Crystal Palace Tantang HSK Zrinjski di Play-off Liga Konferensi UEFA, Glasner Umumkan Hengkang
Crystal Palace telah diundi untuk menghadapi tim Bosnia, HSK Zrinjski Mostar, dalam pertandingan play-off Liga Konferensi UEFA. Pengumuman ini datang bersamaan dengan kabar penting mengenai masa depan pelatih Oliver Glasner.
Jalur Crystal Palace Menuju Babak Gugur
Pada fase liga kompetisi ini, Palace berhasil finis di posisi ke-10, unggul tiga poin dari Zrinjski yang menempati posisi ke-23. Meskipun demikian, kedua tim gagal mendapatkan tempat langsung di babak gugur.
Tim asuhan Oliver Glasner, yang menjadi unggulan dalam undian dan akan memainkan leg kedua di kandang mereka, Selhurst Park, sangat diunggulkan untuk melaju ke babak 16 besar. Jika Palace berhasil mengalahkan Zrinjski, mereka akan menghadapi pemenang antara Larnaca atau Mainz. Potensi perempat final bahkan bisa mempertemukan mereka dengan Fiorentina, tim yang dua kali menjadi finalis sebelumnya.
Sebagai satu-satunya tim Premier League di kompetisi ini, The Eagles menjadi unggulan utama untuk memenangkan Liga Konferensi, mengungguli tim Ligue 1 Strasbourg dan Fiorentina.
Jadwal Pertandingan dan Siaran
Pertandingan play-off babak gugur dijadwalkan akan dimainkan pada minggu pertandingan 19 dan 26 Februari WIB. Sementara itu, babak 16 besar akan berlangsung pada minggu pertandingan 12 dan 19 Maret WIB.
Seluruh aksi Liga Konferensi UEFA, termasuk perjuangan Crystal Palace, dapat disaksikan secara langsung melalui platform streaming Vidio dan saluran Champions TV di Indonesia.
Daftar Lengkap Hasil Undian Play-off
- Jagiellonia vs Fiorentina
- Omonoia vs Rijeka
- AZ Alkmaar vs FC Noah
- Celje vs Drita FC
- Lech Poznan vs KuPS Kuopio
- Samsunspor vs Shkendija
- Crystal Palace vs HSK Zrinjski
- FC Lausanne vs Sigma Olomouc
Oliver Glasner Akan Tinggalkan Palace
Jika Crystal Palace berhasil memenangkan Liga Konferensi di Leipzig pada 27 Mei, itu akan menjadi pertandingan terakhir bagi Oliver Glasner. Ini akan menjadi akhir yang pas bagi pelatih asal Austria itu, yang telah mengonfirmasi dalam konferensi pers bahwa ia akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025/26.
“Saya memberi tahu Steve [Parish] bahwa saya mencari tantangan baru,” kata Glasner. “Itulah perasaan saya setelah semuanya. Saya memberi tahu dia pada bulan Oktober. Ini tidak ada hubungannya dengan jendela transfer. Semua rumor ini, saya benci ketika sesuatu ditulis atau dibicarakan yang tidak benar – sangat sulit bagi saya untuk tidak menanggapi.”
“Saya belum berbicara dengan klub lain. Saya tidak tertarik. Saya mengatakan kepada para pemain bahwa saya akan memberikan musim terbaik saya dalam sejarah Crystal Palace.”
Ia menambahkan, “Banyak orang hebat bekerja untuk klub ini. Dari pengalaman saya, semua orang menginginkan yang terbaik untuk Palace. Semua orang selaras dan memberikan yang terbaik. Saya tahu bahwa klub ini berada di tangan yang tepat di mana semua orang menginginkan yang terbaik untuk Palace, dan ya, inilah sepak bola. Tidak hanya hari ini, kita kadang melihat bagaimana hari-hari terbaik – final Piala FA dan hari-hari terburuk, Macclesfield dalam waktu enam bulan. Itulah yang harus Anda hadapi dalam sepak bola.”
Kondisi Tim dan Laga Mendatang
Penurunan performa Palace membuat mereka terperosok ke posisi 13 di klasemen Premier League. Mereka juga mengalami salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah Piala FA saat disingkirkan oleh tim non-liga Macclesfield.
Tim asuhan Glasner memiliki lima pertandingan liga tersisa—melawan Sunderland, Chelsea, Nottingham Forest, Brighton, dan Burnley—sebelum menghadapi Zrinjski di Liga Konferensi. Perjalanan mereka di Liga Konferensi UEFA bisa menjadi momen penting untuk mengakhiri kebersamaan dengan Glasner secara terhormat dan memberikan dampak positif bagi para penggemar.
(LC/GN)
sumber : www.tntsports.co.uk
Leave a comment