Barcelona Rebut Puncak EHF Champions League Setelah Kalahkan Olborg
Barcelona berhasil mengalahkan Olborg dalam semifinal EHF Men’s Handball Champions League 2025/26 di LANXESS Arena, Köln, Jerman, dengan skor 37-32. Pertandingan berlangsung ketat dan harus dilanjutkan ke babak tambahan setelah berakhir imbang 28-28 di waktu normal.
Jalannya Pertandingan
Sejak awal, Barcelona menunjukkan dominasinya dengan permainan bertahan yang solid dan serangan cepat. Aleix Gómez tampil cemerlang, mencetak gol-gol cepat dan membawa Barcelona unggul empat gol dalam 15 menit pertama. Penampilan gemilang kiper Emil Nielsen juga memberikan kontribusi besar, menghalau serangan lawan dan membuat Barcelona menjauh dengan selisih lima gol pada menit ke-20.
Namun, Olborg tidak menyerah. Dengan strategi yang dipimpin Betle ø dan Felix Möller, mereka membangun momentum dan berhasil memperkecil jarak menjadi dua gol di menit ke-26. Meski demikian, Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan 15-11 berkat gol-gol dari Timotey N’Guessan dan Dika Mem.
Di babak kedua, Olborg terus memperketat serangan yang dipimpin Thomas Arnoldsen, sehingga selisih gol semakin menipis hingga menyamakan kedudukan di menit-menit akhir menjadi 28-28. Usaha Barcelona untuk mencetak gol terakhir gagal, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Babak Tambahan dan Kemenangan Barcelona
Pengalaman Barcelona terbukti sangat berharga di babak tambahan. Emil Nielsen melakukan penyelamatan krusial, sementara Bľ Janc dan Ludovic Fabregas mencetak gol berturut-turut, membawa Barcelona menjauh dengan keunggulan tiga gol di akhir babak pertama tambahan. Dengan pertahanan yang kokoh dan serangan yang efisien, Barcelona memastikan kemenangan dan tempat di final untuk kedua belas kalinya.
Statistik Pemain
Aleix Gómez mencetak delapan gol untuk Barcelona, sementara Dika Mem dan Ludovic Fabregas juga berkontribusi signifikan di lini depan dan belakang. Emil Nielsen menjadi bintang tak terlihat dengan penyelamatan pentingnya sepanjang pertandingan.
Di pihak Olborg, Alexandre Blonz dan Thomas Arnoldsen masing-masing menyumbangkan lima gol. Walaupun mereka berjuang keras untuk menyamakan kedudukan, pengalaman Barcelona di babak tambahan terbukti membuat perbedaan.
Reaksi Pemain dan Pelatih
“Pertahanan Barcelona sangat kuat, kami seharusnya bisa menciptakan lebih banyak peluang terbuka,” kata pelatih Olborg, Simon Dahl. “Kami telah mencoba serangan 7-untuk-6, tetapi tidak berhasil di babak tambahan.”
“Saya senang bisa kembali ke Köln dan mencapai final,” ucap Ludovic Fàbregas dari Barcelona. “Kami menunjukkan bahwa kami adalah tim yang baik. Kemenangan tidaklah semudah itu, diperlukan perjuangan.”
Menyongsong Final
Setelah pertandingan yang melelahkan ini, Barcelona akan menghadapi Füchse Berlin di final, yang baru saja menyingkirkan juara bertahan Magdeburg. Dengan kesempatan untuk meraih gelar ke-13, Barcelona bertekad untuk menorehkan sejarah baru di kompetisi ini.
(LC/GN)
sumber : www.mk.co.kr
Leave a comment