Daftar Lengkap Pemenang dan Runner-up WTA Finals di Abad ke-21
Turnamen WTA Finals menjadi ajang puncak bagi para petenis putri terbaik dunia setiap musimnya. Sejak memasuki abad ke-21, panggung ini telah melahirkan banyak juara dan menghadirkan duel-duel epik yang tak terlupakan. Dari legenda hidup hingga bintang-bintang baru, mereka semua telah mengukir nama dalam sejarah kompetisi bergengsi ini.
Tak ada yang menyangkal bahwa Serena Williams adalah salah satu ikon tenis terhebat, dan dominasinya juga terlihat jelas di WTA Finals. Ia tercatat sebagai petenis dengan gelar WTA Finals terbanyak sepanjang abad ke-21. Namun, panggung ini juga telah menyaksikan kejutan dan penampilan brilian dari nama-nama besar lainnya seperti Maria Sharapova, Venus Williams, Martina Hingis, Ashleigh Barty, hingga Iga Swiatek.
Pemenang terbaru di edisi tahun 2024 adalah bintang muda Amerika Serikat, Coco Gauff. Ia berhasil meraih trofi setelah mengalahkan petenis Tiongkok, Zheng Qinwen, dalam pertandingan sengit tiga set dengan skor 3–6, 6–4, 7–6(2). Kemenangan ini menandai babak baru dalam karier Gauff dan menambah panjang daftar juara turnamen elite ini.
Para Ratu Lapangan: Daftar Pemenang dan Runner-up WTA Finals Abad ke-21
Berikut adalah daftar lengkap para petenis yang berhasil menjadi juara dan runner-up di ajang WTA Finals sejak tahun 2000:
| Tahun | Pemenang | Runner-up | Skor Pertandingan Final |
|---|---|---|---|
| 2000 | Martina Hingis | Monica Seles | 6–7(5), 6–4, 6–4 |
| 2001 | Serena Williams | Lindsay Davenport | Walkover win |
| 2002 | Kim Clijsters | Serena Williams | 7–5, 6–3 |
| 2003 | Kim Clijsters | Amélie Mauresmo | 6–2, 6–0 |
| 2004 | Maria Sharapova | Serena Williams | 4–6, 6–2, 6–4 |
| 2005 | Amélie Mauresmo | Mary Pierce | 5–7, 7–6(3), 6–4 |
| 2006 | Justine Henin | Amélie Mauresmo | 6–4, 6–3 |
| 2007 | Justine Henin | Maria Sharapova | 5–7, 7–5, 6–3 |
| 2008 | Venus Williams | Vera Zvonareva | 6–7(5), 6–0, 6–2 |
| 2009 | Serena Williams | Venus Williams | 6–2, 7–6(4) |
| 2010 | Kim Clijsters | Caroline Wozniacki | 6–3, 5–7, 6–3 |
| 2011 | Petra Kvitová | Victoria Azarenka | 7–5, 4–6, 6–3 |
| 2012 | Serena Williams | Maria Sharapova | 6–4, 6–3 |
| 2013 | Serena Williams | Li Na | 2–6, 6–3, 6–0 |
| 2014 | Serena Williams | Simona Halep | 6–3, 6–0 |
| 2015 | Agnieszka Radwańska | Petra Kvitová | 6–2, 4–6, 6–3 |
| 2016 | Dominika Cibulková | Angelique Kerber | 6–3, 6–4 |
| 2017 | Caroline Wozniacki | Venus Williams | 6–4, 6–4 |
| 2018 | Elina Svitolina | Sloane Stephens | 3–6, 6–2, 6–2 |
| 2019 | Ashleigh Barty | Elina Svitolina | 6–4, 6–3 |
| 2020 | Dibatalkan karena Pandemi COVID-19 | ||
| 2021 | Garbiñe Muguruza | Anett Kontaveit | 6–3, 7–5 |
| 2022 | Caroline Garcia | Aryna Sabalenka | 7–6(4), 6–4 |
| 2023 | Iga Swiatek | Jessica Pegula | 6–1, 6–0 |
| 2024 | Coco Gauff | Zheng Qinwen | 3–6, 6–4, 7–6(2) |
WTA Finals terus menjadi penutup musim yang menarik, menghadirkan pertarungan sengit antara delapan petenis terbaik setiap tahunnya. Setiap gelar yang dimenangkan di turnamen ini tidak hanya menambah trofi di lemari para juara, tetapi juga mengukuhkan status mereka sebagai elit tenis dunia dan menjadi penanda penting dalam sejarah olahraga ini.
(OL/GN)
sumber : sports.info
Leave a comment