Füchse Berlin Melangkah ke Final setelah Kalahkan SC Magdeburg
Dalam semifinal ketat, Füchse Berlin berhasil mengatasi SC Magdeburg dengan skor 40-35, setelah sebelumnya tertinggal di final tahun lalu. Pada pertandingan kali ini, situasi lebih menegangkan, di mana kedua tim saling beradu serangan sepanjang permainan.
Jalannya Pertandingan
Di menit ke-50, keadaan masih imbang, dan belum ada kepastian mengenai tim mana yang akan melaju ke final. Namun, penampilan gemilang kiper Füchse, Dejan Milosavljev, sangat berpengaruh dalam menentukan arah pertandingan.
- Permainan dimulai dengan tempo tinggi, di mana kedua tim mencetak 17 gol di kuarter pertama. Füchse baru berhasil unggul dua gol setelah 15 menit berlalu.
- Füchse mempertahankan keunggulan dua gol sepanjang babak pertama dengan kontribusi dari Lasse Andersson dan Mathias Gidsel, ditambah penyelamatan penting dari kiper Lasse Ludwig.
- Tim asal Berlin memperlebar jarak menjadi tiga gol ketika Tim Freihöfer mencetak gol keempatnya sebelum turun minum, menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.
- Meskipun sempat tertinggal empat gol pada menit ke-34, Magdeburg berjuang untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan pada menit ke-45, sebelum mengambil alih pimpinan permainan empat menit kemudian.
- Namun, momentum kembali beralih ke Füchse saat Milosavljev melakukan dua penyelamatan krusial dalam 10 menit terakhir.
- Setelah 10 menit tanpa kebobolan, Füchse berhasil mengukir keunggulan maksimum lima gol menjelang akhir pertandingan.
- Dengan menghasilkan total 75 gol, pertandingan ini menyamai rekor jumlah gol terbanyak dalam waktu reguler di TruckScout24 EHF FINAL4, sebelumnya tercatat pada pertandingan Barça vs Kielce di tahun 2019 dengan skor 40-35.
- Pertandingan ini juga mencetak rekor jumlah penonton terbanyak di TruckScout24 EHF FINAL4, dengan total 20.122 penonton.
Dejan Milosavljev — Kiper yang Tepat di Waktu yang Tepat
Penampilan Milosavljev mungkin bukan yang terbaik dalam kariernya, dengan hanya satu penyelamatan dalam 20 menit pertama dan satu lagi di awal babak kedua. Namun, ketenangannya di sepuluh menit terakhir menjadi kunci kemenangan.
Didorong semangat untuk meraih trofi terakhir bersama Füchse sebelum meninggalkan klub di akhir musim, Milosavljev tampil menonjol dengan empat penyelamatan, termasuk satu dengan kepala, yang memberi momentum bagi tim. Sebagai penutup, ia juga mencetak gol yang memastikan kemenangan.
Dengan keberhasilan ini, Füchse Berlin mendapatkan kesempatan kedua untuk meraih trofi Liga Champions setelah kalah dari Magdeburg di final tahun lalu.
(LC/GN)
sumber : ehfcl.eurohandball.com
Leave a comment