Home Sepakbola Champions League Crystal Palace mendatangkan jenius sejati: Pierre Sage siap bersinar!
Champions League

Crystal Palace mendatangkan jenius sejati: Pierre Sage siap bersinar!

Share
Share

Pierre Sage: Pelatih Berbakat yang Kini Menangani Crystal Palace

Pierre Sage, pelatih yang sebelumnya pernah menjabat di Lyon, telah resmi diangkat sebagai pelatih Crystal Palace. John Textor, mantan pemilik Lyon, mengungkapkan rasa sesalnya setelah memecat Sage, menyebutnya sebagai salah satu keputusan terburuk dalam hidupnya. Sage sukses membawa Lyon finis di urutan keenam Liga Prancis dan lolos ke Europa League dalam musim pertamanya, meskipun ia mengambil alih tim dalam kondisi yang sulit.

Kisah Kesuksesan di Lyon

Sage memulai karier pelatihnya dengan mengambil alih Lyon pada bulan Oktober 2023 sebagai pelatih sementara. Dalam waktu singkat, ia membawa Lyon keluar dari zona degradasi, bahkan mencapai final Coupe de France pada tahun 2024 sebelum kalah dari Paris Saint-Germain. Setelah mencatatkan 46 poin dari 22 pertandingan, kontraknya diperpanjang menjadi permanen.

Meskipun awalnya menjalani kebangkitan yang menjanjikan, Sage menghadapi tantangan pada musim kedua. Beberapa hasil buruk, termasuk gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan berturut-turut, akhirnya membuatnya dipecat pada Februari 2025. Textor mengakui bahwa keputusan untuk memecat Sage sangat sulit dan merupakan salah satu keputusan terburuknya.

Pindah ke Crystal Palace

Saat ini, Sage bersiap untuk memulai babak baru di Premier League bersama Crystal Palace, di mana ia telah menandatangani kontrak selama tiga tahun. Pelatih asal Prancis ini diharapkan dapat meneruskan jejak sukses yang ditinggalkan Oliver Glasner, pelatih sebelumnya yang mengantarkan tim kepada hasil yang positif.

Reputasi dan Pendekatan Pelatihan

Pierre Sage dikenal dengan pendekatan pelatihannya yang tenang dan adaptif. Setelah menghabiskan waktu di liga bawah Prancis, ia berhasil membawa Lens finis di urutan kedua liga dan meraih trofi Coupe de France dengan mencetak 90 gol serta hanya kebobolan 46 gol sepanjang musim. Ia menerapkan filosofi permainan yang fleksibel, dengan formasi 3-4-2-1 yang menekankan pada tekanan tinggi dan transisi cepat.

Baca juga:  Juventus dekat dengan kesepakatan untuk merekrut Alexander Sørloth!

Sage juga memiliki latar belakang akademik yang kuat, dengan gelar Master’s dalam periodisasi taktis, mengambil inspirasi dari pelatih-pelatih top dunia seperti Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Semua ini menunjukkan bahwa ia siap bersaing di level tertinggi dengan Crystal Palace.

Dampak Bagi Tim

Pelantikan Sage diharapkan dapat membawa angin segar bagi Crystal Palace, terutama untuk memanfaatkan potensi pemain muda dan mengadaptasi gaya bermain yang sudah ada. Dengan pengalaman dan strategi yang matang, Sage berpotensi untuk membuat Palace bersaing lebih kuat di Liga Inggris.

(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Eze Siap Hadapi Penalti di Inggris Meski Gagal di Final Liga Champions!

Eze mengungkapkan keyakinannya menghadapi penalti di Inggris, meski mengalami kegagalan di final...

VIDEO Triay/Brea vs Sanchez/Ustero | Premier Padel | Valencia P1 | Semi-Final Match Highlights

Judul: Triay/Brea vs Sanchez/Ustero | Premier Padel | Valencia P1 | Sorotan...

VIDEO Fernandez/Araujo vs Ortega/Calvo | Premier Padel | Valencia P1 | Semi-Final Match Highlights

Judul: Fernandez/Araujo vs Ortega/Calvo | Premier Padel | Valencia P1 | Sorotan...

VIDEO Coello/Tapia vs Stupaczuk/Yanguas | Premier Padel | Valencia P1 | Semi-Final Match Highlights

Judul: Coello/Tapia vs Stupaczuk/Yanguas | Premier Padel | Valencia P1 | Sorotan...