Andre Ward Ungkap Petinju Pukulan Terberat yang Pernah Dihadapi, Bukan Seorang Juara Dunia
Andre Ward dikenal sebagai petinju legendaris dengan rekor kemenangan atas banyak mantan juara dunia. Namun, ia secara mengejutkan menyatakan bahwa petinju dengan pukulan terberat yang pernah ia hadapi dalam kariernya justru bukan sosok yang pernah meraih gelar juara dunia.
Ward sukses merebut sabuk WBA kelas super-menengah dari Mikkel Kessler pada tahun 2009. Ia kemudian berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak enam kali, mengalahkan nama-nama besar seperti Arthur Abraham dan Carl Froch, sebelum menyatukan gelar dengan meng-KO juara WBC, Chad Dawson.
Setelah itu, “Son of God” naik ke kelas berat-ringan, di mana ia secara sensasional menggulingkan juara dunia tiga sabuk yang sebelumnya tak terkalahkan, Sergey Kovalev. Ward bahkan kembali meng-KO petinju Rusia itu dalam pertandingan ulang, sebelum akhirnya mengumumkan pensiun secara mengejutkan di usia 33 tahun.
Meski telah mengalahkan beberapa nama terbesar di divisi 168 pon, Ward menunjuk petinju Kolombia, Edison Miranda, sebagai lawan dengan pukulan terberat di resume-nya. Hal ini ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Boxing News tahun lalu.
“Pukulan terberat jelas Edison Miranda – tidak diragukan lagi soal itu.”
Ward melawan Miranda pada tahun 2009, dua pertandingan sebelum perebutan gelar melawan Kessler. Kala itu, Ward keluar sebagai pemenang dengan keputusan mutlak juri, dalam pertahanan tunggalnya atas sabuk NABF kelas super-menengah.
Miranda sendiri dua kali menantang gelar juara dunia, namun keduanya berakhir dengan kegagalan. Ia kalah angka dari penguasa IBF kelas menengah saat itu, Arthur Abraham, pada tahun 2006. Empat tahun kemudian, ia dihentikan oleh Lucian Bute pada ronde ketiga saat memperebutkan gelar juara dunia IBF kelas super-menengah.
Pengakuan Ward ini menunjukkan bahwa kekuatan pukulan sejati terkadang bisa datang dari tempat yang tak terduga, bahkan dari petinju yang belum pernah mencicipi gelar juara dunia sekalipun.
(OL/GN)
sumber : boxingnewsonline.net
Leave a comment