Home Olahraga Lainnya Gimana Tampilan Keren Milano Cortina 2026 Dibikin?
Olahraga Lainnya

Gimana Tampilan Keren Milano Cortina 2026 Dibikin?

Share
Gimana Tampilan Keren Milano Cortina 2026 Dibikin?
Share

Di Balik Layar Estetika: Inovasi Desain Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026

Kurang dari sebulan jelang pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, antusiasme semakin memuncak. Namun, di balik aksi dan kemegahan olahraga, ada elemen lain yang tak kalah dinamis dan seringkali menjadi sorotan: desain.

Olimpiade memiliki warisan desain yang begitu kaya. Mulai dari cincin ikonik (yang disebut sebagai salah satu logo terbaik sepanjang masa), poster, piktogram, medali, hingga maskot, ajang ini adalah pusat ilustrasi dan desain inspiratif. Tantangannya adalah bagaimana menjaga tampilan yang segar sambil tetap menghormati tradisi selama berabad-abad.

Garisfinish.com berkesempatan berbincang dengan Raffaella Paniè, Direktur Brand, Identitas, dan Tampilan untuk Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Ia membahas proses dan tanggung jawab besar dalam menciptakan identitas brand untuk edisi terbaru Olimpiade ini, serta membangun brand Milano Cortina 2026 dari awal.

Peran Kunci Raffaella Paniè dalam Estetika Olimpiade

Raffaella Paniè menjelaskan perannya sebagai direktur identitas dan tampilan di Milano Cortina 2026. Ia bukan wajah baru di dunia Olimpiade, sebelumnya ia memegang peran serupa di Torino 2006.

“Kami memiliki tim desain internal yang sangat hebat, dan saya senang bisa berinteraksi langsung dengan tim kreatif setiap hari,” ujar Paniè.

Timnya bertanggung jawab penuh atas “look of the games”, termasuk bagaimana tata letak grafis diterapkan di seluruh venue dan aset brand. Ini juga mencakup desain maskot, obor, dan medali. “Ini benar-benar brand yang mencakup banyak item berbeda. Beberapa fisik, beberapa grafis, beberapa lebih konseptual dan strategis,” tambahnya.

Mascot, Medali, dan Obor: Tantangan Kreatif yang Memuaskan

Ketika ditanya elemen mana yang paling ia nikmati, Paniè mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki favorit. Semua proyek memiliki tantangan dan keunikan tersendiri.

“Mascot lahir dari desain seorang anak, yang kemudian harus kami ubah menjadi karakter. Ada banyak pemikiran internal tentang bagaimana mengubah desain anak menjadi sesuatu yang berfungsi dari sisi komersial,” jelasnya, merujuk pada maskot lucu Tina dan Milo.

Baca juga:  Pilu! Kakek-Cucu Ikut Tewas dalam Tragedi Pesawat UPS

Untuk medali, ia merasa sangat bangga karena seluruh proses desain dilakukan secara internal. Sementara itu, desain obor Olimpiade, yang dibuat bekerja sama dengan sebuah studio desain terkemuka, menunjukkan kolaborasi tim yang luar biasa. “Biasanya, ketika Anda bekerja dengan perusahaan semacam itu, ada desainer yang merasa tahu segalanya, tapi kali ini benar-benar kerja sama tim,” kata Paniè.

Semangat Italia: Identitas Brand Milano Cortina 2026

Paniè menjelaskan identitas brand Milano Cortina 2026 dalam beberapa kata: “Semangat Italia.”

“Kami selalu berusaha memastikan ada semangat Italia dalam setiap desain yang kami buat, itu penting. Kami ingin seluruh negara merasa terlibat dalam proyek ini,” tegas Paniè. Semangat ini digambarkan sebagai sesuatu yang “bersemangat, dinamis, dan kontemporer.”

Paniè mengakui bahwa setelah peluncuran logo dan tim mulai berkembang, mereka sempat merasa kehilangan struktur. “Kata-kata ini benar-benar membimbing kami sejak kami memposisikan brand kami dengan lebih jelas. Jadi setiap kali kami mendesain sesuatu, setiap kali kami memikirkan sesuatu, kami selalu bertanya, apakah ini sesuai? Apakah ini bersemangat dan dinamis? Jika ya, itu arah yang benar. Jika tidak, kadang kami mengubah arah karena tidak sesuai,” ungkapnya.

Menghormati Tradisi, Merangkul Modernitas

Mendesain untuk institusi sekelas Olimpiade, yang kaya akan sejarah dan warisan, tentu memiliki tantangannya tersendiri. Paniè melihat warisan Italia sebagai aset yang tidak perlu terlalu ditekankan karena sudah dikenal banyak orang.

“Banyak dari masa lalu ada di masa kini dan masa depan,” katanya. Ia mencontohkan poster ikonik yang baru saja diluncurkan: “Ini sangat kontemporer, sangat bersemangat dan dinamis, tetapi ada bagian dari sejarah kami dalam desain grafisnya. Anda bisa melihatnya, jadi terkadang ini bukan masalah harus menggarisbawahi, itu muncul begitu saja.”

Baca juga:  Jepretan Eksklusif! Gaya Kedatangan Para Jawara di Malam Samurai.

Filosofi “less is more” juga berperan besar. Paniè mengungkapkan bahwa desain obor dan medali, misalnya, melalui solusi yang lebih rumit sebelum mencapai hasil akhir yang lebih sederhana. “Terkadang Anda harus menambah lalu mengurangi beberapa elemen. Saya pikir itu sangat membantu kami. Ada kapabilitas, ada talenta di Italia, dan itu membawa kami pada solusi yang tidak memperumit hal, tetapi menjaga desain yang stylish, namun dengan sentuhan yang memberikan pendekatan modern dan kontemporer,” jelas Paniè, seraya memamerkan piktogram yang bersih dan modern.

Membangun Narasi Estetika yang Kohesif

Membentuk narasi estetika untuk Olimpiade adalah proses yang menarik. Paniè mengakui bahwa di awal, arahnya belum sepenuhnya jelas, tetapi setiap langkah yang diambil menjadi blok bangunan untuk langkah berikutnya.

“Kami memiliki semacam gambaran arah yang akan kami ambil. Kepribadian brand adalah panduan kami, tetapi penambahan langkah-langkah membantu kami mengambil langkah selanjutnya,” ujarnya.

Desain medali adalah salah satu contohnya. Ketika mempertimbangkan berbagai kemungkinan, tim mengingat desain obor yang diluncurkan beberapa bulan sebelumnya. Obor tersebut memiliki desain yang bersih, fungsional, dan sangat Italia. Mereka ingin mengambil arah serupa untuk medali.

“Di sisi lain, kami harus memastikan bahwa itu berjalan bersama dengan elemen seperti ‘look of the games’ yang sangat berwarna-warni. Ini sangat meriah, dan memang seharusnya begitu,” tutur Paniè. Kuncinya adalah menemukan arah dan memastikan setiap elemen yang ditambahkan benar-benar sesuai dengan cerita dan narasi keseluruhan.

Melalui pendekatan yang berakar pada “Semangat Italia” dan dibimbing oleh prinsip desain yang bersemangat, dinamis, dan kontemporer, tim Raffaella Paniè di Milano Cortina 2026 tidak hanya menciptakan identitas visual yang memukau, tetapi juga memastikan bahwa setiap detail desain berbicara tentang warisan yang kaya sambil merangkul masa depan yang cerah untuk ajang olahraga terbesar di dunia ini.

(OL/GN)
sumber : www.creativebloq.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Masvidal Bakal Gebrak UFC, Siap Tantang McGregor?

Masvidal siap gebrakan UFC! Rumor kencang menyebut ia incar tantangan McGregor. Akankah...

Mendadak! Kuzmin Tantang Battbootti di ONE Fight Night 39!

Mendadak! Kuzmin secara mengejutkan menantang Battbootti. Duel seru siap ramaikan ONE Fight...

Resmi! Chiesa vs. Harris di UFC Fight Night 271.

Resmi! Chiesa vs. Harris siap beradu di UFC Fight Night 271. Jangan...

Kayla Harrison Mundur dari UFC 324, Pasca Operasi Leher Penuh Haru.

Kayla Harrison mundur dari UFC 324 pasca operasi leher. Keputusan penuh haru...