

“Diskusi lebih lanjut dalam kelompok teknis yang terdiri dari tim dan produsen unit daya diperlukan sebelum paket akhir ditentukan.”

Regulasi baru ini menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi dalam mencapai keseimbangan daya masih jauh dari terselesaikan. Bagi tim dan pengemudi, pemahaman mendalam tentang perhitungan ini akan sangat penting dalam persiapan menuju musim balap yang mendatang.

(SA/GN)
sumber : www.the-race.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Adrian Newey seharusnya tidak jadi bos tim Aston Martin.

Adrian Newey, dikenal sebagai jenius di balik kesuksesan tim balap, seharusnya tidak...

FIA Umumkan Perubahan Besar Regulasi F1 2027!

FIA mengumumkan perubahan besar dalam regulasi Formula 1 2027, bertujuan meningkatkan keamanan...

FIA umumkan perubahan besar regulasi F1 untuk 2027!

FIA mengumumkan perubahan signifikan dalam regulasi Formula 1 yang akan diterapkan mulai...

F1 Ubah Proporsi Tenaga: 2027 Fokus Lebih pada Mesin, Bukan Baterai!

F1 akan mengubah proporsi tenaga pada 2027 dengan fokus lebih pada mesin...