Home Motorsport MotoGP Bos Ducati Sentil Pembalap VR46: Performa Kok Naik-Turun?
MotoGP

Bos Ducati Sentil Pembalap VR46: Performa Kok Naik-Turun?

Share
Bos Ducati Sentil Pembalap VR46: Performa Kok Naik-Turun?
Share

Manajer Ducati Tardozzi Soroti Performa Morbidelli dan Di Giannantonio di VR46: Belum Maksimal

Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, secara terbuka menyatakan bahwa penampilan dua pembalap tim satelit VR46 Ducati, Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio, di musim 2025 belum maksimal. Menurut Tardozzi, keduanya “tidak memberikan apa yang pantas didapatkan oleh tim” sepanjang musim.

Performa VR46 yang Kurang Konsisten

Fabio Di Giannantonio berhasil naik podium sebanyak sembilan kali sepanjang musim 2025, termasuk dalam balapan Sprint. Namun, performanya dinilai kurang konsisten sehingga ia hanya mampu finis di posisi keenam dalam klasemen akhir kejuaraan.

Sementara itu, Franco Morbidelli hanya mampu meraih empat podium, juga termasuk Sprint. Ia finis di posisi ketujuh dalam klasemen, terpaut 31 poin dari rekan setimnya, Di Giannantonio. Morbidelli juga hanya unggul 17 poin dari pembalap rookie MotoGP, Fermin Aldeguer, yang berhasil meraih kemenangan perdananya di kelas premier pada tahun 2025 di Indonesia.

Apresiasi untuk Tim, Kritik untuk Pembalap

Dari sudut pandang Davide Tardozzi, hasil yang dicapai Morbidelli dan Di Giannantonio adalah performa di bawah standar, mengingat kualitas kerja tim VR46 yang menurutnya sangat profesional.

“Untuk VR46, tim satelit pertama kami, kami sangat senang dengan kinerja tim,” kata Tardozzi kepada MotoGP.com setelah berakhirnya musim 2025 di Valencia.

“Kami peduli pada mereka dan mereka menunjukkan betapa profesionalnya mereka. Tetapi untuk beberapa alasan, Franky [Franco Morbidelli] dan Diggia [Fabio Di Giannantonio] tidak tampil dengan baik sepanjang musim. Mereka mengalami pasang surut, dan itu adalah sesuatu yang tidak memberikan apa yang pantas didapatkan oleh tim karena, sekali lagi, tim bekerja sangat baik.”

Kontrak dan Masa Depan

Meskipun demikian, kedua pembalap VR46 tersebut akan tetap bersama tim pada tahun 2026. Namun, seperti mayoritas pembalap di grid, kontrak mereka akan berakhir pada akhir musim depan. Situasi ini tentu menempatkan tekanan lebih pada Morbidelli dan Di Giannantonio untuk menunjukkan peningkatan signifikan demi mengamankan tempat mereka di MotoGP di musim-musim berikutnya.

Baca juga:  Mario Aji Tak Gentar, Terinspirasi Dari Keberhasilan Veda di Moto2 Amerika!

(SA/GN)
sumber : bikesportnews.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Andrea Iannone tampil memukau di Misano dengan Harley-Davidson barunya!

Andrea Iannone tampil memukau di Misano, memukau penggemar dengan kemampuan berkendara yang...

Bagnaia tertinggal 4.5 detik dari pole position di Misano!

Bagnaia mengalami kesulitan di Misano, tertinggal 4.5 detik dari pole position, menambah...

Bagnaia tertinggal 4.5 detik dari pole position MotoGP di Misano!

Bagnaia tertinggal 4.5 detik dari pole position di MotoGP Misano, menunjukkan tantangan...

MotoGP, Ducati, dan VR46: Siapa yang bakal keluar sebagai juara?

Dalam pertarungan sengit MotoGP, Ducati dan tim VR46 bersaing ketat. Siapa yang...