Peningkatan Tim Williams F1 dengan Keberadaan Dan Milner
Perekrutan engineer berpengalaman, Dan Milner, dari Mercedes oleh Williams bukan sekadar menambah jumlah otak di tim Formula 1. Penunjukan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang tim untuk mengisi celah yang selama ini terungkap, baik dari segi sumber daya manusia maupun fungsi tim secara keseluruhan.
Pengalaman Milner yang Kuat
Milner bergabung dengan Williams setelah menghabiskan 20 tahun di Brackley, dimulai dari era Honda, kemudian melalui masa kejayaan Brawn, hingga transisi ke Mercedes. Sepanjang kariernya, ia naik dari posisi desain dan simulasi menjadi pemimpin senior, termasuk enam tahun sebagai kepala integrasi powertrain dan desain transmisi, sebelum berperan sebagai chief engineer untuk R&D.
Tugas Baru di Williams
Di Williams, Milner akan memimpin alur kerja teknologi kendaraan baru yang berjalan paralel dengan program mobil utama. Meskipun ada tim yang secara khusus mengerjakan peningkatan untuk model FW48 tahun ini dan desain musim depan, Milner tidak terikat pada proyek tertentu. Tugasnya lebih kepada mengembangkan teknologi dasar yang siap diterapkan saat dianggap tepat.
Mengambil langkah mundur dari proyek desain individu memberi kesempatan untuk perbaikan jangka panjang. Dalam era modern F1, memastikan bahwa teknologi baru siap dari segi performa dan keandalan dalam batas waktu satu model mobil bisa menjadi tantangan tersendiri. Investasi dalam inovasi ini mungkin tidak langsung terlihat hasilnya di lintasan, tetapi krusial untuk memastikan tim tetap kompetitif.
Menyikapi Tantangan dan Membangun Masa Depan
Pembentukan departemen teknologi baru dan penunjukan Milner mencerminkan upaya Williams untuk mendorong organisasi mereka maju setelah menghadapi berbagai tantangan. Alih-alih menyembunyikan masalah, tim memilih untuk mengungkapkannya dan menyelesaikannya. Milner sendiri menyatakan, “Williams memiliki rencana yang jelas dan ambisius untuk bergerak maju.”
Pengembangan Sistem Transmisi dan Hidrolik
Departemen teknologi kendaraan di bawah Milner juga akan mencakup program transmisi dan hidrolik Williams. Tim ini berupaya untuk kembali memproduksi komponen internal di bidang tersebut, alih-alih bergantung pada perangkat jadi dari kerja sama dengan Mercedes.
Visi Masa Depan
Menurut Direktur Teknik Williams, Matt Harman, kedatangan Milner bertujuan untuk membuka ide-ide yang lebih baik dan menghasilkan performa yang lebih baik di masa depan. “Dan telah memimpin berbagai program di bidang R&D dan powertrain, mengubah ide menjadi performa, dan ia tahu bagaimana mengintegrasikan tim untuk mencapai hasil,” jelas Harman.
Secara keseluruhan, langkah ini merupakan bagian penting dari proses revitalisasi Williams, yang diharapkan dapat menutupi ketertinggalan di ajang Formula 1 dan kembali bersaing di level atas.
(SA/GN)
sumber : www.the-race.com
Leave a comment