Urijah Faber: Ilia Topuria Punya Kekuatan untuk Taklukkan Tiga Kelas Berat UFC
Legenda MMA dan mantan juara WEC Featherweight, Urijah Faber, menyuarakan keyakinannya terhadap potensi salah satu juara UFC saat ini. Menurut Faber, kekuatan sang juara tersebut memiliki kemampuan untuk menembus dan merajai berbagai kelas berat yang berbeda.
Faber sendiri memiliki pengalaman langsung bertanding di beberapa kelas berat, menjadikannya sosok yang kredibel untuk menilai potensi tersebut. Belakangan ini, wacana tentang menaklukkan tiga divisi memang menjadi perbincangan hangat di kalangan juara UFC seperti Khamzat Chimaev (Middleweight), Alex Pereira (Light Heavyweight), dan Ilia Topuria (Lightweight). Namun, siapa yang memiliki peluang terbaik?
Analisis Urijah Faber
Saat ditanya oleh The Schmo, Faber dengan mantap menyebut satu nama: Ilia Topuria.
“Saya bisa katakan Ilia Topuria,” ujar Faber. “Pria itu, dengan keahliannya, dia tampaknya memiliki kekuatan luar biasa yang bisa diterjemahkan ke kelas berat yang lebih tinggi. Karena satu-satunya hal yang Anda lawan saat naik dan turun kelas berat – saya melakukan hal yang sama.”
“Saya adalah juara dunia di 145 pon, penantang teratas selama bertahun-tahun di 135 pon, Anda hanya memerangi pertempuran yang berbeda. Anda sedikit lebih cepat ketika Anda adalah pria yang lebih kecil, dan Anda sedikit lebih kuat ketika Anda adalah pria yang lebih besar. Tetapi itu benar-benar bermuara pada teknik, kemauan, dan semangat juang, dan saya pikir Ilia saat ini memiliki semua itu.”
Penjelasan Faber menekankan bahwa kekuatan fisik saja tidak cukup; teknik, kemauan, dan semangat juang adalah faktor kunci yang membedakan seorang petarung saat bergerak antar kelas berat. Ia melihat kualitas-kualitas ini sangat menonjol pada Topuria.
Perjalanan Ilia Topuria Menuju Sejarah
Ilia Topuria (17-0 MMA, 9-0 UFC) memang telah menunjukkan dominasi luar biasa di divisinya. Ia merebut gelar juara UFC Featherweight dengan memukul KO Alexander Volkanovski. Setelah itu, ia berhasil mempertahankan sabuk tersebut sekali lagi dengan mengalahkan Max Holloway melalui KO.
Kemudian, Topuria mengambil keputusan besar untuk mengosongkan gelar Featherweight-nya dan naik ke divisi Lightweight. Di ajang UFC 317 pada bulan Juni, ia berhasil mengalahkan Charles Oliveira via KO untuk merebut gelar Lightweight yang saat itu kosong.
Kini, petarung berusia 28 tahun itu dikabarkan tertarik untuk mengejar juara Welterweight, Islam Makhachev, demi mencetak sejarah. Jika berhasil, Topuria akan menjadi petarung UFC pertama yang mampu meraih gelar juara di tiga kelas berat yang berbeda, sebuah prestasi yang belum pernah dicapai oleh siapa pun. Ini akan menjadi penanda dominasi dan warisan yang tak tertandingi dalam sejarah olahraga pertarungan.
(OL/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment