Home Olahraga Lainnya Topuria Tantang Pimblett Jika Islam Absen, Usul Gelar UFC Anyar!
Olahraga Lainnya

Topuria Tantang Pimblett Jika Islam Absen, Usul Gelar UFC Anyar!

Share
Topuria Tantang Pimblett Jika Islam Absen, Usul Gelar UFC Anyar!
Share

Makhachev Jadi Target Utama Ilia Topuria, Tapi Paddy Pimblett Siap Jadi Cadangan untuk Balas Dendam

Juara dunia kelas ringan UFC, Ilia Topuria, menaruh perhatian besar pada pertarungan selanjutnya. Pilihan utama “El Matador” jatuh kepada Islam Makhachev. Namun, jika pertarungan impian itu tidak dapat terwujud, Topuria ingin menuntaskan perseteruan lama dengan Paddy Pimblett.

Saat ini, Topuria belum memiliki jadwal pertahanan gelar perdananya. Ia terang-terangan berharap bisa menghadapi Makhachev, yang baru-baru ini menjadi juara kelas welter setelah mengalahkan Jack Della Maddalena di acara utama UFC 322.

Pilihan Utama Ilia Topuria: Gelar Ketiga di Kelas Welter?

Ambisi Ilia Topuria untuk menghadapi Islam Makhachev sangat jelas. Ia berhasrat untuk naik ke kelas welter dan memperebutkan sabuk juara ketiga dalam kariernya di UFC.

“Saya ingin sekali melawan Islam di kelas berat ketiga,” ujar Topuria kepada Álvaro Colmenero. “Tapi mari kita lihat. Mungkin saya akan melakoni satu pertarungan lagi, lalu di musim panas (mungkin) ada tanggal ketika mereka mengizinkan saya naik ke kelas welter, dan saya akan bertarung untuk sabuk ketiga.”

Topuria saat ini memegang sabuk juara kelas ringan dan ingin menambah koleksi gelarnya dengan menantang juara kelas welter, Islam Makhachev.

Alternatif Menarik: Membalas Dendam kepada Paddy Pimblett

Di samping Arman Tsarukyan yang menjadi penantang teratas setelah kemenangan dominannya atas Dan Hooker di UFC Qatar, Topuria memiliki opsi lain yang lebih pribadi. Jika pertarungan melawan Makhachev tidak dapat direalisasikan, Topuria memilih Paddy Pimblett.

“Saya memikirkan Paddy,” kata Topuria. “Saya ingin melawan Paddy jika mereka tidak mengizinkan saya naik ke kelas welter untuk melawan Islam.” Ini mengindikasikan bahwa Topuria masih menyimpan ‘dendam’ atau perseteruan lama dengan Pimblett yang ingin ia selesaikan di oktagon.

Baca juga:  Roger Gracie: Debat GOAT Grappling Itu Nggak Adil, Alasannya Ini!

Rekor Gemilang “El Matador” dan Visi Gelar Baru

Perjalanan Ilia Topuria di UFC sangat mengesankan, terutama dalam tiga pertarungan terakhirnya yang tercatat sebagai salah satu periode terbaik dalam sejarah olahraga ini. Topuria mengalahkan Alexander Volkanovski dengan knockout untuk merebut gelar bulu di UFC 298 pada Februari 2024. Delapan bulan kemudian, ia menjadi petarung pertama yang menghentikan Max Holloway melalui serangan di UFC 308, yang menjadi satu-satunya pertahanan gelarnya di kelas bulu.

Setelah mengosongkan gelar kelas bulu dengan harapan bisa bertarung melawan Makhachev, Topuria kemudian mengalahkan Charles Oliveira dengan knockout pada bulan Juni dan menjadi juara kelas ringan.

Topuria juga mengajukan gagasan unik jika UFC tidak ingin ia pindah sepenuhnya ke kelas welter. Ia menyarankan pertarungan melawan Makhachev untuk kejuaraan baru.

“Mungkin mereka akan membuat sabuk baru bernama gelar pound-for-pound di catchweight,” ujar Topuria. “Jadi saya akan bertarung untuk sabuk pound-for-pound itu. Mari kita lihat. Ada banyak pilihan. Mari kita lihat apa yang akan terjadi di masa depan.”

Konteks Tambahan

Arman Tsarukyan, penantang lain di kelas ringan, langsung merespons komentar Topuria di platform X (sebelumnya Twitter), menunjukkan bahwa ia juga siap untuk menghadapi Topuria. Ini menambah daftar opsi menarik bagi juara kelas ringan tersebut.

Dengan ambisi besar untuk meraih gelar ketiga di kelas berbeda atau bahkan menciptakan sabuk pound-for-pound, Ilia Topuria telah menetapkan target yang sangat tinggi. Pertarungan selanjutnya “El Matador” dipastikan akan menarik perhatian banyak penggemar, tidak peduli siapa pun lawannya nanti.

(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Viktor Axelsen, Raja Olimpiade, Gantung Raket di Umur 32!

Viktor Axelsen, Raja Olimpiade, gantung raket di usia 32. Mengakhiri era emasnya...

ONE FN 43: Reis vs Takahashi Pimpin, 3 Laga Tambahan Bikin Panas!

ONE FN 43: Reis vs Takahashi pimpin duel! Plus 3 laga tambahan,...

Voli Putra Patriot Purworejo: Wakili Jateng di Kejurnas!

Voli Putra Patriot Purworejo sukses ukir sejarah! Mereka akan mewakili Jawa Tengah...

Rhys McKee: Lengkapi Lingkaran di Laga Alex Lohore!

Rhys McKee siap lengkapi "lingkaran" perjalanannya. Laga kontra Alex Lohore bukan sekadar...