Fakta Angka Unik Jelang TOYOTA Thailand Open 2026: Dominasi hingga Penantian Panjang
Turnamen HSBC BWF World Tour kembali bergulir dengan gelaran TOYOTA Thailand Open 2026. Ajang bergengsi ini selalu menarik untuk dicermati, terutama deretan statistik unik yang menyelimutinya.
Dominasi dan Sejarah Negara
- Hanya tiga negara—Tiongkok, Indonesia, dan Korea—yang berhasil melahirkan juara di kelima disiplin bulutangkis.
- Tiongkok menjadi satu-satunya negara yang pernah menyapu bersih gelar di semua disiplin, yaitu pada tahun 1999 dan 2008.
- Pada edisi kali ini, hanya Chinese Taipei yang memiliki unggulan di kelima kategori.
- Meskipun demikian, mereka belum pernah meraih gelar juara di sektor ganda putri, padahal kali ini mereka memiliki unggulan ketiga.
Sorotan Pemain dan Penantian Gelar
- Di antara para mantan juara yang kembali berlaga, Srikanth Kidambi menorehkan penantian terpanjang untuk gelar berikutnya. Ia terakhir kali juara 13 tahun lalu pada 2013.
- Pasangan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty menjadi satu-satunya unggulan teratas yang sudah pernah meraih sukses sebelumnya di turnamen ini (2019, 2024).
Kiprah Indonesia di Tanah Thailand
- Indonesia, yang secara tradisional mendominasi sektor ganda putra, belum lagi meraih gelar sejak Berry Angriawan/Hardianto juara pada 2017. Mantan ganda putra peringkat sembilan dunia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, menandai kembalinya mereka sebagai pasangan di Bangkok setelah dua tahun.
- Meskipun demikian, Indonesia masih menjadi yang paling sukses di sektor ganda putra dengan 12 kemenangan, unggul tiga gelar dari Korea.
Peluang Tiongkok dan Harapan Tuan Rumah
- Chen Yu Fei berpeluang menjadi pemain tunggal putri Tiongkok pertama dalam 19 tahun terakhir yang berhasil mempertahankan gelarnya, menyamai catatan Zhu Lin pada 2007.
- Berkat penampilan gemilangnya pada tahun 2025, Tiongkok setidaknya selalu meraih satu gelar dalam empat edisi terakhir Thailand Open.
- Namun, sudah 15 tahun sejak Tiongkok terakhir kali merebut gelar tunggal putra melalui Chen Long pada 2011. Dengan Shi Yu Qi sebagai unggulan teratas, mereka memiliki peluang besar untuk mengakhiri puasa gelar tersebut.
- Jika Shi berhasil, Tiongkok akan menyamai jumlah gelar Indonesia (10) di disiplin tunggal putra.
- Pertahanan gelar yang sukses bagi unggulan kedua, Kunlavut Vitidsarn, akan menjadikannya pemain tunggal putra tuan rumah pertama dalam sejarah kompetisi yang memenangkan edisi berturut-turut.
Statistik Paling Menonjol: Vitidsarn juga bisa menjadi pemain tunggal putra pertama sejak Joko Suprianto pada tahun 1994 yang meraih tiga gelar di turnamen ini.

Deretan statistik ini tentu menambah panasnya persaingan di TOYOTA Thailand Open 2026. Siapa yang akan menuliskan namanya dalam buku sejarah kali ini? Kita nantikan bersama!
(OL/GN)
sumber : bwfworldtour.bwfbadminton.com
Leave a comment