Semifinal Liga Champions Masih Terbuka usai Imbang di Atletico Madrid
Semifinal Liga Champions kami berada dalam posisi seimbang saat bertandang ke Emirates Stadium pada pekan depan setelah laga leg pertama di Atletico Madrid berakhir imbang 1-1. Kami membuka keunggulan ketika Viktor Gyokeres berhasil mencetak gol sebelum babak pertama usai setelah dilanggar di kotak penalti. Namun, setelah tekanan dari tim tuan rumah, Julian Alvarez juga sukses memanfaatkan penalti untuk menyamakan kedudukan.
Dengan waktu tersisa 13 menit, kami mendapatkan penalti kedua ketika Ebere Eze dijatuhkan di dalam kotak, tetapi keputusan tersebut dibatalkan setelah intervensi VAR, yang menghalangi peluang kami untuk meraih kemenangan sebelum leg kedua di N5 minggu depan.
Awal yang Positif
Atmosfer di Metropolitano Stadium sangat meriah saat kedua tim keluar dari terowongan, dikelilingi oleh ribuan serpihan kertas toilet yang jatuh dari semua sudut stadion. Kami berusaha menurunkan semangat tuan rumah dengan bertahan dari tekanan awal mereka, di mana David Raya menghalau tendangan Julian Alvarez pada menit ke-13.
Kami kemudian mampu menguasai permainan di area Atleti, dan sebuah umpan ciamik dari Declan Rice menghasilkan peluang bagi Gyokeres yang kemudian mengoper ke Martin Odegaard. Namun, usaha sang kapten berhasil diblok oleh Johnny Cardoso.
Penalti untuk Keduanya
Menjelang akhir babak pertama, kami mendapat kesempatan sempurna untuk memecah kebuntuan. Martin Zubimendi mengoper bola kepada Gyokeres, yang dilanggar David Hancko. Wasit menunjuk titik penalty, dan meskipun ada protes dari tim tuan rumah, Gyokeres berhasil mengeksekusi penalti dengan baik, mencetak gol ke-19 musim ini dan membawa kami unggul hingga jeda.
Di babak kedua, Atletico berupaya cepat kembali ke permainan, namun Alvarez gagal memanfaatkan free-kick, dan kemudian Ademola Lookman serta Antoine Griezmann melewatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan.
Setelah beberapa peluang, tuan rumah mendapat penalti ketika bola mengenai tangan Ben White setelah ditendang Marcos Llorente. VAR kemudian memverifikasi situasi tersebut, dan Alvarez berhasil menjaringkan penalti, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Intervensi VAR
Tekanan dari Atletico terus berlanjut, di mana Griezmann hampir mencetak gol lagi lewat tendangan yang mengenai tiang. Mikel Arteta melakukan pergantian untuk menambah daya serang tim, dan dengan sisa 13 menit, Bukayo Saka memberikan umpan kepada Eze yang dijatuhkan Hancko. Wasit kembali menunjuk penalti, namun setelah pemeriksaan VAR, keputusan tersebut dibatalkan secara kontroversial meski ada kontak jelas.
Kami tetap berusaha dan Cristhian Mosquera mendapatkan peluang, namun usahanya langsung ditangkap Oblak, sementara Rice hampir mengubah skor dengan tembakan dari jarak 25 yard.
Meskipun tidak berhasil meraih kemenangan, hasil imbang ini menandai 13 pertandingan tanpa kalah di kompetisi ini, menyamai rekor terbaik kami saat terakhir kali mencapai final pada 2006. Dengan leg kedua di depan pendukung sendiri, kami memiliki peluang untuk mengikuti jejak baik itu dan melanjutkan perjalanan kami di Liga Champions.
Fakta dan Statistik
- Ini adalah pertandingan fase knockout Liga Champions pertama dengan lebih dari satu gol yang seluruhnya dicetak dari penalti, sejak final 2001 antara Bayern Munich dan Valencia.
- xG Atletico Madrid (2.22) adalah yang tertinggi kedua melawan kami di semua kompetisi musim ini, hanya kalah dari Aston Villa (2.52).
- Kami dan Atletico memiliki catatan pertandingan terbanyak di antara semua tim di liga-liga besar Eropa musim 2025/26.
- Julian Alvarez mencetak gol ke-25 dalam 41 penampilan di Liga Champions, jumlah terbanyak oleh pemain Amerika Selatan dalam kompetisi ini.
- Viktor Gyokeres mencetak 19 gol musim ini, hanya kalah dari Erling Haaland dan Igor Thiago di klub Premier League.
- Declan Rice mencatat 83 umpan, yang merupakan yang terbanyak kedua oleh gelandang Inggris dalam sejarah semifinal Liga Champions.
Apa Selanjutnya
Kami kembali bertanding pada Sabtu mendatang melawan Fulham di Emirates Stadium di Premier League, sebelum Atletico kembali berkunjung untuk leg kedua pertandingan semifinal. Setelah itu, kami akan fokus ke laga domestik melawan West Ham United pada Minggu, 10 Mei.
(LC/GN)
sumber : www.arsenal.com
Leave a comment