Rambolek Chor Ajalaboon: Dari Fighter Biasa Menuju Panggung Juara dan Sorotan Publik
Belum lama ini, Rambolek Chor Ajalaboon hanyalah seorang petarung berbakat lainnya yang mencoba mengukir namanya di ONE Friday Fights. Kini, ia bahkan tidak bisa menikmati makan dengan tenang.
Perjalanan dari penantang menjanjikan menjadi nama yang dikenal luas terjadi begitu cepat. Dua kemenangan KO berturut-turut memberinya kontrak roster utama ONE Championship senilai US$100.000 yang diidam-idamkan, menjadikannya atlet pertama yang meraih hadiah tersebut. Lima kemenangan beruntun, termasuk tiga penyelesaian berturut-turut, telah melakukan sisanya.
Pada suatu titik penting dalam kariernya, ia melangkah ke tantangan terbesar dengan menghadapi Juara Dunia Muay Thai Bantamweight ONE, Nabil Anane. Pertandingan tersebut menjadi sorotan, berlangsung di Lumpinee Stadium ikonik di Bangkok.
Para penggemar kini menemukannya di mana pun ia pergi, dan Rambolek tidak akan menukarnya dengan apa pun. Hubungan dengan orang-orang yang memenuhi kursi stadion dan berbondong-bondong menonton di layar adalah salah satu bagian paling berarti dari perjalanannya.
Ia mengungkapkan kepada onefc.com:
“Saya sangat senang orang-orang menikmati pertarungan saya dan menyukai siapa saya sebagai pribadi. Saya rasa alasan penggemar menyukai saya adalah karena saya tidak bertingkah seperti orang besar.
“Saya mudah diajak bicara. Saya tetap orang yang sama seperti dulu, bahkan setelah mendapatkan kemenangan ini dan meraih ketenaran. Jika Anda melihat saya di mana saja, jangan sungkan untuk menyapa kapan saja.”
Peningkatan Popularitas Pasca Kemenangan Krusial
Pengakuan terhadap Rambolek melonjak drastis setelah penampilan terbarunya. Pada Januari lalu, Rambolek menumbangkan Abdulla “Smash Boy” Dayakaev, rekan satu tim Anane di Team Mehdi Zatout, di ONE Fight Night 39. Kemenangan tersebut memberinya bonus penampilan sebesar US$50.000.
Segera setelah itu, petarung berusia 23 tahun tersebut mengambil mikrofon untuk menuntut kesempatan merebut gelar juara. Nabil Anane, petarung blasteran Thailand-Aljazair, langsung menerima tantangan tersebut. Momen itu pun menjadi viral:
“Sejak kemenangan terakhir melawan Dayakaev, memang benar lebih banyak orang mengenali saya. Ke mana pun saya pergi, orang-orang memanggil, ‘Hai, Rambo! Bisakah kita berfoto?’ Itu terjadi terus-menerus.
“Kadang saya hanya sedang makan santai, bahkan tidak berdandan, dan mereka tetap ingin berfoto. Saya akui, terkadang saya masih sedikit malu.”
Ketenaran tersebut ternyata memiliki efek samping yang tidak terduga. Orang-orang terdekat petarung dari Superbon Training Camp ini, teman-teman dan keluarganya, mulai memberinya lebih banyak ruang. Bukan karena jarak atau ketidakpedulian, melainkan karena pertimbangan yang ia anggap merendahkan hati sekaligus lucu.
Rambolek melanjutkan:
“Teman-teman saya dan bahkan keluarga saya terkadang berpikir saya sudah terlalu terkenal sekarang. Teman-teman saya tidak terlalu sering menghubungi karena mereka khawatir saya terlalu sibuk. Bahkan keluarga saya pun sama.
“Jika saya ingin berbicara dengan mereka, saya harus menjadi orang yang menelepon mereka terlebih dahulu karena mereka takut mengganggu saya. Tapi, jujur saja, saya punya waktu sebanyak yang saya miliki dulu. Saya masih menjalani hidup persis sama.”
Bagi Rambolek, realitas ini penting. Ketenaran bukanlah alasan ia memulai semua ini. Ada tujuan yang lebih sederhana dan membumi di balik setiap jam latihan, setiap pertarungan di sirkuit regional, dan setiap malam tanpa tidur sebelum pertarungan besar.
Ia menambahkan:
“Tidak ada yang memaksa saya bertarung; saya melakukannya atas kemauan sendiri. Saya hanya ingin bertarung untuk mendapatkan uang bagi orang tua saya. Fakta bahwa saya telah mencapai sejauh ini? Bagi saya, itu sudah merupakan kesuksesan tersendiri.”
Di Balik Sorotan Kamera: Dukungan Sang Rapper dan Momen Canggung di Depan Lensa
Pengakuan tidak hanya terbatas pada penggemar pertarungan. Dunia hiburan Thailand juga menaruh perhatian, yang paling menonjol adalah MILLI, salah satu bintang rap terkemuka di negara itu dan penggemar berat Muay Thai yang akan melakukan debut ringnya di Lumpinee Stadium pada tahun 2025.
MILLI, yang merilis album bertema Muay Thai, HEAVYWEIGHT, tahun lalu, pernah menjadi sponsor Rambolek untuk dua pertarungan. Ia memenangkan keduanya.
Dukungan itu meninggalkan kesan yang tak terlupakan baginya:
“Jujur, saya sangat terkejut bahwa seseorang yang terkenal dan berbakat seperti dia akan menghubungi untuk mensponsori saya. Saya tidak tahu itu akan datang. Ini memberi saya dorongan kepercayaan diri yang besar, mengetahui bahwa bintang seperti dia mendukung saya. Itu benar-benar memotivasi saya untuk bertarung lebih keras.”
MILLI tidak lagi mensponsori pertarungannya, namun ia tetap hadir untuk menyemangati, sebuah detail yang menunjukkan ikatan tulus yang dibangun oleh kepribadian Rambolek. Ia membalas dukungan tersebut dengan menggunakan lagu utama dari album Juli 2025 milik MILLI sebagai lagu walkout-nya, yang lirik dan energinya, menurutnya, sangat cocok dengannya.
Pemotretan majalah juga mengikuti. Namun, jika Rambolek jujur, tidak ada lawan yang membuatnya merasa tidak nyaman seperti lensa kamera.
Bagi anak pemalu dari Chaiyaphum yang selalu membiarkan tinjunya berbicara, tampil di depan fotografer terbukti menjadi tugas yang jauh lebih menakutkan daripada melangkah ke panggung global:
“Saya sebenarnya sudah dua kali melakukan [modeling], tapi saya sangat malu pertama kali. Bahkan dua tahun kemudian, ketika mereka memanggil saya kembali, saya sama malunya. Itu bukan keahlian saya. Saya tidak tahu bagaimana melakukan semua pose itu. Saya jauh lebih nyaman dalam posisi bertarung saya.”
Perjalanan Rambolek Chor Ajalaboon adalah bukti bahwa bakat yang diiringi kerendahan hati dapat membawanya ke puncak. Meskipun sorotan telah mengarah padanya, ia tetap teguh pada tujuan awalnya: berjuang demi keluarganya. Dedikasi ini tidak hanya membuatnya menjadi seorang juara di atas ring, tetapi juga sosok yang dicintai dan dihormati di mata para penggemar dan rekan-rekan. Dengan semangat juang yang tak pernah padam dan kepribadian yang tetap membumi, Rambolek siap menghadapi setiap tantangan berikutnya, baik di dalam maupun di luar ring.
(OL/GN)
sumber : www.onefc.com
Leave a comment