Dricus du Plessis Mengincar Kembali Sabuk Juara, Brendan Allen Siap Menghadang
Mantan juara kelas menengah UFC, Dricus du Plessis, memiliki satu tujuan jelas di benaknya: merebut kembali sabuknya. Namun, jalan menuju kembali ke puncak divisi nampaknya tidak akan mudah dan cepat.
Pada gelaran UFC 319, du Plessis harus mengakui keunggulan Khamzat Chimaev melalui keputusan juri yang dominan dan kurang seru. Ia gagal menemukan jawaban atas kemampuan gulat superior yang ditunjukkan oleh petarung Chechnya tersebut. Kekalahan ini merupakan yang kedua bagi Dricus du Plessis di octagon UFC, menghentikan laju kemenangan impresifnya. Meski demikian, saat ini belum ada desakan publik untuk segera menggelar pertandingan ulang.
Tantangan Mengejutkan dari Brendan Allen
Di tengah situasi tersebut, Brendan Allen justru lantang menyuarakan keinginannya untuk menghadapi “DDP.” Allen dan du Plessis memang memiliki riwayat saling serang verbal selama bertahun-tahun, yang biasanya terjadi setelah Allen mengalami kekalahan. Namun, kali ini situasinya berbalik. Allen datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan terbaik dalam kariernya atas Reinier de Ridder, sementara du Plessis sedang dalam masa pemulihan setelah kekalahan dari “Borz.” Mungkin, inilah saat yang tepat bagi keduanya untuk berduel. Du Plessis sendiri terbuka terhadap pertarungan ini, serta setiap laga lain yang dapat membawanya lebih dekat ke perebutan gelar.
Reaksi Dricus du Plessis
Saat diwawancarai oleh FightForecast (melalui Full Send MMA), du Plessis tidak menahan diri saat menanggapi tantangan Allen.
“Dia meraih dua kemenangan beruntun lalu langsung menantang mantan juara?” kata du Plessis mengenai Allen. “Saya sangat ingin menghancurkan wajahnya, benar-benar ingin. Dia itu bodoh sekali. Saya selalu memilih petarung terbaik. Saya selalu ingin melawan yang terbaik berikutnya. Bagi saya, di posisi sekarang, saya tidak ingin pertarungan sekadar sensasi, saya ingin pertarungan yang akan mengantar saya kembali ke perebutan gelar secepat mungkin. Jika [Allen] adalah lawan yang diinginkan UFC? Tentu. Tapi, apakah masuk akal menghadapi seseorang yang baru meraih dua kemenangan beruntun? Ada banyak petarung lain. Saya tidak peduli, selama itu bisa membawa saya kembali ke sabuk juara.”
Jalan Menuju Gelar
Kemungkinan besar, du Plessis membutuhkan setidaknya dua kemenangan lagi sebelum mendapatkan kesempatan rematch melawan Chimaev. Mengalahkan Allen bisa menjadi langkah awal yang kuat untuk bangkit, sekaligus menjadi pengingat bahwa “Stillknocks” masih berada di puncak performanya dan termasuk salah satu talenta terbaik di kelas 185 pound. Selain itu, selalu ada kemungkinan Nassourdine Imavov mengalahkan Chimaev dalam pertarungan mendatang, dan akan sangat menguntungkan bagi petarung Afrika Selatan ini untuk berada di jalur kemenangan jika kejutan itu benar-benar terjadi.
(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com
Leave a comment