Home Motorsport MotoGP Honda Engine Freeze MotoGP: Kapan Fix-nya?
MotoGP

Honda Engine Freeze MotoGP: Kapan Fix-nya?

Share
Honda Engine Freeze MotoGP: Kapan Fix-nya?
Share

Mesin MotoGP 2026 Dibekukan, Honda Ikuti Jejak Pabrikan Eropa

Honda dipastikan akan bergabung dengan Ducati, Aprilia, dan KTM dalam regulasi pembekuan mesin MotoGP yang akan berlaku mulai putaran pertama musim 2026. Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, telah mengonfirmasi kabar ini, menandai fase baru dalam pengembangan motor kelas primer.

Konteks Aturan Pembekuan Mesin

Para pabrikan Eropa, yakni Ducati, Aprilia, dan KTM, telah memulai pembekuan khusus selama dua tahun sejak awal 2025. Langkah ini diambil seiring dengan transisi menuju era mesin 850cc yang baru. Mesin yang telah dihomologasi pada Grand Prix Thailand akan dipertahankan hingga balapan terakhir era 1000cc di Valencia 2026.

Jalur Unik Honda dalam Pembekuan

Honda, yang berhasil naik peringkat setelah mengumpulkan 35% dari poin konstruktor maksimum musim ini dan lolos dari kategori konsesi terendah (peringkat D), akan bergabung dalam pembekuan ini di pertengahan siklus. Meski demikian, pembekuan ini tidak langsung berlaku penuh untuk HRC.

Tim sayap pabrikan Jepang ini masih diizinkan untuk melanjutkan pengembangan mesin mereka sepanjang tahun 2025, termasuk melalui uji coba musim dingin dan pra-musim. Honda kemudian akan menghomologasi desain akhir pilihan mereka pada Grand Prix Thailand 2026. Setelah itu, spesifikasi mesin RC213V akan dibekukan, kecuali jika Honda mengalami penurunan persentase poin di bawah 35% pada periode konsesi berikutnya, yang mencakup poin konstruktor antara jeda musim panas 2025 dan 2026.

Perubahan status konsesi ini memang berarti tidak ada lagi uji coba privat bagi para pembalap utama Honda. Namun, rekrutan baru tim LCR Honda, Diogo Moreira, yang berstatus sebagai seorang rookie, tetap memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam uji coba Shakedown Sepang pada Januari mendatang, sebelum sesi uji coba resmi dimulai.

Baca juga:  Hamilton Berharap F1 2026 Cemerlang, Lupakan Luka Ground Effect.

Situasi Pabrikan Lain: Yamaha dan Ducati

Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di peringkat konsesi D. Status ini memberikan mereka kebebasan penuh dalam hal konsesi, sehingga Yamaha dapat terus memodifikasi mesin V4 barunya hingga tahun 2026. Sementara itu, Ducati tetap menjadi satu-satunya pabrikan yang berada di peringkat A, mengindikasikan dominasi dan performa tinggi mereka dalam beberapa musim terakhir.

Uji Coba Mesin 850cc Resmi Dimulai

Kesepakatan antara para pabrikan MotoGP untuk tidak melakukan uji coba trek terhadap motor 850cc mereka telah berakhir pada 17 November lalu. Dengan demikian, motor-motor generasi baru tersebut kini dapat menyelesaikan putaran pertama mereka kapan saja, baik dalam uji coba tertutup dengan ban Pirelli atau uji coba resmi dengan ban Michelin yang saat ini digunakan.

Perubahan regulasi ini secara keseluruhan diharapkan dapat menciptakan medan persaingan yang lebih adil di masa depan, meskipun dengan penyesuaian yang berbeda-beda bagi setiap pabrikan berdasarkan performa mereka saat ini. Langkah ini juga menjadi kunci dalam mempersiapkan era baru MotoGP dengan mesin 850cc yang akan segera tiba.

(SA/GN)
sumber : www.crash.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Quartararo Ngamuk Parah ke Yamaha V4, Sampai Beri Gestur ‘Jari’ di Tes!

Quartararo ngamuk ke Yamaha V4, frustrasi performa motor saat tes. Ia bahkan...

Yuk, Ikuti Keseruannya!

Mari bergabung! Nikmati berbagai aktivitas seru, ciptakan tawa, dan kenangan indah yang...

MotoGP Batal di Victoria, Phillip Island Rasakan Pukulan Telak!

Pembatalan MotoGP di Victoria menjadi pukulan telak bagi Phillip Island. Ekonomi dan...

Siap-siap! Ini Jadwal Lengkap MotoGP Pramusim Buriram.

Siap-siap! Jadwal lengkap MotoGP pramusim Buriram telah rilis. Jangan sampai ketinggalan aksi...