Home Olahraga Lainnya Renato Moicano Muak Promo AI UFC ‘Sloppy’, Sebut ‘Brain Rot!’
Olahraga Lainnya

Renato Moicano Muak Promo AI UFC ‘Sloppy’, Sebut ‘Brain Rot!’

Share
Renato Moicano Muak Promo AI UFC 'Sloppy', Sebut 'Brain Rot!'
Share

UFC Semakin Merangkul AI di 2026: Dana White Menantang, Moicano Menentang

Pada tahun 2026, Ultimate Fighting Championship (UFC) secara penuh mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk berbagai materi promosi dan konten. Meskipun saat ini promosi tersebut menikmati pendapatan yang dijamin lebih besar dari sebelumnya, langkah cepat UFC dalam memanfaatkan AI telah menarik perhatian luas, bahkan menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar dan petarung.

Salah satu contoh paling mencolok adalah video teaser untuk UFC White House card yang baru-baru ini dirilis. Video tersebut hampir sepenuhnya dibuat menggunakan AI, sebuah keputusan yang tak pelak lagi menimbulkan berbagai reaksi dari para penggemar. Jika tren ini kurang disukai, CEO UFC Dana White memiliki pesan singkat dan tegas: “shut the f—k up and watch the fights.”

Kritik dari Petarung: Renato Moicano Angkat Bicara

Namun, di balik sikap tegas White, ketidaksukaan terhadap peningkatan penggunaan AI ini tidak hanya datang dari penggemar. Petarung kelas ringan, Renato Moicano, yang baru saja meraih kemenangan dominan di acara utama atas Chris Duncan awal bulan ini, mengambil sikap menentang penggunaan AI untuk konten, menganggapnya sebagai bentuk ketidak respektif kepada para penggemar.

“UFC mungkin tidak akan senang saya mengatakan ini, tapi saya tidak menyukainya,” ujar Moicano kepada Ariel Helwani, seperti yang dikutip melalui Sherdog. “Saya pikir itu tidak menghormati penggemar, karena saya sendiri adalah penggemar. Jika Anda tidak bisa membawa Alex Pereira atau Ilia Topuria ke pesawat dan menempatkan mereka di Washington di depan Gedung Putih, saya rasa itu tidak bagus. Saya pikir itu ceroboh. Saya tidak suka menggunakan AI dalam pekerjaan saya. Saya tidak bilang AI tidak membantu, beberapa hal saya gunakan AI. Tapi bukan untuk konten. Karena saya pikir orang bisa melihat itu ceroboh. Itu ‘brain rot’.”

Dampak Jangka Panjang dan Reaksi Komunitas

Sejauh ini, gelombang kritik terhadap penggunaan AI ini masih relatif ringan dan tersebar, sehingga belum ada indikasi perubahan signifikan dari pihak UFC. Meskipun demikian, poster dan video promosi yang terasa malas dan jelas dihasilkan secara otomatis ini berpotensi menambah perasaan “malaise” atau ketidakminatan umum yang menjadi tantangan bagi promosi, meskipun dampaknya belum terasa langsung pada keuntungan finansial mereka.

Baca juga:  Sean Brady ogah naik ke kelas ringan UFC.

Adopsi AI oleh UFC, khususnya untuk konten visual, memunculkan pertanyaan penting tentang keseimbangan antara efisiensi produksi dan keaslian interaksi dengan penggemar. Ketika petarung sekaliber Moicano merasa terganggu, ini mungkin menjadi sinyal awal bahwa ada kekhawatiran yang lebih dalam mengenai bagaimana teknologi ini dapat mengubah persepsi dan pengalaman para penggemar setia olahraga tarung.

(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Indonesia Libas Aljazair 5-0! Jojo Cs Lanjut Gasak Thailand.

Indonesia sikat Aljazair 5-0! Jojo cs kini siap gasak Thailand di laga...

Indonesia Mulai Panaskan Mesin Jelang Thomas & Uber Cup 2026!

Indonesia mulai panaskan mesin! Persiapan serius jelang Thomas & Uber Cup 2026...

Gawat! Lawrence Okolie Doping, Duel Yoka Terancam Batal.

Skandal doping menimpa Lawrence Okolie! Akibatnya, duel tinju melawan Tony Yoka terancam...

Ilia Topuria Hajar Pimblett: Rival Takkan Berduel Usai Gaethje Kalah!

Ilia Topuria hajar Pimblett! Rival takkan berduel usai Gaethje kalah, menggagalkan pertarungan...