Bayern Munich Hadapi VfB Stuttgart di Final DFB-Pokal
Bayern Munich akan bertemu dengan VfB Stuttgart, juara bertahan DFB-Pokal, dalam final yang dilangsungkan hari ini. Kekalahan dalam pertandingan ini akan menghapus semua harapan dari salah satu musim terbaik Bayern dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa minggu lalu, Bayern berada di puncak performa dan optimis meraih treble setelah mengalahkan Real Madrid di perempat final UEFA Champions League untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.
Namun, meski tampil luar biasa saat menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain dalam dua leg semifinal, Bayern harus menerima kenyataan pahit usai tersingkir dengan kalah agregat satu gol.
Rekor Pertemuan Musim Ini
Bayern dan Stuttgart sudah bertemu tiga kali musim ini, dengan Bayern mencatatkan kemenangan dalam ketiga pertemuan tersebut dengan rasio gol 11-3. Meskipun Bayern lebih diunggulkan, kekalahan di final ini sangat menyakitkan mengingat ambisi dan sumber daya yang dimiliki klub tersebut.
Foto: AFP
Sky High di Bundesliga
Bayern menjalani musim yang sangat baik dengan hanya tiga kekalahan di semua kompetisi. Mereka menyelesaikan Bundesliga dengan raihan 16 poin di atas Borussia Dortmund, mencetak 122 gol dalam 34 pertandingan, yang memecahkan rekor gol satu musim sebelumnya yang tercatat 101 gol. Bayern menjadi tim pertama dalam sejarah liga yang mampu meraih rata-rata lebih dari tiga gol per pertandingan. Namun, dominasi finansial klub telah menjadikan titel liga terasa biasa, dengan 13 gelar dalam 14 musim terakhir.
Berusaha Akhiri Penantian Piala
Kemenangan dalam final ini akan memutus penantian enam tahun Bayern untuk meraih DFB-Pokal. Meskipun mereka memegang rekor 20 gelar piala, ini merupakan gap terlama tanpa gelar piala di abad ini. Dalam enam tahun terakhir, Bayern pernah tersingkir oleh klub dari liga yang lebih rendah dua kali dan hanya mencapai perempat final sekali.
“Kami sangat ingin menang, karena rasanya menyakitkan tidak meraih piala selama enam tahun ini,” kata Jan-Christian Dreesen, CEO Bayern Munich.
Kejangalan Harry Kane
Setelah mengamankan trofi pertamanya saat Bayern meraih Juara Bundesliga musim lalu, Harry Kane mengakui bahwa kekalahan hari ini akan memberikan dampak berbeda terhadap perjalanan musim mereka. “Jika kami tidak menang, ini akan menyisakan rasa pahit,” ujar Kane dalam perayaan gelar Bundesliga di Munich.
Dengan mengangkat piala, Bayern akan meraih double untuk yang ke-14 kalinya, yang mana tidak ada tim lain di Jerman pernah melakukannya lebih dari satu kali.
Stuttgart dan Pelatihnya
Pertarungan ini juga akan menjadi penutup musim yang menarik bagi Stuttgart, yang berhasil meraih gelar setelah 28 tahun. Di bawah arahan pelatih Sebastian Hoeness, Stuttgart yang sempat terancam terdegradasi pada 2023 kini telah berhasil mencapai kualifikasi Liga Champions.
Striker Stuttgart, Deniz Undav, menegaskan bahwa tekanan berada di pihak Bayern, dan timnya siap bermain sebagai underdog. “Ini adalah permainan bonus bagi kami. Kami tidak memiliki apa-apa untuk kehilangan,” tambah Undav.
Penutupan
Kesempatan ini menjadi penentuan bagi Bayern anggota tim dan penggemar untuk membuktikan bahwa mereka kembali ke jalur juara. Final ini akan menjadi momen penting bagi kedua tim, terutama bagi Bayern yang berambisi mengakhiri puasa gelar piala.
(LC/GN)
sumber : www.taipeitimes.com
Leave a comment