Jake Dennis Raih Pole Position di Sanya E-Prix 2023
Jake Dennis berhasil meraih pole position dalam Sanya E-Prix Formula E yang pertama sejak 2019, dengan dominasi tim Andretti di sesi kualifikasi ini. Keberhasilan ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena kesalahan Felipe Drugovich yang membuatnya terpaksa start dari posisi kedua. Bagi Dennis, ini adalah pole pertamanya sejak Jakarta tahun lalu.
Meski mengalami kesulitan selama sesi latihan, pimpinan klasemen, Mitch Evans, berhasil mengamankan posisi ketiga di grid, sementara Dan Ticktum akan memulai balapan dari posisi keempat.
Kualifikasi kali ini menghadirkan beberapa kejutan besar dalam perburuan gelar. Edoardo Mortara, yang berada di posisi kedua klasemen, tereliminasi di tahap grup, meski dianggap sebagai salah satu favorit untuk meraih pole.
Juara dunia bertahan, Oliver Rowland, juga gagal melaju ke babak duels, sehingga keduanya harus mengejar ketertinggalan di sirkuit di mana melewati lawan diperkirakan akan sangat sulit.
Duels
Babak final yang seharusnya menjadi pertarungan menarik antara rekan satu tim berakhir dengan ketidakpastian. Sebuah kesalahan mahal oleh Drugovich di sektor pertama membuat rookienya tertahan. Pada akhir lap, Dennis mencatat waktu lebih dari satu detik lebih cepat dibandingkan rekan timnya, menandakan pencapaian luar biasa bagi tim asal Amerika tersebut, yang berhasil meraih kualifikasi dengan posisi terdepan.
Untuk mencapai babak final, Drugovich berhasil mengalahkan Nick Cassidy dan Mitch Evans di semifinal dengan selisih tipis, menunjukkan performa yang menjanjikan di jalanan Sanya. Sebagai langkah demi langkah, Dennis mengalahkan rivalnya, Pascal Wehrlein, di perempat final sebelum melaju dengan mudah melewati Dan Ticktum, yang kehilangan kendali di tikungan hairpin.
Pada perempat final lainnya, Evans melaju ke tahap berikutnya setelah mencatatkan waktu hanya 0.001 detik lebih cepat dari Taylor Barnard, sementara Ticktum mengalahkan Nyck de Vries.
Babak Grup
Kualifikasi berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup ekstrem, dengan suhu udara melewati 30 derajat Celsius dan tingkat kelembapan sekitar 80-90%. Banyak kejutan terjadi di kedua grup, di mana Edoardo Mortara dari Mahindra gagal melaju ke babak duels meski diunggulkan untuk meraih pole.
Drugovich tampil tercepat di grup pertama untuk Andretti dan bergabung dengan Barnard, Evans yang sebelumnya kesulitan di sesi latihan, serta Cassidy dalam empat besar yang menentukan. Di grup kedua, satu lagi pemain papan atas mengalami kekecewaan, ketika Rowland tereliminasi di posisi keenam. Meskipun demikian, ia akan memulai balapan dari baris kelima karena Barnard mendapatkan hukuman pengurangan sepuluh posisi di grid.
Pascal Wehrlein mencatat waktu tercepat di grup kedua, dengan de Vries, Ticktum, dan Dennis juga melaju ke babak duels. Di sisi lain, Zane Maloney mengalami kecelakaan saat lap terakhirnya, yang mengakibatkan kerusakan serius pada suspensi belakang kanannya.
(SA/GN)
sumber : racingnews365.com
Leave a comment