Home Motorsport MotoGP Toprak Razgatlioglu percaya Dovizioso, tapi saran MotoGP tak selalu mudah!
MotoGP

Toprak Razgatlioglu percaya Dovizioso, tapi saran MotoGP tak selalu mudah!

Share
Toprak Razgatlioglu percaya Dovizioso, tapi saran MotoGP tak selalu mudah!
Share

Toprak Razgatlioglu Akui Peran Andrea Dovizioso dalam Transisinya ke MotoGP

Juara WorldSBK saat ini, Toprak Razgatlioglu, menekankan pentingnya keberadaan Andrea Dovizioso di sisinya dalam transisi tahun ini ke MotoGP.

Dovizioso, yang pernah menjadi runner-up tiga kali di MotoGP untuk Ducati, juga pernah membalap dengan mesin Honda dan Yamaha sepanjang karirnya di kelas utama dari 2008 hingga 2022. Setelah itu, ia beralih ke tugas pengujian untuk Yamaha, di mana ia kini menjabat sebagai Penasihat Performa Pembalap.

Pandangan Toprak tentang Dovizioso

“Dovi adalah pembalap yang sangat berpengalaman. Saya selalu mempercayainya dan mendengarkannya,” kata Razgatlioglu. “Dia sangat penting bagi saya. Terkadang, dia melihat dari pinggir lintasan dan selalu berusaha membantu saya menemukan cara.”

Namun, Toprak menyadari bahwa mengetahui apa yang harus diubah dan menerapkannya di lintasan adalah dua hal yang berbeda. “Dia menjelaskan, tetapi tidak selalu mudah untuk dilakukan! Sekali lagi, saya selalu mempercayainya,” ujarnya.

Kerja Sama yang Intens

“Ketika saya melihatnya di garasi, saya selalu merasa senang karena dia benar-benar membantu saya memahami gaya MotoGP. Kami banyak bekerja sama. Saya harap kami dapat menemukan cara… saya perlu beberapa langkah.”

Tantangan di Jerez

Setelah berhasil meraih poin pertama di Grand Prix COTA dengan performa terbaik Yamaha, Razgatlioglu melanjutkan ke Jerez, trek yang sudah dikenalnya baik dari ajang Superbike, untuk Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu.

Meski memiliki pengetahuan tentang trek tersebut dan kekurangan lintasan panjang yang bisa merugikan output mesin V4 baru, Jerez ternyata merupakan tantangan yang lebih berat bagi semua motor M1. Fabio Quartararo, yang pada musim lalu meraih podium dari posisi terdepan di trek tersebut, kali ini finis 14 dengan selisih 20 detik dari pemimpin lomba.

Baca juga:  Pedro Acosta: "Bagnaia tak cocok jadi wakil pembalap!"

Razgatlioglu sendiri menempati posisi 19 setelah menjalani hukuman long lap, lalu kembali ke sesi tes pada hari Senin, di mana ia bekerja untuk mendekatkan diri dengan Quartararo.

“Saya hanya berusaha untuk meningkatkan performa di Tikungan 3 dan 4 karena saya kehilangan banyak waktu,” ujarnya. “Di tikungan lainnya, saya hampir sebanding dengan Fabio.”

Masalah Utama dan Pengaruh Angin

Masalah utama Razgatlioglu adalah understeer di tikungan tersebut. “Di Tikungan 4, ketika saya dekat dengan pembalap lain, saya tidak merasakan motor berbelok dengan segera. Saya terlalu melebar. Ketika menyadari hal ini, saya terus menekan rem,” jelasnya.

“Biasanya, Fabio hanya menyentuh rem sedikit dan memasuki tikungan lebih cepat. Ketika saya merasa melebar, saya terus menekan rem. Jadi, saya lebih lambat saat kembali menginjak gas.”

Usahanya untuk memperbaiki performa di tikungan cepat terhambat oleh angin pada hari Senin. “Sangat sulit dengan angin. Tidak mudah mengendarai motor GP dengan angin [karena sayapnya]. Tahun lalu di BMW di WorldSBK, saya hanya memiliki satu sayap. Tahun ini saya memiliki banyak!”

Razgatlioglu menyelesaikan tes dengan waktu tercepat ke-20, 1,546 detik lebih lambat dari pemimpin Marco Bezzecchi (Aprilia) dan satu detik dari Quartararo. Rekan setimnya, Jack Miller, menempati posisi ke-16, sementara Alex Rins berada di urutan ke-21.

Konteks dan Dampak

Dukungan Dovizioso kepada Razgatlioglu diharapkan dapat mempermudah penyesuaian pembalap asal Turki ini di MotoGP. Dengan kerja sama yang intens dan pengalamannya, mereka diharapkan dapat menemukan strategi yang tepat agar Razgatlioglu dapat berkompetisi lebih baik di sisa musim ini.

(SA/GN)
sumber : www.crash.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Aprilia Sambut Monster, Yamaha Enggan Bahas Perpisahan!

Aprilia bersiap merilis motor baru yang menggoda dengan desain monster, sementara Yamaha...

Steiner: “Single-bike MotoGP? Itu mengurangi daya tarik balap!”

Steiner menegaskan bahwa penerapan satu sepeda motor di MotoGP akan mengurangi daya...

MotorLand Aragón tetap ada di kalender MotoGP 2027!

MotorLand Aragón akan tetap menjadi salah satu sirkuit ikonik dalam kalender MotoGP...

Bulega Ikuti Jejak MotoGP, Dall’Igna Amati dari Dekat!

Bulega mengikuti jejak MotoGP, sementara Dall’Igna mengamati perkembangan dan potensi sang pembalap...