Tiga Raksasa Premier League Bidik Lamine Camara dari AS Monaco
Ketiga klub besar Premier League, Aston Villa, Tottenham Hotspur, dan Newcastle United, tertarik untuk merekrut pemain tengah AS Monaco, Lamine Camara. Pemain berusia 22 tahun asal Senegal ini diperkirakan akan menjadi salah satu transfer yang paling diburu sebelum penutupan jendela transfer musim panas ini. Camara, yang bergabung dengan Monaco dari FC Metz pada Juli 2024 seharga €15 juta, kini nilainya meroket setelah tampil mengesankan dalam 71 laga bersama klub Ligue 1 tersebut.
Persaingan Ketat untuk Mengamankan Lamine Camara
Beberapa laporan menyebutkan bahwa nilai Camara saat ini berkisar antara €40-50 juta, namun Monaco telah menetapkan harga yang lebih tinggi, antara €65-75 juta. Terdapat spekulasi bahwa salah satu klub saingan bahkan siap membayar hingga €85 juta. Dengan performa yang kurang memuaskan pada musim lalu, Monaco dilaporkan akan melepas beberapa pemain kunci, memberikan keuntungan bagi klub-klub yang berminat, meskipun persaingan akan tetap ketat.
Kedatangan Newcastle dan Minat dari Tim Lain
Resmi menyatakan ketertarikan mereka, Newcastle telah melakukan kunjungan berulang ke Prancis untuk memantau perkembangan Camara. Ada keyakinan di kalangan pengamat bahwa ia bisa berlabuh ke St James’ Park pada musim panas ini. Liverpool juga disebut-sebut mengincarnya, menambah daftar panjang peminat. Camara diyakini lebih menginginkan tawaran dari Spurs atau Aston Villa, menjadikan Newcastle perlu bekerja keras untuk meyakinkannya. Bergabung dengan Aston Villa yang telah memastikan tempat di Liga Champions tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain yang punya ambisi besar.
Aston Villa dan Kelayakan Camara
Setelah meraih sukses di Liga Europa, Aston Villa kini siap memberikan dukungan finansial sebesar £100 juta untuk membangun timnya menjelang Liga Champions. Namun, pertanyaannya adalah seberapa besar kebutuhan Villa akan Camara. Dengan adanya Youri Tielemans dan Boubacar Kamara yang menunjukkan performa baik, ditambah Amadou Onana dan Ross Barkley sebagai pelapis, Villa secara teknis memiliki kedalaman di lini tengah. Meski Douglas Luiz kembali dari masa pinjaman, penampilannya tidak sesuai harapan, sehingga membuka peluang bagi pemain baru.
Camara dikenal sebagai pemain yang atletis dan bertanggung jawab di posisi defensif, mampu berperan sebagai angka enam atau delapan, sesuai dengan kebutuhan pelatih Unai Emery. Dengan komitmen Villa untuk terus bersaing di level atas, menjadikan Camara sebagai pilihan strategis. Jika Villa memilih untuk tidak mengejar Camara dan mengambil alternatif yang lebih murah, hal itu bisa dianggap sebagai keputusan yang pragmatis, meskipun bisa jadi tersebut merupakan pilihan yang kurang visioner untuk klub yang kini telah berada di jalur ke elit Eropa.
(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment