Home Olahraga Lainnya Demi Petinju: Ayo Jamin Masa Depan Mereka, Sekarang dan Nanti!
Olahraga Lainnya

Demi Petinju: Ayo Jamin Masa Depan Mereka, Sekarang dan Nanti!

Share
Demi Petinju: Ayo Jamin Masa Depan Mereka, Sekarang dan Nanti!
Share

Demi Masa Depan Petinju Pensiun: Sebuah Rumah Perawatan Khusus Mendesak Dibutuhkan

Bagi sebagian mantan petinju, solusi nyata berupa fasilitas fisik menjadi jawaban krusial atas tantangan hidup setelah gantung sarung tinju. Ketika sorotan panggung meredup, banyak dari mereka menghadapi masa tua yang penuh kerentanan, membutuhkan dukungan khusus yang sering kali sulit didapatkan.

Kasus Jimmy Revie dan Visi Louisa

Salah satu contoh nyata adalah Jimmy Revie, mantan juara tinju Inggris berusia 78 tahun yang kini berjuang melawan demensia. Pria asal London ini dirawat penuh oleh istrinya, Louisa. Louisa sering mengajak Jimmy menghadiri pertemuan para mantan petinju, sebuah upaya untuk menjaga semangat dan ingatan yang mulai memudar agar tetap menyala.

“Ketika dia pergi ke pertemuan, dia menjadi hidup karena dia melihat semua petarung lama, dan mereka semua menyapa ‘halo Jim’ dan mereka semua ramah,” kata Louisa.

Louisa adalah pendukung vokal Ringside Charity Trust, sebuah yayasan yang gigih mengkampanyekan pembukaan panti jompo spesialis berkapasitas 36 tempat tidur khusus untuk para petinju pensiunan. Fasilitas semacam ini mirip dengan yang disediakan oleh Jockey Club untuk mantan joki balap kuda. Saat ini, yayasan tersebut mengoperasikan saluran bantuan yang membantu para petinju yang berada dalam kesulitan parah.

Louisa menjelaskan visi untuk fasilitas tersebut:

“Mereka akan memiliki staf perawat sendiri yang mengerti tentang tinju. Mereka akan mengenal semua orang. Mereka ingin membuat bioskop di sana sehingga mereka bisa menonton pertarungan lama mereka. Jadi, itu akan menjadi suasana yang lebih baik bagi mereka. Dan saya pikir mereka akan berkembang di sana.”

Suara dari Ring: Kerentanan Sang Petarung

Stephen Smith, seorang petinju yang beralih menjadi pelatih dan berasal dari keluarga petinju terkenal—termasuk mantan juara dunia Callum Smith dan Liam Smith—mengungkapkan bahwa para petarung yang sudah pensiun seringkali menjadi “rentan” dan merasa “terlupakan”.

“Telepon Anda tidak akan berdering lagi setelah Anda pensiun,” ujarnya.

“Ini menyedihkan, tetapi jika ada sesuatu yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga para petarung setelah karir mereka, itu adalah hal yang sangat, sangat besar.”

Dukungan Publik dan Tantangan Pendanaan

Inisiatif mulia ini mendapat dukungan profil tinggi dari dunia tinju. Mantan juara kelas berat Anthony Joshua bahkan mengenakan logo Ringside Charity Trust pada pakaiannya saat pertarungan terbarunya melawan Jake Paul, menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan ini.

Baca juga:  Gavin Burren: Pelatih Atletik Australia, Garansi Juara!

Namun, meskipun kemauan dan dukungan ada, jalan untuk mendapatkan pendanaan yang cukup telah terbukti sulit. Membangun dan mengoperasikan fasilitas semacam itu membutuhkan sumber daya finansial yang besar, dan yayasan terus berjuang untuk mewujudkan mimpi ini demi kesejahteraan para pahlawan ring yang telah berjasa. Ini menjadi pengingat penting akan tanggung jawab kolektif kita untuk mendukung mereka yang telah memberikan segalanya dalam olahraga.

(OL/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Indonesia Open: Merah Putih Gemuruh Istora!

Gemuruh Istora kembali! Merah Putih siap berjuang di Indonesia Open, kobarkan semangat...

Petinju Warwickshire Gabung Kamp Latihan Kejuaraan Dunia

Petinju asal Warwickshire telah bergabung dengan kamp latihan intensif, mempersiapkan diri untuk...

Hearn Ngotot Blokir Aspinall Tampil di UFC, Urusan Kontrak!

Eddie Hearn ngotot blokir Tom Aspinall tampil di UFC. Polemik kontrak jadi...

UFC Vegas 118: Muhammad Bekuk Bonfim!

UFC Vegas 118 menyaksikan Muhammad sukses membekuk Bonfim! Muhammad menunjukkan performa impresif...