Masalah Teknologi Menghantui KTM di GP Terakhir
“Saya tahu saya bisa melakukan ini, tetapi kami tidak memainkan kartu kami dengan baik. Kami sedikit tersesat dan tidak efektif pada momen-momen penting. Bahkan apa yang terjadi pada hari Minggu menegaskan bahwa itu adalah akhir pekan yang tidak ditakdirkan untuk kami. Itu berjalan buruk bagi kami, tetapi, dalam beberapa hal, ini mungkin menjadi yang terbaik,” ujar pembalap Tech3 saat menjelaskan keputusannya untuk mundur. “Saya mengalami kerusakan mesin. Mesin mati di jalur lurus. Untungnya, tidak ada pembalap lain di belakang saya, sehingga saya bisa mengalihkan arah. Ini adalah akhir pekan yang aneh, dan saya tidak sabar untuk mengakhiri semuanya.”
Kekhawatiran tentang Masalah Teknik KTM
Pembalap tersebut kemudian menanggapi pertanyaan mengenai kekhawatiran terhadap masalah teknis yang dialami KTM. “Saya berharap semua ini hanya kebetulan,” ujarnya. Dia melanjutkan dengan membahas kecelakaan yang terjadi selama GP, “Saya tidak tahu bagaimana rasanya melihat dari sisi lintasan, tetapi dari luar, itu sangat menakutkan, terutama dalam kasus Alex Marquez dan Zarco. Pada awalnya, saya pikir jatuhnya Johann tidak terlalu berbahaya, tetapi saya mulai khawatir ketika melihat dia masih terhubung dengan motornya. Kita adalah pesaing, tetapi ada rasa hormat yang besar di antara kami, dan kami berharap selalu bisa berkompetisi dan dalam kondisi terbaik untuk bertarung. Ini adalah hari Minggu yang sangat tidak biasa.”
Dampak untuk KTM dan Pesaing
Kondisi yang dihadapi pembalap Tech3 ini menunjukkan tantangan yang harus dihadapi oleh KTM menjelang balapan berikutnya. Masalah teknis dan kecelakaan yang menimpa rival mereka seperti Alex Marquez dan Zarco, menimbulkan pertanyaan mengenai keselamatan dan performa tim dalam kompetisi mendatang. Tim perlu segera memperbaiki masalah ini agar bisa bersaing lebih baik di balapan selanjutnya.
(SA/GN)
sumber : www.gpone.com
Leave a comment