Kesan Davide Tardozzi: Bukan Skill Balap, Tapi Kepribadian Marc Marquez yang Paling Memukau
Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, mengungkapkan hal paling mengesankan dari Marc Marquez setelah mereka bekerja sama untuk musim MotoGP 2025. Bukan hanya kemampuan Marquez di lintasan, Tardozzi justru terpukau oleh kepribadiannya di luar motor dan di dalam garasi tim.
Sebuah Kemitraan yang Sukses
Sepanjang kariernya, Tardozzi seringkali menjadi lawan Marquez, terutama antara tahun 2017 dan 2019, saat pembalap Spanyol itu masih bersama Repsol Honda dan meraih enam gelar juara dalam tujuh musim pertamanya di kelas utama. Namun, kepindahan Marquez ke tim pabrikan Ducati untuk musim 2025 menandai pertama kalinya mereka bekerja sama, dan hasilnya adalah gelar MotoGP ketujuh bagi Marquez. Sebuah pencapaian yang membuat Tardozzi mengaku “bangga”.
“Kami sangat bangga karena apa yang dilakukan Marc [Marquez] luar biasa. Meraih kejuaraan dan ‘triple crown’ adalah sesuatu yang membuat kami sangat bangga terhadap para mekanik, insinyur, dan terutama para pembalap kami,” kata bos tim asal Italia itu kepada MotoGP.com.
Lebih dari Sekadar Pembalap Hebat
Tardozzi menambahkan bahwa hal yang paling mengesankannya dari Marquez bukanlah kemampuannya di atas motor, melainkan kepribadiannya di luar lintasan dan di dalam tim.
“Saya selalu mengatakan selama musim ini bahwa hal pertama yang membuat saya terkesan dari Marc adalah sosoknya, pria itu – masih seorang ‘anak’ bagi saya – jauh lebih dari sekadar pembalap dan profesional,” ujarnya.
“Saya pikir kemanusiaannya, cara dia memimpin kelompoknya, bagaimana dia bekerja dengan para insinyur dan mekaniknya, adalah sesuatu yang jujur belum pernah saya lihat sebelumnya dan saya pikir ini adalah salah satu kemampuan terbaiknya.”
Pilihan yang Tepat
Meskipun demikian, Tardozzi juga tidak meragukan kapasitas Marquez sebagai pembalap. Ia memuji profesionalisme dan kemampuannya di lintasan.
“Kami tidak punya apa-apa untuk dikatakan tentang pembalap profesional karena dia sempurna di setiap momen, bahkan ketika dia melakukan kesalahan dia mampu bangkit dan berbicara dengan cara yang tepat,” lanjut Tardozzi.
“Jadi, tidak diragukan lagi bahwa dia membuat kami sangat senang telah memilihnya tahun lalu.”
Pujian dari Davide Tardozzi ini menggarisbawahi betapa pentingnya tidak hanya kecepatan dan skill balap, tetapi juga karakter dan kemampuan kepemimpinan seorang pembalap dalam sebuah tim. Kehadiran Marquez di Ducati tidak hanya membawa gelar juara, tetapi juga memperkuat dinamika tim dengan kualitas personalnya yang dianggap luar biasa, menjadi aset tak ternilai bagi ambisi Ducati di masa depan.
(SA/GN)
sumber : bikesportnews.com
Leave a comment