Klinsmann Tegaskan Kekalahan Inter Milan “Tidak Seburuk yang Dibayangkan”
Jurgen Klinsmann, legenda sepak bola dan mantan striker Inter Milan, memberikan pandangannya mengenai situasi terkini Nerazzurri. Ia menegaskan bahwa kondisi tim tidak seburuk yang digambarkan beberapa pihak, terutama setelah kekalahan beruntun dari rival sekota AC Milan dan raksasa Spanyol Atletico Madrid di Serie A dan Liga Champions. Klinsmann juga bersikeras bahwa pelatih kepala, Cristian Chivu, tidak seharusnya dinilai hanya berdasarkan jumlah kekalahan yang dideritanya.
Konteks Situasi Inter Milan
Inter Milan saat ini berada di posisi keempat baik di klasemen Serie A maupun di fase liga Liga Champions, dengan hanya selisih tiga poin dari pemuncak klasemen di kedua kompetisi tersebut. Ini terjadi meskipun mereka baru saja menelan dua kekalahan berturut-turut dalam seminggu terakhir.
Meskipun posisi mereka cukup kuat di kedua ajang, dan beberapa penampilan Inter menunjukkan progres yang menjanjikan, kritik tetap saja muncul dari media Italia terhadap Chivu dan timnya di akhir pekan. Salah satu keluhan umum adalah kurangnya kemenangan Inter dalam pertandingan-pertandingan besar musim ini, dengan kekalahan yang sudah terjadi melawan Juventus, Napoli, AC Milan, dan Atletico Madrid.
Surat kabar Corriere dello Sport bahkan menggambarkan ini sebagai ‘krisis hasil’ di halaman depan edisi Jumat mereka. Namun, Klinsmann memiliki pandangan berbeda dan meyakini bahwa Inter masih memiliki banyak hal positif untuk dibanggakan.
“Saya menonton pertandingan derby secara penuh. Ini menebus pertandingan Madrid karena saat itu saya sedang mengomentari pertandingan Arsenal vs Bayern dan PSG vs Tottenham di ESPN,” ujar Klinsmann dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport. “Terlepas dari hasil, bagi saya, tim ini ada di sana.”
Ia menambahkan, “Mereka memiliki ide yang jelas tentang bagaimana mereka ingin menyerang, dengan jumlah pemain. Pertandingan melawan Atletico tidak jauh berbeda dengan pertandingan melawan Milan. Inter hampir selalu bermain lebih baik dari lawan mereka, menciptakan peluang, tetapi kebobolan gol setelah babak kedua atau bahkan lebih buruk, dari set-piece.”
Dukungan Penuh untuk Cristian Chivu
Klinsmann percaya bahwa Chivu sedang berada di jalur yang benar sebagai pelatih kepala Inter Milan.
“Anda bisa melihat bahwa dia sedang membangun sesuatu yang baik,” kata Klinsmann. “Dia seharusnya tidak hanya dievaluasi berdasarkan jumlah kekalahan, meskipun lima kekalahan memang terlihat banyak. Ini sangat dekat, melihat klasemen Serie A. Mereka dapat dengan nyaman mencapai delapan besar Liga Champions. Ini tidak seburuk itu.”
Performa Lautaro Martinez
Klinsmann juga ditanya mengenai kesulitan Lautaro Martinez dalam mencetak gol saat ini. Ia menunjukkan empatinya terhadap sang striker.
“Saya tahu rasanya seperti apa, ketika Anda memberikan segalanya tetapi bola tidak mau masuk,” ujarnya. “Itu terjadi padanya di derby dan di Liga Champions, ketika dia ditarik keluar selama pertandingan. Ini mungkin terlihat aneh mengingat pentingnya dia bagi tim, tetapi ini juga merupakan pertanda bahwa Chivu tidak takut membuat keputusan besar.”
“Wajar jika dia terlihat marah setelah ditarik keluar, tetapi kata ‘masalah’ dan ‘Lautaro’ tidak termasuk dalam kalimat yang sama. Ini dimulai dari dia, lalu Lautaro, tetapi dengan Bonny dan Pio juga, mereka bisa mengambil sebagian tanggung jawab.”
Optimisme Klinsmann menyoroti bahwa meskipun Inter menghadapi tantangan, fondasi tim dan arah yang dibangun Chivu tetap solid. Kekalahan dalam laga-laga besar memang menyakitkan, namun bagi mantan bintang Inter ini, semangat tim dan potensi yang ada jauh lebih penting. Inter Milan kini harus fokus untuk bangkit kembali dan membuktikan diri di sisa musim, baik di Serie A maupun di panggung Eropa.
(LC/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment