Home Motorsport Formula 1 Kasihan Fans Ferrari? Bos F1 Ungkap Alasannya Jelang 2026!
Formula 1

Kasihan Fans Ferrari? Bos F1 Ungkap Alasannya Jelang 2026!

Share
Kasihan Fans Ferrari? Bos F1 Ungkap Alasannya Jelang 2026!
Share

Penantian Panjang Scuderia: Hampir 20 Tahun Ferrari Tanpa Gelar Dunia F1

Sudah hampir dua dekade sejak Scuderia Ferrari terakhir kali merayakan gelar juara dunia Formula 1. Penantian panjang bagi para penggemar fanatik mereka, yang dikenal sebagai Tifosi, masih terus berlanjut.

Terakhir kali mereka merasakan manisnya juara adalah pada tahun 2008, saat Felipe Massa dan Kimi Raikkonen membawa Ferrari menjuarai Kejuaraan Konstruktor, mengungguli McLaren dan BMW Sauber. Sejak saat itu, Tifosi telah menyaksikan harapan akan gelar juara dunia muncul dan padam silih berganti, menanti era kesuksesan baru di Maranello.

Para Juara yang Gagal Bersinar di Maranello

Lewis Hamilton pernah menyatakan apresiasinya terhadap Sebastian Vettel dan Fernando Alonso semakin besar setelah menyaksikan tantangan yang mereka hadapi di Ferrari. Ketiga juara dunia tersebut, termasuk Hamilton yang kini telah bergabung, belum mampu menambah koleksi gelar mereka bersama tim Kuda Jingkrak. Hamilton sendiri bahkan belum berhasil meraih podium sejak kepindahannya ke Ferrari.

Charles Leclerc, yang sudah lama digadang-gadang sebagai calon juara dunia masa depan, hingga kini belum memiliki mobil yang benar-benar kompetitif untuk bersaing di barisan depan.

Simpati Mattia Binotto untuk Tifosi

Berbicara kepada RMC Motori jelang musim Formula 1 2026, Mattia Binotto, mantan kepala tim Ferrari, dimintai pendapatnya mengenai kondisi tim saat ini.

Mengenang masa lalu Ferrari sangat sulit bagi saya.

Saya tidak lagi menjadi bagian dari tim, saya tidak tahu dinamikanya, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi, dan saya tidak bisa menghakimi. Saya tetap penggemar Ferrari, saya lahir sebagai penggemar, dan saya terus menjadi penggemar tim merah meskipun saya bekerja pada proyek Audi yang lain.

Saya merasa kasihan kepada para penggemar, untuk situasi saat ini, dan saya terutama merasa kasihan kepada semua orang yang saya kenal, yang telah bekerja bersama saya selama bertahun-tahun.

Binotto menambahkan, “Saya tahu nilai mereka dalam tim. Dan sekali lagi, melihat dari luar itu sulit, tetapi yang pasti ada beberapa hal yang hilang. Dan ketika hasil tidak tercapai, itu tidak selalu karena satu alasan atau satu area tertentu, melainkan karena secara keseluruhan Anda kekurangan sesuatu.”

Baca juga:  Portal Transfer Basket Kuliah Pria: Pemain dan Tim Teratas yang Jadi Sorotan!

Era Baru Ferrari dan Harapan Juara

Dengan duet pembalap Lewis Hamilton dan Charles Leclerc, Ferrari kini memiliki kombinasi yang dianggap mampu bersaing untuk meraih gelar juara. Meskipun performa Hamilton mungkin tidak sekuat dulu, ia tetap memiliki tujuh gelar juara dunia di tangannya. Dengan berakhirnya era ground-effect, ia diyakini akan kembali ke persaingan di barisan terdepan.

Ferrari sendiri telah mengalihkan fokus dari pengembangan mobil 2025 mereka sejak April tahun lalu, memberikan waktu yang cukup banyak untuk beradaptasi dengan regulasi F1 terbaru. Kekhawatiran mengenai unit daya Ferrari untuk musim 2026 mungkin terlalu dibesar-besarkan. Mereka diyakini masih bisa bersaing ketat dengan tim-tim bertenaga Mercedes yang diprediksi akan memimpin di musim mendatang.

Ujian sesungguhnya akan terletak pada aerodinamika. Meskipun pembaruan suspensi belakang tahun lalu tidak sesuai harapan, ada cukup insinyur terampil di Maranello untuk memahami dan menguasai regulasi baru kali ini.

Dengan kombinasi pembalap kelas dunia dan fokus awal pada regulasi baru, Tifosi berharap era baru Ferrari ini benar-benar bisa mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali ke puncak kejayaan Formula 1.

(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Juara F2 Leo Fornaroli Kembali Uji Mobil F1 McLaren!

Juara F2 Leo Fornaroli kembali merasakan sensasi balapan dengan menguji mobil F1...

Vowles yakin Sainz dan Albon akan tetap bersama Williams!

Vowles menyatakan keyakinannya bahwa Sainz dan Albon akan tetap bersatu di tim...

Proyek Ambisius Opel: Membangun Mobil Pemenang Formula E!

Proyek ambisius Opel berfokus pada inovasi teknologi untuk menciptakan mobil yang mampu...

Peneliti beri nama spesies tawon 98 juta tahun setelah Oscar Piastri!

Peneliti baru saja memberi nama spesies tawon yang terawetkan selama 98 juta...