Honda Butuh Lebih dari Perubahan Set-Up untuk Raih Podium di MotoGP
Luca Marini menilai bahwa Honda memerlukan lebih dari sekadar perubahan set-up jika ingin bersaing meraih podium di MotoGP musim ini. Pembalap asal Italia ini berhasil mencatatkan hasil terbaik untuk HRC tahun ini dengan menempati posisi kelima dalam Sprint di COTA.
Jalannya Pertandingan
Hasil tersebut didapat setelah beberapa insiden yang terjadi di depan, termasuk insiden yang dialami rekan satu timnya, Joan Mir, yang menunjukkan performa baik dengan meraih posisi kelima dalam kualifikasi, sementara Marini start dari posisi kesembilan. Pada balapan utama, Marini tidak bergerak dari posisi awalnya, sementara Mir mengalami kecelakaan saat berada di posisi keenam.
Reaksi Pemain
“Hal terpenting saat ini adalah fokus pada kualifikasi,” ungkap Marini. “Saya rasa, untuk level yang kami miliki, posisi kelima adalah hasil yang signifikan bagi kami saat ini. Kami masih harus berpikir lebih realistis tentang posisi keenam, ketujuh, dan kedelapan. Namun, kami ingin berusaha lebih untuk mencapai hasil yang lebih baik.
“Kami tidak bisa berpikir untuk mengakhiri musim ini dengan performa ini karena kami ingin bersaing untuk podium setidaknya di beberapa GP musim ini,” tambahnya.
Kebutuhan untuk Meningkat
Marini menekankan bahwa kemajuan lebih lanjut akan memerlukan peningkatan komponen, bukan hanya set-up motor. “Dari segi set-up, saya rasa kami sudah bekerja dengan baik musim dingin ini. Saya bekerja sama dengan tim saya, dan mereka sangat responsif terhadap umpan balik saya. Kami memiliki basis yang sangat baik, tetapi kami perlu beberapa komponen yang lebih besar,” jelasnya.
Area yang Perlu Diperbaiki
“Mereka pasti sudah memiliki beberapa ide. Kami tahu bahwa kami perlu meningkatkan fase masuk ke tikungan, mencari lebih banyak kemampuan berbelok pada saat itu, serta meningkatkan stabilitas agar para pembalap bisa lebih agresif dan tidak terlalu berada di batas kemampuan. Dan tentu saja, grip belakang juga menjadi perhatian,” tambah Marini.
Pentingnya Aerodinamika
Marini menyoroti aerodinamika sebagai area penting untuk perbaikan dan menyarankan Honda mempertimbangkan untuk mengintegrasikan elemen dari proyek 850cc 2027 musim ini. “Secara jujur, dari segi aerodinamika, masih banyak yang bisa ditingkatkan dengan motor kami. Namun, saya tahu bahwa tanpa konsesi tahun ini, kami sudah memiliki segala sesuatu yang ditentukan. Jadi ini adalah hal yang harus dipikirkan Honda untuk masa depan,” ujarnya.
“Saya hanya menyarankan mereka untuk mencoba semua detail kecil dari aerodinamika yang bisa mereka terapkan ke proyek 2027, juga tahun ini. Karena kami bisa mendapatkan keuntungan bahkan tahun ini.”
Klasemen dan Masa Depan
Marini berada di posisi kesepuluh dan menjadi pembalap Honda dengan peringkat tertinggi di klasemen kejuaraan dunia menjelang putaran Eropa pertama di Jerez pada akhir bulan ini. Namun, seperti Mir, masa depannya tidak pasti di tengah spekulasi bahwa Honda berencana mengganti line-up dengan Fabio Quartararo dan David Alonso musim depan.
Prototype 850cc pabrikan dilaporkan telah menjalani pengujian lebih lanjut di tangan Aleix Espargaro dan Takaaki Nakagami dalam acara pribadi di Sepang awal pekan ini, di mana Espargaro mengalami cedera punggung akibat kecelakaan serius.
Honda, yang keluar dari peringkat konsesi terendah D di akhir musim lalu, saat ini berada di posisi keempat klasemen konstruktor, hanya unggul dari Yamaha.
(SA/GN)
sumber : www.crash.net
Leave a comment