Malam Penuh Drama di Susegado Strike: Panda Pertahankan Gelar, Gauns Tumbang Cepat
Garisfinish.com – Dona Paula, Goa menjadi saksi gelaran Susegado Strike Fight Night 4.0 pada hari Sabtu yang lalu, menyajikan hasil yang campur aduk bagi para petinju lokal. Pralhad Panda, pemegang gelar kelas bulu, berhasil mempertahankan sabuk juaranya setelah mengalahkan Vinod Vanteddu dalam pertarungan utama malam itu. Namun, hasil mengecewakan justru harus diterima oleh Kailas Gauns, petinju kebanggaan Goa lainnya, yang tersungkur KO dalam waktu kurang dari satu setengah menit di kategori kelas terbang super melawan Vanlalenkawltira.
Panda Dominasi, Pertahankan Gelar Featherweight
Pralhad Panda menunjukkan penampilan yang meyakinkan saat berhadapan dengan Vinod Vanteddu. Setelah melewati 10 ronde penuh, Panda mencatatkan kemenangan telak dengan skor 297-273 dari juri. Petinju asal Goa ini langsung mendominasi sejak awal pertarungan.
Meskipun lawannya, Vinod, terus melancarkan pukulan uppercut, namun sebagian besar pukulannya tidak mendarat dengan berarti. Panda berhasil meredam serangan-serangan Vinod berkat keterampilan bertahannya yang solid, kecepatan, dan kelincahannya di atas ring. Strategi ini membuatnya mampu mengontrol jalannya pertarungan dan mengamankan kemenangan penting untuk mempertahankan gelarnya.
Kailas Gauns Tumbang di Ronde Awal
Lain halnya dengan Kailas Gauns. Meskipun tampak penuh semangat dan siap untuk pertarungan perebutan gelar di kelasnya, ia gagal menunjukkan performa terbaiknya. Lawannya, Vanlalenkawltira, tampil dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa. Dalam waktu sekitar 40 detik di ronde pertama, Vanlalenkawltira sudah berhasil melancarkan pukulan-pukulan telak yang membuat Gauns terhuyung.
Gauns sempat bangkit setelah hitungan wasit, namun dengan sembilan ronde tersisa, situasinya menjadi sangat sulit. Di awal ronde kedua, Gauns mencoba strategi agresif untuk membalikkan keadaan, memancing sorakan dari penonton. Namun, Vanlalenkawltira justru membalas dengan ejekan dan sinyal akan melancarkan pukulan penentu. Benar saja, hanya dalam beberapa detik di ronde kedua, pertarungan berakhir setelah Vanlalenkawltira melancarkan pukulan telak yang membuat Gauns tak berdaya.
“Saya mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk pertarungan ini. Saya ingin menang dan saya berhasil melakukannya,” ujar Vanlalenkawltira setelah kemenangannya.
Knockout Lain dan Kemenangan Raj Sahiba
Sebelum pertarungan utama, malam itu juga diwarnai dengan insiden knockout lainnya. Arshdeep Singh Batth mengubah pertarungannya melawan Shijo Shaji di kategori kelas berat menjadi laga satu sisi. Arshdeep, yang terlihat bugar dan kuat, terlalu tangguh bagi Shijo. Ia mendaratkan uppercut, jab, cross, dan hook yang presisi.
Shijo sempat terhuyung-huyung di ronde pertama namun masih bisa bangkit. Namun, di ronde kedua, keadaan tak tertolong lagi. Sebuah pukulan telak berikutnya memastikan wasit harus menghentikan pertarungan.
Sementara itu, Raj Sahiba melanjutkan catatan apiknya di Goa dengan meraih kemenangan ketiganya di negara bagian tersebut. Meski Gazal Maria Mathew terbukti menjadi lawan yang sulit dan memberikan perlawanan sengit di kategori kelas welter super, Sahiba berhasil mencatatkan kemenangan keduanya atas Gazal.
“Goa sangat mendukung saya,” kata Sahiba. “Saya menikmati keramahan, penonton, pertarungan, dan lingkungannya. Saya sudah bersiap untuknya, tetapi dia jauh lebih agresif, dan saya harus melindungi diri agar tidak terluka. Setelah saya menyadari bagaimana dia bertinju, semuanya menjadi mudah.”
Gelaran Susegado Strike Fight Night 4.0 sekali lagi membuktikan bahwa olahraga tinju terus berkembang di India, dengan menampilkan talenta-talenta menjanjikan serta pertarungan-pertarungan penuh aksi yang selalu dinanti penggemar.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment