Home Sepakbola Champions League Arteta dorong Arsenal buat sejarah di final Liga Champions!
Champions League

Arteta dorong Arsenal buat sejarah di final Liga Champions!

Share
Share

Arteta Tantang Arsenal untuk Raih Kejayaan Liga Champions setelah Menjuarai Premier League

Mikel Arteta baru saja merasakan kebahagiaan luar biasa setelah Arsenal berhasil meraih trofi Premier League, dan kini ia menantang para pemainnya untuk menciptakan sejarah lebih lanjut dengan meraih gelar Liga Champions.

Tim Arteta akhirnya mengangkat trofi Premier League dalam suasana emosional setelah meraih kemenangan 2-1 atas Crystal Palace. Gabriel Jesus dan Noni Madueke menjadi pencetak gol bagi Arsenal di Selhurst Park, memastikan mereka menyelesaikan liga dengan selisih tujuh poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua.

Arsenal sudah mengamankan gelar Premier League pertama dalam 22 tahun setelah City ditahan imbang Bournemouth pada hari Selasa. Namun, momen pengangkatan trofi adalah puncak dari pencapaian mereka, yang disambut meriah oleh ribuan penggemar Arsenal di sudut stadion yang cerah itu.

Kaptain Martin Odegaard mengangkat trofi yang dilapisi pita merah dan putih di depan para penggemar yang antusias. Arteta pun diangkat tinggi oleh pemain-pemainnya yang merayakan kemenangan, sementara ia tak kuasa menahan air mata, sambil mencium istrinya di lapangan.

Merayakan kemenangan selama hampir dua jam, Arteta kemudian menghadiri konferensi pers pasca pertandingan dengan mengenakan kaos Arsenal bertuliskan ’26 Champions’. Dihiasi medali emas, ia menyatakan kepada wartawan, “Sangat sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata. Ini adalah momen yang emosional, penuh kebahagiaan dan kebanggaan..”

“Cara kami meraihnya mencerminkan apa yang dirasakan para pemain dan alasan mengapa keajaiban ini terjadi. Saya bahagia dan lega. Sepanjang perjalanan ini, kami telah mengambil langkah besar. Banyak hal berharga telah kami capai.”

Kebangkitan Arsenal 

Arteta akhirnya mengakhiri kekeringan trofi Arsenal yang berlangsung selama enam tahun, dan ia mengakui ada kalanya ia meragukan kemampuan klub untuk meraih gelar setelah tiga kali menjadi runner-up.

Baca juga:  Siapa yang bikin UEFA Champions League? Akankah Fernandes raih rekor assist?

Namun, sebagai pelatih yang sangat ambisius, Arteta tidak berniat berpuas diri. “Saya bilang kepada para pemain bahwa kaos ini sekarang memiliki makna khusus. Kami adalah juara, dan itu membawa kepercayaan diri serta energi baru,” ujarnya.

Arteta pun mengingatkan bahwa ada tanggung jawab baru yang menyertai gelar tersebut, berjanji untuk terus meningkatkan standar tim demi meraih pencapaian lebih besar. “Tujuan utama kami adalah meraih trofi besar. Kami sudah sangat dekat. Kami pernah jatuh tiga kali, dan itu sangat menyakitkan. Tetapi itulah yang memotivasi kami untuk menunjukkan apa yang bisa kami lakukan,” tambahnya.

Menatap Liga Champions

Langkah selanjutnya bagi Arteta adalah meraih Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah Arsenal. Mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain di final yang akan berlangsung pada hari Sabtu di Budapest.

Ini akan menjadi penampilan kedua Arsenal di babak final Liga Champions, setelah kalah dari Barcelona pada 2006. Arteta percaya timnya mampu mengalahkan PSG, yang mengalahkan mereka di semifinal musim lalu, jika mereka dapat memanfaatkan semangat positif dari keberhasilan meraih titel liga.

“Kami perlu menjaga energi ini tetap mengalir. Mengabaikannya akan menjadi kesalahan besar,” tuturnya. “Kami telah berbicara mengenai apa yang harus kami lakukan di Budapest, dan bagaimana kami akan memanfaatkan energi luar biasa yang kami miliki menjelang final ini. Kami tidak sabar untuk menulis babak baru dalam sejarah klub dan mengangkat trofi Liga Champions.”

(LC/GN)
sumber : today.rtl.lu

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

F4 Pria, Semifinal 2: Dua Kembalinya, Dua Jalan Menuju Malta!

Dua kembalinya, dua jalan menuju Malta! Semifinal 2 F4 Pria tak hanya...

Lasse Andersson ucapkan selamat tinggal pada Füchse Berlin di EHF FINAL4!

Lasse Andersson mengucapkan selamat tinggal yang emosional kepada Füchse Berlin di EHF...

PSG vs Arsenal: Final Liga Champions Ditentukan Lewat Adu Penalti!

Dalam final Liga Champions yang mendebarkan, PSG dan Arsenal beradu nasib di...

Masa depan Onana dan pilihan kiper cadangan yang menarik!

Masa depan Onana semakin tidak pasti, dengan beberapa klub tertarik. Pilihan kiper...