Jake Paul Tebar Sesumbar: Kalahkan Anthony Joshua, Bidik Tyson Fury di Puncak Karir Tinju
Petinju sekaligus YouTuber, Jake Paul, tidak kekurangan kepercayaan diri saat bersiap menghadapi tantangan terbesar dalam karirnya: pertarungan tinju kelas berat melawan mantan juara dunia dua kali, Anthony Joshua (AJ).
Pertarungan yang sangat dinantikan ini dijadwalkan pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 09:00 WIB (Waktu Indonesia Barat), yang berarti hari Jumat, 19 Desember 2025 waktu setempat di Kaseya Center, Miami, Florida. Laga ini akan disiarkan secara langsung secara global di Netflix.
Pada konferensi pers baru-baru ini, Paul dengan berani memaparkan rencana ambisiusnya untuk masa depan. Ia dengan yakin memprediksi kemenangan KO atas petinju raksasa Inggris tersebut, diikuti dengan pertarungan melawan legenda tinju, Tyson Fury, pada tahun 2026.
Rencana Ambisius ‘The Problem Child’
Paul berbicara tentang tujuan utamanya, “Jangan pesan apa-apa, jangan atur penerbangan dan hotel karena saya akan meng-KO orang ini dan mengubah lanskap tinju.”
Paul, yang telah naik ke divisi kelas berat untuk pertarungan ini, menyatakan niatnya untuk “mengejutkan dunia” melawan seorang petarung yang banyak dianggap jauh lebih unggul dalam pengalaman dan skill.
Respon Fokus dari ‘AJ’
Di sisi lain, Joshua juga menjanjikan kemenangan KO, namun ia hanya fokus pada ancaman yang ada di depan mata. Ia menyatakan, “Rencana saya adalah menghancurkan wajahnya, menghancurkan tubuhnya dan menginjak-injaknya. Satu-satunya yang ada di pikiran saya adalah Jake Paul dan hanya pertarungan itu yang mengisi benak saya saat ini.”
Detail Pertarungan dan Prediksi Mengejutkan
Pertarungan profesional delapan ronde ini memiliki batas berat tangkapan (catchweight) 245 lbs. Meskipun banyak kalangan di dunia tinju, termasuk ayah Tyson Fury sendiri, memprediksi kemenangan mudah bagi Joshua, Tyson Fury justru secara mengejutkan mendukung petinju yang lebih muda.
Sebelumnya, Tyson Fury pernah menyatakan, “Saya pikir Jake Paul akan meng-KO dia.”
“The Problem Child” akan menghadapi ujian terberatnya di Miami, namun pandangannya jelas tertuju untuk menjadi nama yang paling banyak dibicarakan dalam dunia tinju, dengan melangkah dari AJ menuju “Gypsy King”. Jika Paul berhasil mencapai tujuannya ini, ia tidak hanya akan mencatatkan namanya di buku sejarah tinju, tetapi juga akan mengubah persepsi banyak orang tentang peran selebriti dalam olahraga profesional.
(OL/GN)
sumber : www.hungamaexpress.com
Leave a comment