Home Olahraga Lainnya “Aku Juga Bisa!” Enkh-Orgil Baatarkhuu Incar Gelar Featherweight MMA.
Olahraga Lainnya

“Aku Juga Bisa!” Enkh-Orgil Baatarkhuu Incar Gelar Featherweight MMA.

Share
"Aku Juga Bisa!" Enkh-Orgil Baatarkhuu Incar Gelar Featherweight MMA.
Share

Enkh-Orgil Baatarkhuu Tolak Rematch Lawan Andrade, Bidik Dua Divisi dan Tantang Tang Kai di April 2026

Juara dunia MMA kelas bantam ONE Championship yang baru dinobatkan, Enkh-Orgil Baatarkhuu, telah menetapkan ambisinya untuk menjadi pemegang gelar di dua divisi. Petarung asal Mongolia ini mengisyaratkan ketertarikannya untuk naik ke kelas bulu dan menepis kemungkinan rematch langsung dengan Fabricio Andrade.

Berbicara kepada garisfinish.com seminggu setelah kemenangan submisi ronde keempatnya yang mengejutkan atas juara bertahan Andrade di ONE Fight Night 38, Enkh-Orgil (36 tahun) menegaskan bahwa ia lebih tertarik pada tantangan baru daripada kembali ke pertarungan yang sudah familiar.

Enggan Rematch, Incar Tantangan Baru

“Secara pribadi, saya tidak terlalu tertarik untuk bertarung dengan orang yang sudah saya kalahkan berulang kali,” kata Enkh-Orgil. “Saya pikir itu agak membosankan bagi penonton. Saya juga punya rencana lain.”

Rencana tersebut berpusat pada ambisi lama yang dimiliki banyak petarung elite ONE Championship: meraih gelar di berbagai kelas berat.

Ambisi Juara Dua Divisi

“Setiap atlet MMA memiliki impian untuk menjadi juara dua divisi,” jelasnya. “Christian Lee memiliki dua gelar divisi—kenapa saya tidak bisa melakukan itu juga? Bahkan Anatoly Malykhin memiliki sabuk di tiga divisi. Saya sama. Saya juga ingin menjadi juara kelas bulu.”

Enkh-Orgil, yang sebelumnya menyajikan pertarungan yang layak menjadi kandidat “Fight of the Year” bersama Andrade di Lumpinee Stadium, menyambut baik kesempatan untuk menantang sabuk MMA kelas bulu jika ONE Championship memberikannya.

“Jika ONE memberi saya kesempatan, saya sangat yakin bisa memberikan pertarungan gelar yang hebat di kelas bulu,” katanya. “Kenapa tidak, kan?”

Bidik Sabuk Featherweight dan Tang Kai

Petarung Mongolia ini sempat naik ke kelas ringan (155 pon) pada Januari lalu, mengalahkan Aaron Canarte melalui submisi di ronde pertama. Ia yakin bisa melakukan hal serupa terhadap juara saat ini, Tang Kai dari Tiongkok, sambil mengisyaratkan waktu yang bisa selaras dengan kalender ONE yang akan datang.

Baca juga:  Katie Taylor: Lawan Pamungkas & Jadwal Croke Park Terkuak!

“Kenapa tidak melakukan pertarungan gelar kelas bulu pada bulan April tahun depan?” tanyanya. “Itu akan luar biasa.”

ONE Championship dijadwalkan akan memulai kuartal kedua tahun 2026 dengan dua acara besar bernomor: ONE 174 pada 3 April 2026, di lokasi yang belum diumumkan, dan ONE 175 di Ariake Arena, Tokyo, pada 29 April 2026.

Prioritas Tantangan di Atas Bela Sabuk di Kandang

Meskipun Enkh-Orgil tidak mengesampingkan kemungkinan mempertahankan sabuk kelas bantamnya di Mongolia jika ONE membawa acara ke Ulaanbaatar, ia menekankan bahwa fokus pribadinya tetap pada progresi daripada pengulangan.

“Tentu saja, jika ONE menyelenggarakan pertahanan gelar di Mongolia, itu akan bagus,” katanya. “Tapi bagi saya, saya menginginkan tantangan baru.”

Kini sebagai seorang juara dunia, Enkh-Orgil menegaskan bahwa ambisinya justru semakin besar. Dengan penuh semangat, ia menutup pernyataannya: “Saya siap,” katanya. “Mari kita raih gelar juara dunia kelas bulu.”

(OL/GN)
sumber : www.bangkokpost.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

An Seyoung Tumbangkan Sindhu, Lolos Mulus ke Perempat Final!

An Seyoung tumbangkan Sindhu dengan mantap! Kemenangan ini membawanya lolos mulus ke...

Katie Taylor: Lawan Pamungkas & Jadwal Croke Park Terkuak!

Katie Taylor! Lawan pamungkas & jadwal Croke Park-nya terkuak. Pertarungan bersejarah ini...

Saw Min Min Siap Balikkan Kekuatan Yodlekpet Jadi Senjata Sendiri!

Saw Min Min tak gentar! Ia siap mengubah kekuatan Yodlekpet jadi senjata...

Trump Ajak Duel Sangkar? Gaya Kepresidenannya Banget!

Trump ajak duel sangkar? Bukan kejutan, ini memang gaya kepresidenannya yang selalu...