Chris Duncan Bungkam Terrance McKinney, Lanjutkan Rentetan Kemenangan Gemilang di UFC 323
Petarung asal Skotlandia, Chris Duncan, kembali mencetak kemenangan gemilang setelah berhasil menundukkan Terrance McKinney lewat submission pada ronde pertama di laga kelas ringan UFC 323 yang digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas. Kemenangan ini menandai rentetan empat kemenangan beruntun bagi Duncan di ajang promosi MMA terbesar tersebut.
Jalannya Pertarungan
Laga di kelas ringan ini berlangsung sengit sejak bel pembuka. McKinney sempat mengejutkan Duncan beberapa kali dengan pukulan-pukulannya. Namun, petarung Skotlandia itu menunjukkan ketahanan luar biasa sebelum akhirnya menjatuhkan McKinney dengan sebuah serangan siku. Setelah menjatuhkan lawannya, Duncan segera menguasai pertarungan di ground.
Di tengah riuhnya sorakan penonton di dalam T-Mobile Arena, Duncan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Ia berhasil mengunci McKinney dengan kuncian anaconda choke, memaksa lawannya menyerah di ronde pertama dan mengamankan kemenangan keempatnya secara berturut-turut di UFC.
Kemenangan Beruntun dan Potensi Peringkat
Kemenangan atas McKinney ini hadir hanya empat bulan setelah duel brutalnya yang berlangsung bolak-balik melawan petarung Polandia, Mateusz Rebecki, sebuah pertarungan yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat Fight of the Year. Ini menunjukkan konsistensi performa Duncan di oktagon.
Sejak debutnya di UFC pada tahun 2023, Chris Duncan telah mencatat enam kemenangan dari tujuh pertarungan yang dijalaninya. Raihan impresif ini berpotensi membawanya masuk ke jajaran 15 besar peringkat kelas ringan untuk pertama kalinya dalam kariernya, sebuah pencapaian signifikan bagi petarung Skotlandia tersebut.
Dedikasi untuk Sang Ibu
Usai pertarungan, dalam wawancara pasca-laga, Duncan secara emosional mendedikasikan kemenangannya kepada mendiang ibunya. Kisah di balik dedikasi ini cukup memilukan; pada tahun 2014, sehari sebelum debut amatirnya, sang ibu, Elaine, dibunuh oleh pacarnya, James Morley, yang kemudian dipenjara seumur hidup atas kejahatan tersebut.
Duncan mengenang masa sulit itu dengan kalimat penuh makna:
“Saya kehilangan ibu saya pada pertarungan MMA pertama saya, pada hari weigh-in dia meninggal. Dan saya tetap melangkah maju dan bertarung,” kata Duncan.
“Itulah hati. Anda tidak bisa mengajarkan hati.”
Hasil Lain di UFC 323
Selain kemenangan Chris Duncan, ajang UFC 323 juga menyajikan beberapa pertarungan menarik lainnya. Di partai utama, petarung Rusia Petr Yan berhasil mengakhiri dominasi Merab Dvalishvili asal Georgia sebagai juara kelas bantam.
Sementara itu, di co-main event, Joshua Van dari Myanmar sukses mengalahkan Alexandre Pantoja dari Brasil untuk merebut gelar juara kelas terbang.
Kemenangan Chris Duncan di UFC 323 bukan hanya memperpanjang rekor kemenangannya, tetapi juga menjadi bukti ketahanan mental dan dedikasi yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar oktagon. Ini menjadi modal berharga bagi Duncan untuk terus meniti tangga menuju puncak divisi kelas ringan UFC.
(OL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment